Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MCW Minta Pilkada Kabupaten Malang Ditunda, Ini Alasannya

Syaiful Arif by Syaiful Arif
24 Februari 2021
1

Javasatu,Malang- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang yang rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020. Malang Corruption Watch (MCW) meminta Pilkada Kabupaten Malang ditunda, dengan alasan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

Unit Riset MCW, Diniyah
Unit Riset MCW, Diniyah (Foto : ist)

“Belum ada alasan yang mendesak untuk melangsungkan pilkada ditengah pandemi. Hal itu Nampak dari jumlah kasus yang terus melonjak ditengah merosotnya pendapatan serta kebutuhan dasar warga” ungkap unit riset MCW, Diniyah dalam rilisnya, Senin (6/7/2020) siang.

Diniyah menambahkan, Bahwa anggaran pilkada Kabupaten Malang membengkak ditengah krisis kebutuhan dasar warga.

“Tercatat, dari pengajuan pertama oleh TAPD sebesar Rp 85 M. Rencananya akan diajukan penambahan oleh KPU sebesar Rp 29 M. Maka total anggaran yang dibutuhkan oleh pemerintah Kabupaten Malang untuk pembiayaan pilkada kali ini adalah 114 M, jumlah yang cukup fantastis. Anggaran yang sebetulnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga selama masa krisis pandemi, justru akan digunakan untuk agenda politik electoral yang hanya menguntungakan segelintir orang” terangnya.

ADVERTISEMENT

Ia menilai, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Dan jika Pilkada Kabupaten Malang tetap diselenggarakan, menurutnya Potensi politisisasi sumberdaya publik kuat terjadi.

”Hal itu Nampak dari geriliya politik yang dimainkan oleh pasangan incumbent.  Sanusi (penguasa eksekutif) dan Didik (penguasa legislatif) di Kabupaten Malang. Secara politik, Keduanya memiliki akses sumberdaya secara politik dan ekonomi yang cukup serta akses terhadap sumberdaya publik lebih besar. Lebih-lebih dalam situasi Covid-19 yang secara tidak langsung menjauhkan pengawasan oleh publik atas kinerja para petahana. Pada koteks ini, Dana bansos menjadi salah satu sumberdaya publik yang rentan disalah gunakan. Bahkan tidak menutup kemungkinan dugaan politisasi bantuan untuk kepentingan memperbesar elektabilitas politik petahana sulit untuk dihindari. Kekhawatiran publik seperti ini mesti dijadikan pertimbangan untuk menunda pilkada jika, pemkab Malang hendak membangun tatanan politik dan birokrasi yang bebas dan bersih dari praktik korupsi untuk periode selanjutnya” beber Dini.

Terakhir, Ia meminta pemerintah fokus pada penanganan Covid-19 dan mengupayakan perlingdungan terhadap rakyat secara serius dan tepat. (Saf/Arf)

 

Previous Post

Antrian Truk Tebu PG Krebet Disoal Pengguna Jalan

Next Post

Ini Cara PWI Malang Raya Support Kerja Wartawan, Beri Vitamin dan Kuota Internet

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Ini Cara PWI Malang Raya Support Kerja Wartawan, Beri Vitamin dan Kuota Internet

Ini Cara PWI Malang Raya Support Kerja Wartawan, Beri Vitamin dan Kuota Internet

Comments 1

  1. Ping-balik: MCW Menilai APH di Malang Raya Disinyalir Masih Pasif Investigasi Kasus Korupsi Bansos - Javasatu

Pos-pos Terbaru

  • Trans Jatim Koridor 2 Malang, Aspirasi Angkot dan Penumpang Jadi Pertimbangan
  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
  • Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com