Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

RS Wava Husada Malang Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

Agung Baskoro by Agung Baskoro
27 Juni 2021

Javasatu,Malang- Rumah Sakit Wava Kepanjen mencatat terjadi lonjakan pasien Covid-19 pada dua pekan pasca lebaran Hari Raya Idul Fitri lalu. Hal itu dibuktikan dengan sejumblah tempat tidur (TT) yang disediakan untuk pasien Covid-19 sudah terisi semua.

Manager Marketing RS Wava Husada, Rini Minarsih. (Foto: Dok. Javasatu.com)

Manager Marketing RS Wava Husada, Rini Minarsih menjelaskan, bahwa 47 tempat tidur untuk pasien Covid-19 sudah tidak mencukupi. Bahkan lonjakan itu mencapai angka 95 persen.

“Kalau lonjakannya itu iya benar sejak pasca lebaran. Tepatnya setelah dua pekan (pasca lebaran). Itu berangsur 45 persen, 65 persen, 85 persen dan hingga saat ini mungkin mencapai 95 persen lebih,” jelas Rini, saat dihubungi Minggu (27/6/2021).

“Dari TT yang kami sediakan sebanyak 47, itu sudah terisi semua. Itupun ada yang tertahan di IGD (Intalasi Gawat Darurat) 3 (pasien), kontainer 3. Dan kami sampai terpaksa harus melakukan screening di kendaraan pasien,” ujar Rini.

ADVERTISEMENT

Lonjakan yang terjadi ternyata membuat RS Wava Husada menjadi kewalahan. Ditambah dengan keterbatasan ruang maupun fasilitas lain, seperti ventilator. atau, jika pasien Covid-19 dengan keluhan yang terbilang ringan, masih ditawarkan fasilitas lain, yakni Telemedicine.

“Jadi ada paketan, layanan Telemedicine. Jadi untuk pasien (Covid-19) yang tergolong ringan. Itu pertama screening kami beri resep vitamin dan lainnya. Lalu yang bersangkutan akan menjalani isolasi mandiri di rumah. Dan setiap hari, ada tim kami yang video call pasien tersebut,” jelas Rini.

Sementara itu, dari catatannya, pasien baru Covid-19 lebih tidak dapat diprediksi dari segi usia. Artinya, usia muda atau remaja di sekitar 27 tahun pun juga rentan terpapar Covid-19.

“Kalau usianya semakin unpredictable. Yang usia muda pun ada. Kalau sekarang kan ada pasien yang pulang atas permintaan sendiri. Kalau ada pasien yang seperti itu, kami koordinasikan dengan pihak Puskesmasnya,” terang Rini.

Baca Artikel Lain:
  • Lima Kepala Puskesmas Positif Covid-19, Pemkot Batu Berlakukan Pembatasan Jam Operasional – Nusadaily.com
  • Terpapar Covid-19, Walikota Madiun Suarakan Patuh Prokes dan Jaga Imun – Nusadaily.com
  • Mulai dari SIKM, Surat Tugas Hingga Sanksi Bagi Pelanggar PPKM Mikro di Surabaya, Begini Teknisnya – Nusadaily.com

Terakhir Rini menghimbau agar masyarakat tetap lebih waspada. Salah satunya dengan tetap menerapkan 5M. Yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. Apalagi setelah ditemukannya Covid-19 varian Delta.

“Semoga di sini (Malang, red) tidak ada. Kalau kami antisipasinya, di case-case tertentu kami kirimkan samplenya ke Laboratoriumnya UNAIR (Universitas Airlangga), apakah varian baru atau tidak. Kalau masyarakat tipsnya harus tetap 5M. Dan untuk nakes, proteksinya harus berlebih,” pungkasnya. (Agb/Saf)

Tags: Covid DeltaCovid-19RS Wava Husada
Previous Post

Warga Malang Utara Terbanyak Ikut Vaksinasi Satlantas Polres Malang

Next Post

Nakes Industri dan Kader Posyandu Sidokumpul Gresik Diapresiasi Dinkes

Related Posts

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

26 April 2026
Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan
Berita

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

25 April 2026
Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga
Berita

Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga

25 April 2026
SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari
Berita

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

24 April 2026
Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi
Berita

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

24 April 2026
Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi
Berita

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

23 April 2026
Next Post

Nakes Industri dan Kader Posyandu Sidokumpul Gresik Diapresiasi Dinkes

Comments 4

  1. Ping-balik: Pemerintah Dirikan Tenda IGD di RSUD Batam - Nusa Daily
  2. Ping-balik: Orang Tua di Kupang Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Sekolah Tatap Muka - Noktah Merah
  3. Ping-balik: Orang Tua di Kupang Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Sekolah Tatap Muka - Imperium Daily
  4. Ping-balik: Orang Tua di Kupang,Pemerintah Kaji Ulang Rencana Sekolah Tatap Muka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com