email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 24 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bullseye Marketing, Rahasia Gaet Konsumen Secara Digital

by Bagus Ary Wicaksono
30 Juni 2021

JAVASATU-JAKARTA- Bullseye marketing sejalan dengan peningkatan penetrasi internet di Indonesia selama pandemi COVID-19. Sehingga memungkinkan pelaku bisnis untuk memiliki akses ke berbagai platform digital untuk mempromosikan produk mereka.

Meskipun semua platform saat ini memiliki penawaran yang menggiurkan, seringkali pelaku bisnis merasa kesulitan menentukan pilihan yang tepat dan akhirnya berinvestasi di semua platform tanpa hasil yang maksimal.

Salah satu strategi pemasaran terbaru yang cocok untuk berbagai macam bisnis adalah Bullseye Marketing. Strategi ini memungkinkan pelaku bisnis dalam menentukan saluran pemasaran terbaik dengan menawarkan pendekatan yang terfokus dan optimal.

BACA JUGA: Inovasi AXIS Manjakan Pelanggan Muda, Paket “Suka Suka” Beragam Kuota – Javasatu.com

BACA JUGA: Greenfields Sukses Kelola Manure dari Kaki Gunung – Kliktimes.com

Melina Marpaung, Senior Executive, Zilingo Indonesia dalam siaran resmi, Rabu (30/6/2021), mengatakan strategi pemasaran ini berbeda dengan strategi pemasaran pada umumnya.

BacaJuga :

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

“Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mempromosikan bisnis Anda secara efisien. Bullseye marketing membantu pelaku bisnis dalam memahami proposisi nilai dari penawaran beberapa saluran pemasaran. Dengan demikian, pelaku bisnis dapat menentukan pilihan terbaik dalam memasarkan produk mereka.”

Ini Pencipta Strategi Bisnis Bulleye Marketing

Bullseye Marketing pertama kali oleh Gabriel Weinberg, pendiri perusahaan startup bernama Duck Duck Go yang menyediakan layanan mesin pencari dan navigasi pribadi bagi penggunanya. Bersama Justin Mares, Weinberg menulis buku berjudul Traction: A Startup Guide to Getting Customers yang membahas metodologi memfokuskan upaya pemasaran pada saluran yang paling tepat bagi bisnis.

Bullseye sendiri berarti titik fokus. Dalam bukunya, Weinberg dan Mares berpendapat bahwa kegagalan suatu bisnis dapat terjadi karena penggunaan saluran pemasaran yang salah. Sesuai namanya, kerangka bullseye memprioritaskan pembingkaian media terbaik. Penggunaannya dapat menghasilkan daya tarik nyata bagi bisnis. Yakni dengan membaginya menjadi tiga lingkaran utama anak panah: lingkaran luar, lingkaran tengah, dan lingkaran inti.

Di lingkaran luar terdapat semua saluran yang berpotensi untuk digunakan dan ditandai dengan pertanyaan – what’s possible?. Lingkaran tengah terisi dengan beberapa saluran yang paling masuk akal setelah memperhitungkan berbagai faktor dan ditandai dengan pertanyaan – what’s probable?. Sedangkan lingkaran inti akan menjadi kumpulan saluran yang benar-benar bermanfaat bagi model bisnis Anda dan ditandai dengan pertanyaan – what’s working?

Simak panduan berikut yang berisi lima langkah mudah untuk menerapkan kerangka Bullseye Marketing untuk bisnis Anda:

1. Brainstorming

Undang tim Anda untuk mendiskusikan saluran mana yang memungkinkan untuk model bisnis Anda. Tuliskan sebanyak mungkin manfaat, biaya, dan perkiraan dari saluran yang dipilih. Misalnya, pemasaran digital di media sosial, atau membuka toko di marketplace dan aktif mengikuti promo yang ditawarkan. Kumpulkan semua saluran di lingkaran luar anak panah untuk diidentifikasi pada tahap selanjutnya.

2. Ranking

Atur hasil diskusi dengan mengelompokkan saluran yang dikumpulkan menjadi beberapa bagian: yang paling menjanjikan, yang bekerja dengan baik, dan yang bagus untuk jangka panjang. Singkirkan beberapa saluran yang menurut Anda tidak sesuai dengan biaya dan target pembeli yang telah tersusun. Sehingga akhirnya Anda memiliki saluran dengan kemungkinan yang paling masuk akal untuk ditempatkan di lingkaran tengah.

3. Prioritaskan

Sekarang saatnya menyaring tiga saluran utama ke dalam lingkaran inti. Jika sudah ada tiga di lingkaran tengah, maka Anda bisa langsung melakukan tes. Jika tidak, maka prioritaskan saluran yang paling menjanjikan. Jangan terjebak pada saluran yang hanya terlihat bagus di luar. Tentukan mana yang memiliki kerugian paling sedikit dan hasil maksimum untuk dijalankan.

4. Pengujian

Tahap pengujian berarti aktif menjalankan bisnis dengan fokus pemasaran melalui saluran yang telah terpilih. Cari metode lain untuk memaksimalkan efektivitas saluran, seperti menggunakan Search Engine Optimization (SEO). Tujuan pengujian adalah untuk membuktikan keakuratan asumsi saluran yang terpilih. Dengan begitu, pelaku bisnis dapat menyimpulkan apakah perkiraan biaya dan manfaat sesuai dengan harapan.

5. Fokus

Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda akan mendapatkan hasil yang menjanjikan dari salah satu saluran yang terpilih. Pastikan untuk mengidentifikasi kembali hasil pengujian dari setiap saluran. Sebelum menyebarkan semua materi promosi ke satu saluran yang paling menguntungkan.

Penting untuk memantau dan bereksperimen secara teratur agar dapat memastikan optimalisasi dan efisiensi. Kompetitor bisnis Anda mungkin menggunakan saluran yang sama untuk mencapai kesuksesan yang sama dan saluran itu mungkin akan kehilangan efisiensi seiring berjalannya waktu. Melalui inovasi teknologi dan digitalisasi, saluran dan platform baru akan muncul di pasaran dan saluran lama mungkin tidak lagi memenuhi tujuan pemasaran Anda. (Cak)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bisnis DigitalBisnis EkonomiBiz NewsJakarta

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

BERITA LAINNYA

Panglima TNI: Perang Narasi Jadi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

Terduga Pelaku Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Dibekuk di Hotel

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved