email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Idris Sweeping Dukun Live di Channel Youtubenya (2)

by Agung Baskoro
12 Juli 2020
ADVERTISEMENT

Javasatu,Malang- Dalam ceritanya Gus Idris mengatakan jika salah satu ilmu hitam yang sangat meresahkan adalah santet. Karena setiap orang berpotensi terkena ilmu hitam yang mematikan itu.

Ditemui di kediamannya, Gus Idris Al Marbawy. Praktisi Supranatural sekaligus Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, menegaskan, ilmu hitam (santet) sangat mudah dipelajari untuk masuk ke dalam tubuh seseorang.

“Kuncinya ada pada diri sendiri. Sebelum mengobati pasien non medis yang terindikasi kena santet, biasanya saya tanamkan pada diri pasien untuk yakin dan tawakal pada Allah SWT dulu. Saya ajak Salat Dhuha, lalu Salat wajib secara berjamaah dilanjutkan membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW bersama-sama didampingi keluarga pasien”jelasnya.

Namun pada saat dalam menjalani pengobatan pasien harus percaya, jika dirinya bisa disembuhkan. Tapi jika sebaliknya maka siapapun orangnya dan apapun penyakitnya tidak akan pergi dari dirinya.

“Setelah itu pasti ada reaksi dengan pasien. Apabila dalam diri pasien terdapat ribuan jin, kita tangani secara bertahap, biasanya kita serang beramai-ramai dengan Asma Allah untuk mengeluarkan satu persatu jin yang masuk dalam tubuh pasien” ungkap Gus Idris.

Cerita Sebelumnya:

Jawa Timur

Gus Idris, Pilih Dakwah Melalui Youtube (1)

12 Juli 2020

Gus Idris menerangkan, sebenarnya ilmu santet itu berasal dari dukun ilmu hitam. Untuk menyerang itu atas permintaan seseorang. Sedang untuk memasukan ribuan jin ke sasaran yang mereka incar, satu dukun bisa dibantu dengan melibatkan dukun lainnya.

Masih Gus Idris, serangan atau kiriman dari dukun itu biasanya mulai dari sakit biasa, sakit menahun, meninggal dunia hingga tewas seketika dalam kecelakaan dan gila menahun. Namun melalui olah kanuragan dan spiritual tinggi, Gus Idris biasanya mengetahui siapa dukun-dukun yang membuat sengsara pasiennya.

BacaJuga :

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu Sasar Miras, Judi hingga Prostitusi

Mudik Gratis Gresik 2026 Dibuka, Kuota 750 Orang dan 7 Rute ke Jatim

Dalam platform Youtubenya dijelaskan, dalam menyadarkan dukun sempat ada yang berfikiran jika itu sebuah settingan belaka. Tapi hal itu ditepis oleh Gus Idris.

“Biasanya saya harus mengirim dulu tim untuk datang ke rumah dukun terlebih dahulu, untuk diajak ngomong baik baik. Tapi sebelumnya harus ijin ke RT/RW, sampai ke desa dan kelurahan, prosesnya panjang” lanjut Gus Idris.

Setelah proses dilalui lanjut Gus Idris, baru kami bersama tim mendatangi rumah dukun yang siap kami sweeping.

“Istilahnya kita sweeping dukun. Dukun-dukun yang sudah membuat pasiennya tak berdaya kita datangi. Kita ajak ngobrol baik-baik agar mau melepaskan ilmu hitamnya. Saya ambil hatinya saja pada si dukun, tolonglah jangan sakiti pasien saya, kalau dukun bandel dan menantang ya terpaksa kita layani dengan adu kekuatan spiritual” lanjut Gus Idris.

Selain sudah melalui beberapa izin yang mempunyai wilayah tadi, baru dilajutkan live di channel YouTobe Gus Idris Official, itupun juga atas seizin dukun yang notabene ‘musuhnya’ untuk direkam secara live.

“Kalau di konten youtube yang kita siarkan live itu kebetulan dukunnya mau. Kalau yang gak mau sih juga banyak, kita ditolak, mereka bandel dan tetap ingin menyakiti dan membunuh pasien saya karena sudah dibayar. Kalau sudah seperti itu, saya juga punya cara sendiri. Kita serang, kita adu kekuatan sampai ilmu hitam si dukun berhasil kita lenyapkan” tegas Gus Idris.

Secara kebetulan pada Jum’at malam (10/7/2020) javasatu.com mengambil gambar secara langsung seorang pasien asal Kabupaten Tuban yang di antar anak istrinya, tiba-tiba terdiam lantas meronta-ronta seperti orang kerasukan begitu tiba di rumah Gus Idris. Empat santri Gus Idris sampai terpental. Kuatnya jin yang merasuk dalam dirinya, membuat Kyai Rodyallah, ayah kandung Gus Idris turun tangan.

Setelah disemprot minyak wangi sempat terdiam sebentar tapi lagi-lagi barulah bersuara menakutkan. Jin yang merasuk dalam tubuh pasien itu ternyata punya tugas membunuh si pemilik raga.

“Targetnya pasien ini harus mati. Tapi karena berhasil kita halangi, khodam jin yang masuk menjadi sangat liar” ujarnya.

Gus Idris menambahkan, sesuai penuturan istrinya, orang itu adalah seorang pengusaha. Ia jadi sasaran teluh karena persaingan usaha dibidang bahan bangunan.

“Orang yang tega mengirimkan santet itu biasanya orang dekat seperti keluarga, kawan bisnis, antara pegawai dan atasan juga persaingan usaha. Ulah para dukun ini harus kita hentikan. Disinilah saya ambil jalan dakwahnya. Kalau mau tobat, banyak juga sih mantan dukun yang kini jadi koordinator penyembuhan. Alhamdulillah” Gus Idris mengakhiri. (Agb/Arf) (bersambung)

 

Cerita berikutnya:

Jawa Timur

Gus Idris Lawan Jin Impor Hingga Rajanya Jin (3)

13 Juli 2020

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: video

BERITA TERBARU

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu Sasar Miras, Judi hingga Prostitusi

Mudik Gratis Gresik 2026 Dibuka, Kuota 750 Orang dan 7 Rute ke Jatim

MUI Kecamatan Gresik Gandeng Takmir Al Istiqomah, Siapkan Program Pembinaan Umat

Setahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Catat Lonjakan Pasien hingga 100 Persen

Zulhas di Unira Malang: Ketahanan Pangan Kunci Kedaulatan Bangsa

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

Solusi Tumpukan Sampah, Landfill Mining TPA Ngipik Gresik Resmi Beroperasi

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Edukasi Siswa SMA NU 2

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

Awal Periode Kedua, Mas Dhito Perkuat Pelayanan Publik di Tengah Efisiensi Rp265 Miliar

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

BKPSDM Kota Kediri Sosialisasikan PUSDASIP 2026 Berbasis RHK dan IKI

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved