Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Hikmah Pandemi Covid-19, Siswa Dituntut Kreatif Di Rumah

Agung Baskoro by Agung Baskoro
24 Februari 2021
4

Javasatu, Malang- Kerja keras para pendidik selama ini sungguh patut diapresiasi. Meski diberlakukan proses belajar mengajar menggunakan sistem Dalam Jaringan (Daring) Belajar Di Rumah. Hal itu tidak mengurangi semangat para pahlawan tanpa jasa.

Kepala Sekolah MTs N 6 Malang, Sutirjo (Foto : Agung Baskoro-Javasatu.com)

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 6 Malang, Sutirjo, baginya itu semua justru membawa hal positif.

“Anak-anak di rumah harus belajar dari sumber yang ada di rumah itu, mereka diajarkan untuk kreatif. Apa itu menanam atau membuat masker. Kegiatan itu di dokumentasikan lewat foto dan video, ini membuktikan selama pandemi. Ini ada kreativitas yang muncul. Itu menyeruak sehingga bagaimana anak ini gerak, sehat dan senang” kata Sutirjo, saat ditemui. Jumat (26/6/2020).

Sutirjo menambahkan, banyak hikmah yang diambil dari pandemi itu. Menurut Sutirjo banyak hal yang belum tercetus sebelum ada pandemi Covid-19 itu.

ADVERTISEMENT

“Alhamdulillah, ada banyak yang sifatnya tidak terpikirkan oleh orang lain yang tidak terduga, disini ada hikmahnya. Kalau saya sebagai kepala sekolah, tidak pernah berhenti berpikir tentang pendidikan. Harus ada kreasi dan inisiasi yang cepat, tanggap dan terukur. Suplemen yang utama itu disiplin” ungkapnya.

Kunci utama yang harus dilakukan sebagai pendidik adalah, lanjut Sutirjo, mengutamakan kesehatan anak didik terlebih dahulu. Maka saat menjalani aktivitas belajar di rumah, mereka tidak merasa bosan atau tertekan.

“Diutamakan keselamatan jiwa dulu, agar setelah itu sehat. Pendidikan yang sebenarnya adalah ketika anak-anak itu survive. Kalau banyak hafalan konsep tapi tidak sehat kan percuma” terangnya.

Terakhir Sutirjo mengatakan, selama masih menjalani pembelajaran di rumah, anak didiknya diharapkan untuk tidak berhenti memunculkan kreativitas serta inovasi.

“Saat ini kepedulian itu penting. Luar biasa banyak pelajaran yang didapat. Covid sebenarnya pemicu, tapi kondisi lingkungan yang memaksa kita adaptasi, survive” pungkas Sutirjo. (Agb/Arf)

Previous Post

Tempuh Jalan Terjal Berkelok Kapolres Malang Pimpin Pembagian Sembako Serentak

Next Post

Rajutan ‘Handmade’ Berat Bersaing Di Pasaran

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)

Rajutan 'Handmade' Berat Bersaing Di Pasaran

Comments 4

  1. Ping-balik: Wakil Wali Kota Pontianak: Hingga Saat Ini Masyarakat Tak Percaya Pandemi COVID-19 - Beritaloka
  2. Ping-balik: Wakil Wali Kota Pontianak: Hingga Saat Ini Masyarakat Tak Percaya Pandemi COVID-19 - Imperium Daily
  3. Ping-balik: Wakil Wali Kota Pontianak: Hingga Saat Ini Masyarakat Tak Percaya Pandemi COVID-19 - Noktah Merah
  4. Ping-balik: Wakil Wali Kota Pontianak: Hingga Saat Ini Masyarakat Tak Percaya Pandemi COVID-19 - Nusa Daily

Pos-pos Terbaru

  • Safari Subuh Kapolres Majalengka, Warga Usul Zebra Cross di Jatipamor
  • Polres Batu Ungkap 8 Kasus Curanmor, 11 Tersangka Ditangkap dalam 12 Jam
  • Trans Jatim Koridor 2 Malang, Aspirasi Angkot dan Penumpang Jadi Pertimbangan
  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com