email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 5 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Desa Giri Sandang Desa Berdaya, DPMD Gresik: Terus Kembangkan Kearifan Lokal

by Sudasir Al Ayyubi
13 Desember 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) men-support desa-desa berstatus Desa Berdaya untuk terus mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. Untuk itu, kreatifitas menggali berbagai potensi lokal yang bisa dikembangkan perlu terus dilakukan para pengelolanya.

(Foto: Istimewa)

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas PMD Gresik, Abu Hassan, seusai me-launching Wisata Giri Kuno (WGK) di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timut (Jatim), Selasa (13/12/2022).

Sebagai informasi, WGK merupakan produk orisinal Giri yang akhirnya meloloskan desa ini menjadi Desa Berdaya di Kabupaten Gresik tahun 2022. Giri merupakan 1 dari 10 desa di Kabupaten Gresik yang menyabet status Desa Berdaya 2022. Program ini sendiri diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jatim.

“Semua potensi lokal di tiap desa yang telah ditetapkan sebagai Desa Berdaya akan dikembangkan secara maksimal. Dan, ini menuntut kreativitas dan keseungguhan pengelolanya. Soal anggaran, saya rasa banyak yang bisa menopang, misalnya ADD (Anggaran Dana Desa) juga dari dinas terkait. Kami dari Pemerintah Kabupaten terus men-support,” terang Abu Hassan.

Abu Hassan menerangkan, Desa Berdaya tidak hanya fokus pada pengembangan sektor ekonomi. Tetapi, orientasinya untuk mengembangkan seluruh potensi kearifan lokal yang dimiliki desa, misalnya aspek budaya, keagamaan/religi, sosial, pendidikan dan apa saja yang dimiliki desa.

“Dan, khusus untuk Desa Giri ini saya ucapkan selamat yang lolos sebagai Desa Berdaya bersama 9 desa lainnya. Ini luar biasa karena di Gresik ini ada 320 desa lebih dan yang ditetapkan Pemprov Jawa Timur sebagai Desa Berdaya cuma 10, termasuk Desa Giri ini. Sekali lag, ‘Selamat untuk Giri’,” ujarnya.

Adapun ke-10 Desa Berdaya di Gresik selain Giri, adalah Desa Domas, Kecamatan Menganti; Desa Yosowilangun dan Sukomulyo di Kecamatan Manyar; Desa Raci Wetan dan Melirang di Kecamatan Bungah; Desa Cerme Kidul dan Cerme Lor di Kecamatan Cerme; Desa Balongpanggang dan Kedungpring di Kecamatan Balongpanggang.

Kepala Desa Giri, Khusnul Falah, mengungkapkan, sebagai program baru, WGK tentu masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. Tetapi, ia optimistis, dengan tekad kuat dari para pengelola yang mayoritas terdiri atas anak-anak muda, WGK akan berkembang dan diminati pengunjung, tidak hanya di Gresik, tetapi juga dari berbagai daerah lain.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengembangkan WGK. Apalagi, di dalamnya banyak terdapat anak-muda yang kreatif dan semangat kerjanya luar biasa,” ujarnya.

Dipaparkan Kades, berlokasi di kawasan Giri, tepatnya di wilayah RT 14, RW 04 Desa Giri, Kecamatan Kebomas, WGK dikembangkan di area sekitar 1.300 meter persegi. Sesuai namanya, WGK ingin menghidupkan memori kerajaan Giri Kedaton yang pernah jaya di masanya, khususnya dalam persebaran agama Islam di tanah Jawa, khususnya di Gresik.

Karena itu, lanjutnya, ornamen bangunan banyak menyuguhkan beberapa replika, baik bangunan fisik yang menguatkan konteks masa lampau, juga aneka pepohonan yang hidup dan tumbuh pada zaman Giri Kedaton.

Selain bangunan inti berupa pendapa atau joglo sebagai replika pusat dakwah Sunan Giri di Giri Kedaton, juga ada gazebo, jublang (kolam mandi) yang mendeskripsikan tempat-tempat khusus yang pernah ada pada saat Sunan Giri mengembangkan dakwah.

Beberapa jenis pohon khas Giri dan replika sentra kegiatan ekonomi yang dulu dikenal dengan sebutan Pasar Gede juga dihadirkan untuk menampung berbagai produk UMKM yang ada di Desa Giri.

“Pokoknya apa yang dulu ada di zaman Sunan Giri atau kerajaan Giri Kedaton secara bertahap kami hadirkan di sini. Karena itu, kami mohon dukungan atau support dari banyak pihak, khususnya untuk biaya membangunnya,” ungkapnya.

BacaJuga :

Wabup Malang Sebut Budaya Jadi Kunci Kemajuan Desa

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

(Foto: Istimewa)

Sementara Sekar Arum, Ketua Peguyuban Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Gresik mengapresiasi hadirnya WGK di kota santri ini. Ia menilai, ke depan wisata lokal ini bisa dikembangkan dan menjadi salah satu tujuan wisata lokal di Gresik. Karena itu, pengelolanya mesti jeli menangkap setiap peluang yang ada lewat paket-paket yang ditawarkan kepada pengunjung.

“Saya rasa banyak hal bisa dilakukan. Ciptakan paket-paket wisata lokal, termasuk menyinergikan dengan wisata religi Makam Waliyullah Sunan Giri yang memang sudah membumi. Tentu banyak hal harus dilakukan untuk membuat Wisata Giri Kuno ini benar-benar jadi magnet bagi pengunjung,” pungkas Sekar Arum.

Tambahan informasi, hadir dalam launching WGK tersebut, diantaranya Forkopimcam, sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Gresik, konsultan pengembangan Desa Berdaya, juga para tokoh masyarakat di Kecamatan Kebomas. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa BerdayaDesa GiriDPMD GresikKecamatan Kebomas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Bupati Sanusi Dorong Malang Willys Club Jadi Motor Pariwisata

Wabup Malang Sebut Budaya Jadi Kunci Kemajuan Desa

Ribuan Warga Padati Bhayangkara Fest 2026 di Gresik

Podcast Mbois Sport, KONI Kota Malang Bongkar Strategi Hadapi Porprov Jatim 2027

Tiga Kunci IPSI Kabupaten Malang Menuju Porprov Jatim 2027

Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Nakal Dinilai Wujud Nyata Jaga Kepercayaan Publik

Kapolres Gresik Cup Fishing Championship Perkuat Sinergi Polri dan Media

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

Wartawan Senior H Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Pusat Berduka

Prev Next

POPULER HARI INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Tiga Kunci IPSI Kabupaten Malang Menuju Porprov Jatim 2027

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Bupati Sanusi Dorong Malang Willys Club Jadi Motor Pariwisata

Wabup Malang Sebut Budaya Jadi Kunci Kemajuan Desa

Ribuan Warga Padati Bhayangkara Fest 2026 di Gresik

Podcast Mbois Sport, KONI Kota Malang Bongkar Strategi Hadapi Porprov Jatim 2027

Tiga Kunci IPSI Kabupaten Malang Menuju Porprov Jatim 2027

Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Nakal Dinilai Wujud Nyata Jaga Kepercayaan Publik

Kapolres Gresik Cup Fishing Championship Perkuat Sinergi Polri dan Media

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

Wartawan Senior H Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Pusat Berduka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Satkamling Banjararum Masuk Tiga Besar Terbaik di Kabupaten Malang

Satgas Gabungan Amankan 4 Ton Balok Timah di Pangkalpinang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved