Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pengrajin Gamelan Bertahan di Masa Pandemi

Yondi Ari by Yondi Ari
9 September 2023
0

Javasatu,Malang- Inovasi dan kreativitas menjadi dua piranti penting untuk dapat tetap bertahan dan eksistensi di masa pandemi. Inilah yang coba dimanfaatkan oleh pengrajin Gamelan kota Malang Arik Sugianto dalam menghasilkan karya alat musik tradisional Gamelan, di bengkelnya, daerah Lesanpuro Kota Malang.

Arik, dibantu dua orang rekan menempa lempeng Kuningan mengisi cetakan mal yang telah dipersiapkan. Ia akan membuat Gamelan Bonang, asli Indonesia.

Menekuni usaha kerajinan gamelan mulai 2012, Arik kini memilik sejumlah pelanggan tetap dari penggiat seni tradisional hampir di seluruh wilayah Indonesia. Di masa pandemi, keadaan berubah sebaliknya.

“Bukan menurun ya mas, udah terjun payung yaa.. hehe. Terjun drastis sampai angka 75 persen menurunnya. Baik gamelan baru, eceran, atau set. Banyaknya cuma servis alat gong atau gendang.” ujar Arik.

ADVERTISEMENT
(Foto: Dionisius P/Javasatu.com)

Menurut Arik, sebelum pandemi pesanan rutin dua set gamelan. Kini dirinya harus putar otak agar tetap bisa eksis.

“Selain nunggu orderan servis, saya berinovasi di Handpan. Sepetinya menjanjikan karena cara mainnya Semdir tidak berkerumun gitu. Saya coba disini. ” Imbuhnya.

Ada beberapa penyesuaian dalam membuat handpan ke gamelan. Beberapa tonasi nada seperi selendro dan pelok pada gamelan menjadi nyawa baru dalam Handpan buatan Arik .

Hand pan sendiri mendapat minat yang cukup baik dari Indonesia. Namun harganya yang mahal membuat hanya sebagian kalangan yang mampu untuk mendapatkan.

“Antusias sih, cuman terkendala di harga. Kisaran pengrajin Indonesia 12-17 juta. Sedangkan di luar negeri 60-150 juta rupiah per unit.” Paparnya.

Di masa pandemi ini, Arik merasa bahwa penjualan gamelan mulai lesu. Selain daya beki yang berkurang juga dipengaruhi pola industri seni .

“Konsumen gamelan sekarang adalah konsumen musik tradisi. Hm, jadi selama pelaku tidak bisa melakukan pementasan, berdampak pada penurunan gamelan saya secara pemasaran. ” Katanya lagi. (Dop/Krs)

Tags: GamelanPengrajin Gamelan Malang
Previous Post

Sejumlah Warga Perum Bumi Banjararum Malang Ingin PSU Segera Diserahkan

Next Post

Ada Sentra Perekonomian LIK di Perum Banjararum Malang Yang Raib

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post

Ada Sentra Perekonomian LIK di Perum Banjararum Malang Yang Raib

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Safari Subuh Kapolres Majalengka, Warga Usul Zebra Cross di Jatipamor
  • Polres Batu Ungkap 8 Kasus Curanmor, 11 Tersangka Ditangkap dalam 12 Jam
  • Trans Jatim Koridor 2 Malang, Aspirasi Angkot dan Penumpang Jadi Pertimbangan
  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com