Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Warga Dua RT di Perumahan Green Village Candirenggo Singosari Merasa Terisolir Gegara Akses Jalan Ditutup

Agung Baskoro by Agung Baskoro
24 Januari 2022
0

JAVASATU-MALANG- Sejumlah warga di RT 2 dan RT 3 RW 10 Dusun Karangwaru Desa Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang merasa terisolir, lantaran telah berdiri tembok pembatas antar kedua RT di lingkungannya.

Warga Dua RT di Perumahan Green Village Candirenggo Singosari Merasa Terisolir Gegara Akses Jalan Ditutup. (Foto: Istimewa)

Ketua RT 1 RW 10 Perumahan Green Village Desa Candirenggo, Arifin menilai, pembangunan tembok pembatas dari pihak Perumahan Green Village di wilayahnya tanpa adanya sosialisasi dahulu ke warga. Arifin juga mengaku, ia bersama warganya merasa terisolir dan sangat terganggu mobilitasnya terkait keberadaan tembok pembatas itu.

“Ya jadi tidak ada jalannya. Kalau warga lewat ya mepet-mepet di jalan kampung” kata Arifin, Senin (24/1/2022).

Arifin juga menganggap, pihak Perumahan Green Village bertujuan ‘memisahkan’ hubungan baik dan membatasi komunikasi warga di kedua RT yang terjalin selama ini. Namun, setelah tembok itu berdiri sejak sekitar 10 hari yang lalu, terpaksa hubungan menjadi terhambat.

ADVERTISEMENT

“Contohnya kalau ada warga saya (RT 1 Perumahaan Green Village) yang meninggal, itu yang membantu merawat jenazah juga warga RT 2 dan 3. Kalau begini kami jadi terpecah. Sebelumnya, kedua warga di sini terjalin hubungan yang harmonis, salah satunya jika ada salah satu warga yang punya hajat ataupun kesusahan, mereka saling membantu, seperti itu” ungkap Arifin.

Kata Arifin, dengan berdirinya tembok itu tidak hanya menggangu warga RT 2 dan 3, namun warga RT 1 juga merasa terbatasi pula aktifitasnya.

Pembangunan Tembok Pembatas Tanpa Ada Sosialisasi ke Warga Dahulu

Arifin menjelaskan, sebelum tembok itu dibangun juga tidak ada sosialisasi apapun dari pihak perumahan. Hanya ada beberapa orang yang ia ketahui sebagai orangnya pengembang perumahan, mengatakan bahwa tempat itu akan dibangun tembok.

“Ya cuma bilang aja bahwa tempat itu mau dibangun tembok. Tidak ada komunikasi seperti rundingan atau musyawarah terkait rencana dibangunnya tembok tersebut,” terangnya.

Pada awalnya pembangunan sempat di hentikan oleh pihak Kecamatan Singosari. Namun tidak berselang lama, pembangunan tembok itu kembali dilanjutkan. Informasinya telah disetujui oleh pihak kecamatan.

“Sempat distop oleh Pak Camat. Lalu selang beberapa hari dilanjutkan pembangunannya. Pekerja yang mengerjakan bilang bahwa disuruh Pak Camat,” imbuh Arifin.

Menurutnya, berdirinya tembok tersebut membuat geram masyarakat yang ada di RT 2 dan RT 3 serta RT 1 di perumahannya. Puncaknya, pada Selasa (18/1/2022) lalu, sejumlah warga diundang untuk mediasi di Balai Desa. Namun karena merasa tidak ada solusi dari pihak Desa Candirenggo, ia bersama sejumlah warga yang geram akhirnya memutuskan untuk meninggalkan lokasi dengan kecewa.

“Lha kalau tidak ada solusi, kenapa kami diundang. Ya saat itu saya marah-marah sama beberapa warga. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk pergi,” tegas Arifin.

Baca Lainnya: Kecelakaan Maut Muara Rapak, Ngeri Tronton Sapu Belasan Kendaraan

Ia berharap agar tembok tersebut dapat dibuka kembali sebagai akses warga RT 2 dan 3 RW 10 Dusun Karangwaru, maupun warga yang ada di RT 1 Perumahan Green Village.

“Ini Perumahan Green Village, dulu namanya Perumahan Bukit Singosari Raya. Ya kami berharap agar tembok itu dibuka. Warga kampung itu kan juga ada yang buka warung, biasanya juga disana berkumpulnya, sekarang jadi tidak bisa. Biasanya kan silaturahmi ke orang kampung, sekarang jadi tidak bisa,” terang Arifin. (Agb/Saf)

Tags: Desa CandirenggoKecamatan SingosariPerumahan Green Village
Previous Post

Melalui Kopi, Ira Damayanti Terima Penghargaan Anugerah Perempuan Indonesia 2022

Next Post

Ahmad Effendi Terpilih Ketua PAC GP Ansor Wringinanom Gresik

Related Posts

Maulid Nabi, Warga Jalan Cendrawasih Tebuwung Perkuat Kebersamaan
Harmony Society

Maulid Nabi, Warga Jalan Cendrawasih Tebuwung Perkuat Kebersamaan

16 September 2026
Warga Tebuwung Gelar Cendrawasih Bersholawat, Semarakkan HUT RI
Harmony Society

Warga Tebuwung Gelar Cendrawasih Bersholawat, Semarakkan HUT RI

9 September 2026
Harlah Sabilu Taubah Blitar Merakyat, Warga Doa Bersama hingga Mancing
Harmony Society

Harlah Sabilu Taubah Blitar Merakyat, Warga Doa Bersama hingga Mancing

7 September 2026
Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang
Harmony Society

Malam Akrab Jadi Tradisi Warga RT 03 RW 07 Penanggungan Kota Malang

7 September 2026
Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik
Harmony Society

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

30 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga
Harmony Society

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

30 Agustus 2026
Next Post
Ahmad Effendi Terpilih Ketua PAC GP Ansor Wringinanom Gresik

Ahmad Effendi Terpilih Ketua PAC GP Ansor Wringinanom Gresik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Polres Batu Ungkap 8 Kasus Curanmor, 11 Tersangka Ditangkap dalam 12 Jam
  • Trans Jatim Koridor 2 Malang, Aspirasi Angkot dan Penumpang Jadi Pertimbangan
  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com