email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

by Redaksi Javasatu
31 Januari 2026
ilustrasi by ai

OPINI

Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

Oleh: Dr. H. Susilo Surahman, S.Ag., M.Pd., MCE. – Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Tanggal 31 Januari 2026 kembali mengingatkan kita pada lahirnya Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia yang sejak awal berdiri meneguhkan diri sebagai penjaga agama, bangsa, dan moral publik. Momentum ini bukan sekadar perayaan sejarah, melainkan ruang refleksi atas tantangan kepemimpinan di tengah sorotan publik terhadap kasus-kasus aktual, salah satunya polemik hukum yang menyeret nama Hogi Minaya dan menjadi perhatian DPR terhadap aparat kepolisian.

Sorotan publik terhadap kasus tersebut menunjukkan betapa kuatnya tuntutan masyarakat terhadap kepemimpinan yang bersih, transparan, dan berakhlak. Dalam konteks inilah relevansi NU terasa nyata. NU lahir dengan semangat amanah, kejujuran, dan khidmah. Para ulama pendiri NU menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang kelak dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

Al-Qur’an menegaskan:

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaklah kamu menetapkannya dengan adil…” (QS. An-Nisa: 58).

Ayat ini menjadi fondasi moral bahwa setiap pemimpin, baik di tingkat negara maupun dalam lingkup komunitas kecil wajib menjunjung tinggi amanah dan keadilan. Tanpa keduanya, kepemimpinan akan kehilangan makna dan legitimasi.

Kasus-kasus viral yang mencoreng wajah kepemimpinan seharusnya menjadi cermin, bukan sekadar tontonan. Publik berhak merasa kecewa. Namun lebih dari itu, setiap peristiwa harus menjadi pelajaran bahwa kepemimpinan tanpa akhlak akan kehilangan kepercayaan. Ketika integritas goyah, legitimasi pun ikut runtuh.

BacaJuga :

OPINI: Dari Viral ke Kebijakan, Momentum Reformasi Perlindungan Guru

OPINI: Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, Menguji Ingatan Kolektif Bangsa

NU, melalui tradisi pesantren dan majelis dzikirnya, terus menanamkan nilai bahwa kepemimpinan sejati adalah melayani, bukan dilayani; membimbing, bukan menyesatkan; menegakkan keadilan, bukan mempermainkan hukum. Spirit ini relevan di tengah dinamika sosial-politik yang kerap menguji konsistensi moral para pemegang amanah.

Hari Lahir NU tahun ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali etika kepemimpinan. Seruan ini tidak hanya ditujukan kepada aparat negara, tetapi juga kepada setiap individu yang memegang amanah, sekecil apa pun. Dosen, guru, pengusaha, pejabat publik, bahkan orang tua dalam keluarga, semuanya adalah pemimpin yang dituntut menjaga kepercayaan.

Di tengah hiruk pikuk isu viral, NU hadir sebagai pengingat bahwa kepemimpinan adalah cahaya. Cahaya itu akan redup bila dikhianati, tetapi akan bersinar bila dijaga dengan iman dan akhlak.

Karena itu, Hari Lahir NU hendaknya menjadi panggilan untuk memperbaiki diri, memperkuat komitmen pada amanah, dan meneguhkan kepemimpinan yang berakar pada nilai agama serta kebangsaan.

NU lahir untuk meneguhkan amanah. Amanah adalah cahaya kepemimpinan, dan cahaya itu harus terus dijaga agar bangsa ini tidak kehilangan arah. (*)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: OpiniUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

BLK Karoseri Jenggolo Cetak Bos, Bukan Buruh

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

Harlah ke-103 NU, Ranting Tebuwung Gresik Resmikan Kantor Baru

Angkat Tema LDR, Verenathania dan Dirga Tertadana Rilis Single City Pop “Closer”

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

Saat Remaja Lain Tawuran, Pendekar NU di Dukun Pilih Adu Teknik di Arena Resmi

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Berstatus Cagar Budaya, Eks Asrama VOC Gresik Dibongkar, Siapa Bertanggung Jawab?

Ziarah Akbar Ponpes Wali Songo Situbondo, Gresik Disesaki 152 Bus, 8.400 Peziarah

APDESI Usai Munas Fokus Kawal Program Rp1 Miliar per Desa dan Koperasi Merah Putih

Prev Next

POPULER HARI INI

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Malang City Football Academy Cari Bibit Muda Sepak Bola, Anak Putri Bisa Ikut

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

MA Putuskan Jual Beli Tanah Polinema Sah, Direktur Akui Kuasai Lahan yang Disita Kejati Jatim

BERITA LAINNYA

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Manzone dan Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Lebaran 2026 

OPINI: Dari Viral ke Kebijakan, Momentum Reformasi Perlindungan Guru

Zyta Delia Ramaikan Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Terbaru

Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus Tahun 2026

Wali Kota Kediri Motivasi Pelaku UMKM di Pelatihan Pemasaran Digital

Kodim Blora Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-80 Persit KCK

Kota Kediri Optimalkan UMKM dan Inflasi untuk Kemandirian Ekonomi 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

Prof Ahmad Barizi Soroti “Erosi Epistemik” AI: Kebenaran dan Keilmuan Terancam

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d