JAVASATU.COM- Seorang bocah berusia 10 tahun di Situbondo, Jawa Timur, mengayuh sepeda sendirian menuju Mapolres Situbondo. Ia nekat datang untuk menjenguk ayahnya yang sedang menjalani penahanan karena kasus penganiayaan.

Bocah berinisial B itu berangkat dari rumahnya di Kelurahan Dawuhan, Situbondo, tanpa berpamitan kepada ibunya. Ia mengayuh sepeda angin miliknya demi bertemu sang ayah yang sudah sekitar dua pekan tidak ditemuinya.
“Anak saya berangkat sendiri dan tidak berpamitan. Saya juga tidak menyangka dia sampai berani datang sendiri untuk menemui ayahnya,” ujar Ningrum Suliati, istri tersangka, Rabu (29/7/2026).
Sesampainya di Mapolres Situbondo, B menyampaikan keinginannya kepada petugas untuk bertemu dengan ayahnya. Petugas kemudian mengizinkannya menjenguk sang ayah selama beberapa menit.
Pertemuan ayah dan anak itu berlangsung haru di dalam ruang tahanan. Kerinduan B setelah sekitar dua pekan berpisah akhirnya terobati meski hanya dalam waktu singkat.
Menurut keterangan polisi, ayah B telah menjalani penahanan selama kurang lebih dua pekan. Tersangka ditahan setelah terlibat perkara penganiayaan.
“Tersangka sudah menjalani penahanan kurang lebih selama dua minggu karena terlibat kasus penganiayaan,” kata Ipda Slamet Yuwono, Humas Polres Situbondo.
Hingga Rabu (29/7/2026), tersangka masih ditahan di Mapolres Situbondo. Polisi masih memproses perkara tersebut sambil menunggu pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan.
Kisah B yang mengayuh sepeda sendirian untuk bertemu ayahnya menjadi gambaran kerinduan seorang anak kepada orang tua yang tengah menjalani proses hukum. (dop/arf)