Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sambil Jaga Hewan Ternak, Remaja WNA Asal Vietnam Dalami Islam di Kota Batu

Wiyono by Wiyono
9 September 2023
5

Javasatu,Batu- Sambil menjaga hewan ternak, seorang remaja Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam, Salim 19 tahun, sejak Agustus 2019 lalu mulai mendalami agama islam di Kota Batu, Jawa Timur. Tapi rencananya hanya akan belajar selama dua tahun, karena keterbatasan Visa yang dipegangnya.

Salim 19, santri asal Negara Vietnam yang menimbah ilmu di Kota Batu. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Laki-laki asal Kota Chau Doc Provinsi An Giangini awalnya ingin belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Milik Ustad Mahmudi Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, namun Allah berkehendak lain, sang Ustad meninggal dunia, akhirnya ia medalami ilmu Agama ke Ustad Arifin di Jalan Hasanudin RW 05 Desa Junrejo Kota Batu.

Salim tidak sendiri, Ia yang tampak seperti orang Jawa ini ditemani dengan 4 remaja yang ikut bersamanya, Nuha 19 tahun asal Bojonegoro, Sofian 20 tahun asal Karangploso Kabupaten Malang, Azif 12 tahun dan Azam 15 tahun, keduanya asal kediri.

Sehari-hari selain mendalami ilmu agama, ia sambil berjaga hewan ternak milik Ustadz Arifin, dua ekor kuda, dua ekor sapi dan puluhan hewan kambing. Laki-laki inipun tidur di dekat kandang ternak.

ADVERTISEMENT
Salim (kanan) bersama Sofian (kiri) jaga kandang ternak milik gurunya. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Ia menyampaikan sebelum mendalami ilmu agama Islam di Kota Batu, ia lebih dulu belajar bahasa Indonesia dan sedikit-sedikit belajar bahasa Jawa, selama dua bulan. Ia sudah tampak fasih berkomunikasi.

“Saya belajar bahasa Indonesia selama dua bulan, Alhamdulillah sekarang mulai lancar, bahasa jawa sedikit-sedikit bisa, dan ini bisa saya gunakan berinteraksi dengan tetangga sekitar” ujarnya.

Ia mengungkapkan jika belajar mendalami ilmu agama Islam di Kota Batu bukan atas biaya sendiri tetapi ada donatur dari Seorang Ustad asal Arab Saudi, yang sekarang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Saya kelas 1 SMA sudah putus sekolah, sekarang saya memilih mendalami ilmu agama di Indonesia, Alhamdulillah ada orang yang mengajak dan membiayainya” kata Salim, saat ditemui Javasatu.com di Kandang ternak milik Ustadz Arifin.

Salim bersama hewan peliharaan milik gurunya, yang setiap hari ia jaga. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Di bulan suci Ramadan, kata dia, pelajaran yang diberikan padanya dilakukan setelah salat Subuh, setelah salat Dhuhur, Asar, dan salat Tarawih meliputi pelajaran Tauhid, Tafsir, Hadits, Fiqih, Tasawuf, Bahasa Arab, Nahwu, Sharaf, Balagha, dan Tajwid.

“Di Majelis taklim pelajarannya dilakukan setiap hari, setelah salat Subuh dan berakhir setelah salat tarawih termasuk pelajaran hafidz atau hafalan Al Quran” ungkapnya.

Diwaktu senggangnya, ia gunakan berinteraksi dengan tetangga sekitarnya dan juga digunakan untuk memberi makan hewan ternak milik ustadz Arifin. Baginya tidur areal kandang tidak menjadi masalah yang terpenting, nyaman, aman dan bahagia. Di kota Batu aman dan nyaman.

“Selain memberikan makanan pada hewan, saya juga latihan berkuda bersama teman lainnya” kata dia.

Ia juga mengatakan Islam di Vietnam adalah golongan minoritas, tetapi dikampungnya yang berasal dari etnis Champa mayoritas 80 persen beragama Islam, lainya Hindu, Buddha dan menganut kepercayaan leluhur Cham Balamon.

“Disana ada sekitar 1000 orang yang memeluk agama Islam di kampung saya, dan terdapat dua masjid” jelasnya.

Sementara itu Rudi Junarto warga RW 05 Dusun Jeding Desa Junrejo Kota Batu mengatakan bahwa orang Remaja Warga Negara Vietnam yang ada di Junrejo itu mudah berinteraksi dengan warga sekitar.

“Ketika sebelum Ramadan, ia sering ke Sawah berinteraksi, bergaul dengan para petani, ketika punya tembakau untuk dirokok, ia tawarkan pada yang lainnya, ia baik, ramah” ungkapnya (Yon/Saf)

Tags: Pondok di BatuPonpesRemaja Asal VietnamsantriSantri Asal Vietnam
Previous Post

Satgas Yonif 512 Berikan Bimbel dan Seragam Sekolah di Perbatasan Papua

Next Post

Data Final Gempa Malang, 10.482 Rumah dan 641 Fasum Rusak, 110 Korban Luka

Related Posts

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga
Human Interest

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga

25 Agustus 2026
Bocah 10 Tahun Kayuh Sepeda Jenguk Ayah di Tahanan Polres Situbondo
Human Interest

Bocah 10 Tahun Kayuh Sepeda Jenguk Ayah di Tahanan Polres Situbondo

30 Juli 2026
Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung
Pendidikan

Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung

25 Mei 2026
Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Next Post
Data Final Gempa Malang, 10.482 Rumah dan 641 Fasum Rusak, 110 Korban Luka

Data Final Gempa Malang, 10.482 Rumah dan 641 Fasum Rusak, 110 Korban Luka

Comments 5

  1. Ping-balik: Singa Peliharaan di Kamboja Pulang ke Pemilik, Sempat Jadi Artis TikTok - KlikTimes
  2. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Noktah Merah
  3. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Imperium Daily
  4. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Beritaloka
  5. Ping-balik: KJRI Kuching Pulangkan Tiga WNI Korban Judi Online - Nusa Daily

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
  • Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri
  • Danrem 083 Gagas Malang Kota Pejuang, Angkat Sejarah TRIP dan Laskar Sabilillah
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com