JAVASATU.COM-GRESIK- Setiap kota/kabupaten memiliki program prioritas di bidang infrastruktur, tak terkecuali di Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik, Achmad Hadi mengatakan, sesuai yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 Kabupaten Gresik infrastruktur menjadi prioritas. Infrastruktur itu berupa jalan, jembatan dan sejumlah fasilitas publik lain.
“Dan infrastruktur itu saat ini sedang kami kerjakan sesuai dengan ketentuan yang ada” jelas Hadi, Senin (29/8/2022).
Hadi juga mengungkapkan, berdasarkan rekapitulasi di LPSE Badan Layanan Pengadaan Pemkab Gresik, paket pekerjaan rehabilitasi yang telah selesai proses tender sejak Juni 2022 hingga kini mencapai 35 titik lokasi.
“35 titik lokasi itu, rinciannya, 30 titik lokasi ruas jalan dan 5 jembatan yang akan dibangun. Itu tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik” terang Hadi.
“Salah satu ruas jalan yang telah berprogres pengerjaan ada di ruas Jalan Kedamean-Tulung. Jalan itu menghubungkan antar wilayah Kecamatan Kedamean, Menganti dan Benjeng” imbuh Hadi mencontohkan.
Ruas jalan itu dilakukan perbaikan, dijelaskan Hadi, karena sangat dibutuhkan warga setempat untuk menunjang mobilitas pengangkutan produksi hasil pertanian.
“Kondisi semula berupa jalan paving yang sebagian mengalami kerusakan dan telah dilakukan rehab oleh Dinas PUTR melalui rekanan yang tendernya dimenangkan oleh CV Anugerah dengan nilai kontrak Rp800 juta menjadi konstruksi jalan aspal hotmix” beber Hadi.
“Sedangkan progres hingga minggu ketiga bulan Agustus telah mencapai panjang sekitar 400 meter atau 90 persen” imbuhnya.
Usai dilakukan perbaikan dan peningkatan jalan, Hadi berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Bas/Saf)