email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jasa Nyai Ageng Tumengkang Sari Terhadap Islam di Gresik dan Kisah Sumur Songo

by Sudasir Al Ayyubi
12 September 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Nyai Ageng Tumengkang Sari sangat berjasa dalam perkembangan agama Islam di Kabupaten Gresik, hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Gresik saat menghadiri haulnya dan sedekah bumi, Minggu (11/9/2022).

Bu Min ziarah ke Makam Nyai Ageng Tumengkang Sari. (Foto: Istimewa)

Semasa hidupnya, dituturkan Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik, Nyai Ageng Tumengkang Sari dikenal sebagai perempuan yang ahli dalam pembuatan jamu (pengobatan) dan kebidanan dengan menolong ibu-ibu yang akan melahirkan. Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah cucu Sunan Giri.

“Bahkan sampai sekarang sebagian masyarakat masih percaya, yaitu dengan bermunajat di pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari supaya proses persalinan bayinya akan menjadi gangsar (mudah dan lancar)” kata Bu Min.

Di tempat itu, Bu Min juga menceritakan tentang Sumur Songo. Menurut Bu Min, Sumur songo kisahnya mirip dengan Roro Jonggrang, bedanya Roro Jonggrgang ingin dibuatkan seribu candi dalam semalam oleh Bandung Bondowoso. Tetapi kalau Nyai Ageng Tumengkang Sari ingin dibuatkan sumur oleh pangeran yang gagah dari kerajaan Majapahit.

“Saat itu saking cantiknya Nyai Ageng Tumengkang Sari, ada pangeran yang gagah dari kerajaan Majapahit yang ingin meminangnya. tetapi Nyai Ageng Tumengkang Sari tidak ingin menolaknya secara langsung karena takut ada pertumpahan darah. Nyai Tumengkang mengajukan satu syarat itu, yaitu membuat sumur” katanya.

“Akhirnya Nyai Ageng Tumengkang Sari ingin dibuatkan 10 Sumur dalam semalam kepada Pangerang tersebut. Dan sang pangeran mengiyakan apa yang diinginkan oleh Nyai Ageng Tumengkang Sari. Dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, akhirnya dibuatkan sumur” imbuh Bu Min.

Lebih lanjut Bu Min menjelaskan, setelah selesai membuat 10 sumur sesuai dengan permintaan Nyai Ageng Tumengkang Sari, Pangeran pun menunjukkan hasil pekerjaannya dan berniat menagih janji kepada Nyai Ageng Tumengkang Sari untuk menjadi istrinya.

“Nyai Ageng Tumengkang Sari akhirnya menemui pangeran dan melihat sumur yang telah dibuatnya, kemudian ia menduduki salah satu sumur tersebut. Setelah itu, ia pun menghitung sumur- sumur yang ada tanpa menghitung sumur yang didudukinya” cerita Bu Min.

“Pangeran pun tidak percaya dan mencoba menghitung sumur-sumurnya yang sudah dibuatnya. Mboh gak ndelok mboh kelalen (Entah tidak melihat atau lupa). Pangeran tersebut tidak menghitung satu sumur yang diduduki oleh Nyai Ageng Tumengkang Sari, hingga pada akhirnya sang Pangeran menyerah dan mengakui kekalahannya,” imbuhnya.

Karena gagal melamar Nyai Ageng Tumengkang Sari, kata Bu Min, Pangeran tersebut pun marah dan menyampaikan sumpah serapahnya “Arek wedok dusun kene ojok onok sing nolak lamarane wong lanang maneh, sampek onok sing nolak lamarane wong lanang maneh koyok sing tak rasakno, dadi perawan tuwo sak lawase” (Anak perempuan dusun sini jangan ada yang menolak lamarannya laki-laki lagi, sampai ada yang menolak lamaran anak laki-laki lagi seperti yang saya rasakan, jadi perawan tua selamanya)”.

Bu Min. (Foto: Istimewa)

Menurut Bu Min, Nyai Ageng Tumengkang Sari dan kisah Sumur Songo, merupakan sejarah peradaban Islam yang tak terpisahkan di Kabupaten Gresik yang harus dirawat dan dilestarikan.

“Mudah – mudahan makam ini selain peninggalan sejarah budaya Islam di Kabupaten Gresik, namun juga sebagai pengingat kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang nantinya juga akan kembali kepada Allah SWT,” ujarnya.

Bu Min juga berharap, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari dan sedekah bumi ini mampu menjadi ajang silaturahmi dan upaya merawat sejarah atau budaya Islam yang ada di Kabupaten Gresik.

“Tradisi ini harus terus dirawat dan dilestarikan. Atas nama pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yayasan makam sumur songo yang sudah merawat, melestarikan tradisi budaya dan aset sejarah Islam di Kabupaten Gresik Nyai Ageng Tumengkang Sari,” pungkasnya.

Yayasan Makam Sumur Songo Punya Berkas Kemenkumham

(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Pengurus Yayasan Sumur Songo, Hudi Suyanto mengatakan, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari digelar tiap 12 Bulan Safar, serangkaian acara digelar dari hari Jum’at diantaranya pengajian jama’ah siji, khotmil Qur’an, majlis Yasin dan tahlil, pengajian santri TPQ se Kelurahan Sidokumpul, bari’an/sedekah bumi dan ceramah agama.

BacaJuga :

Mulai 1 September, Penerbangan TransNusa Singapura Beroperasi di Changi Terminal 4

TransNusa Buka Jakarta-Bangkok, Bisa Lanjut ke Banyak Destinasi Dunia

“Sebagai Puncak dari serangkaian haul Nyai Ageng Tumengkang Sari (cucu sunan giri), Mbah Kao – Kao, Mbah Buyut Kluncing, Mbah Ndoro Payung, serta para Habib, Masyayikh, dan ahli kubur masyarakat Sidokumpul akan digelar pada hari Kamis 15 September 2022 yang akan diisi dengan majlis dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW di sepanjang jalan Panglima Sudirman Gresik,” urai Hudi.

Hudi menambahkan, bahwa di makam seluas 6 hektare sudah resmi menjadi yayasan makam sumur songo, yang sudah dilengkapi surat dari Kemenkumham RI, dengan tujuan mengamankan aset wisata sejarah Islam kota santri dan kegiatan keagamaan.

“Dengan sudah dibangunnya aula baru dan kantor yayasan makam sumur songo kami berharap nantinya untuk dibuat kegiatan keagamaan seperti TPQ, Majlis Maulidurrasul Muhammad tiap bulannya, serta Majlis Yasin dan Tahlil oleh warga sekitar,” tandasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati Gresik, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Johar Gunawan dan Lurah Sidokumpul Sulaiman Rasyid.

Sedangkan lokasi Makam Nyai Ageng Tumengkang Sari terletak di Sumur Songo, Desa Sidokumpul, Kecamatan Gresik. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HaulNyai Ageng Tumengkang SariSedekah BumiSumur SongoWisata Religi Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Langkah Antisipasi

TISI Deklarasikan Taufiq Ismail sebagai Calon Peraih Nobel Sastra Dunia

Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan Layani 580 Warga di Jakarta

Nazali Lempo Tawarkan Arah Baru Penegakan Hukum Indonesia

Harlah Sabilu Taubah Blitar Merakyat, Warga Doa Bersama hingga Mancing

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

BERITA LAINNYA

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Langkah Antisipasi

TISI Deklarasikan Taufiq Ismail sebagai Calon Peraih Nobel Sastra Dunia

Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan Layani 580 Warga di Jakarta

Nazali Lempo Tawarkan Arah Baru Penegakan Hukum Indonesia

Harlah Sabilu Taubah Blitar Merakyat, Warga Doa Bersama hingga Mancing

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved