email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Idris Sweeping Dukun Live di Channel Youtubenya (2)

by Agung Baskoro
12 Juli 2020

Javasatu,Malang- Dalam ceritanya Gus Idris mengatakan jika salah satu ilmu hitam yang sangat meresahkan adalah santet. Karena setiap orang berpotensi terkena ilmu hitam yang mematikan itu.

Ditemui di kediamannya, Gus Idris Al Marbawy. Praktisi Supranatural sekaligus Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, menegaskan, ilmu hitam (santet) sangat mudah dipelajari untuk masuk ke dalam tubuh seseorang.

“Kuncinya ada pada diri sendiri. Sebelum mengobati pasien non medis yang terindikasi kena santet, biasanya saya tanamkan pada diri pasien untuk yakin dan tawakal pada Allah SWT dulu. Saya ajak Salat Dhuha, lalu Salat wajib secara berjamaah dilanjutkan membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW bersama-sama didampingi keluarga pasien”jelasnya.

Namun pada saat dalam menjalani pengobatan pasien harus percaya, jika dirinya bisa disembuhkan. Tapi jika sebaliknya maka siapapun orangnya dan apapun penyakitnya tidak akan pergi dari dirinya.

“Setelah itu pasti ada reaksi dengan pasien. Apabila dalam diri pasien terdapat ribuan jin, kita tangani secara bertahap, biasanya kita serang beramai-ramai dengan Asma Allah untuk mengeluarkan satu persatu jin yang masuk dalam tubuh pasien” ungkap Gus Idris.

Cerita Sebelumnya:

Jawa Timur

Gus Idris, Pilih Dakwah Melalui Youtube (1)

12 Juli 2020

Gus Idris menerangkan, sebenarnya ilmu santet itu berasal dari dukun ilmu hitam. Untuk menyerang itu atas permintaan seseorang. Sedang untuk memasukan ribuan jin ke sasaran yang mereka incar, satu dukun bisa dibantu dengan melibatkan dukun lainnya.

Masih Gus Idris, serangan atau kiriman dari dukun itu biasanya mulai dari sakit biasa, sakit menahun, meninggal dunia hingga tewas seketika dalam kecelakaan dan gila menahun. Namun melalui olah kanuragan dan spiritual tinggi, Gus Idris biasanya mengetahui siapa dukun-dukun yang membuat sengsara pasiennya.

Dalam platform Youtubenya dijelaskan, dalam menyadarkan dukun sempat ada yang berfikiran jika itu sebuah settingan belaka. Tapi hal itu ditepis oleh Gus Idris.

“Biasanya saya harus mengirim dulu tim untuk datang ke rumah dukun terlebih dahulu, untuk diajak ngomong baik baik. Tapi sebelumnya harus ijin ke RT/RW, sampai ke desa dan kelurahan, prosesnya panjang” lanjut Gus Idris.

Setelah proses dilalui lanjut Gus Idris, baru kami bersama tim mendatangi rumah dukun yang siap kami sweeping.

“Istilahnya kita sweeping dukun. Dukun-dukun yang sudah membuat pasiennya tak berdaya kita datangi. Kita ajak ngobrol baik-baik agar mau melepaskan ilmu hitamnya. Saya ambil hatinya saja pada si dukun, tolonglah jangan sakiti pasien saya, kalau dukun bandel dan menantang ya terpaksa kita layani dengan adu kekuatan spiritual” lanjut Gus Idris.

Selain sudah melalui beberapa izin yang mempunyai wilayah tadi, baru dilajutkan live di channel YouTobe Gus Idris Official, itupun juga atas seizin dukun yang notabene ‘musuhnya’ untuk direkam secara live.

“Kalau di konten youtube yang kita siarkan live itu kebetulan dukunnya mau. Kalau yang gak mau sih juga banyak, kita ditolak, mereka bandel dan tetap ingin menyakiti dan membunuh pasien saya karena sudah dibayar. Kalau sudah seperti itu, saya juga punya cara sendiri. Kita serang, kita adu kekuatan sampai ilmu hitam si dukun berhasil kita lenyapkan” tegas Gus Idris.

Secara kebetulan pada Jum’at malam (10/7/2020) javasatu.com mengambil gambar secara langsung seorang pasien asal Kabupaten Tuban yang di antar anak istrinya, tiba-tiba terdiam lantas meronta-ronta seperti orang kerasukan begitu tiba di rumah Gus Idris. Empat santri Gus Idris sampai terpental. Kuatnya jin yang merasuk dalam dirinya, membuat Kyai Rodyallah, ayah kandung Gus Idris turun tangan.

Setelah disemprot minyak wangi sempat terdiam sebentar tapi lagi-lagi barulah bersuara menakutkan. Jin yang merasuk dalam tubuh pasien itu ternyata punya tugas membunuh si pemilik raga.

BacaJuga :

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

“Targetnya pasien ini harus mati. Tapi karena berhasil kita halangi, khodam jin yang masuk menjadi sangat liar” ujarnya.

Gus Idris menambahkan, sesuai penuturan istrinya, orang itu adalah seorang pengusaha. Ia jadi sasaran teluh karena persaingan usaha dibidang bahan bangunan.

“Orang yang tega mengirimkan santet itu biasanya orang dekat seperti keluarga, kawan bisnis, antara pegawai dan atasan juga persaingan usaha. Ulah para dukun ini harus kita hentikan. Disinilah saya ambil jalan dakwahnya. Kalau mau tobat, banyak juga sih mantan dukun yang kini jadi koordinator penyembuhan. Alhamdulillah” Gus Idris mengakhiri. (Agb/Arf) (bersambung)

 

Cerita berikutnya:

Jawa Timur

Gus Idris Lawan Jin Impor Hingga Rajanya Jin (3)

13 Juli 2020

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: video

BERITA TERBARU

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved