email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menuju Liga Santri #2 Malang Raya ‘Piala 100 Tahun Stadion Gajayana’

by Redaksi Javasatu
30 Januari 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Setelah sukses menyelenggarakan Liga Santri #1 di Kota Malang pada tahun 2023, saat ini dipersiapkan kembali Liga Santri #2 Malang Raya dengan tema utama ‘Piala 100 Tahun Stadion Gajayana Malang’.

(Gambar Istimewa)

Pembina Liga Santri Malang Raya, Prof. KH. Muhammad Bisri, menyatakan bahwa pada Liga Santri #1 tahun 2023 lalu, diikuti oleh 16 tim dari berbagai Pondok Pesantren di Malang Raya. Untuk Liga Santri #2 tahun 2024 ini, diharapkan partisipasi dapat meningkat menjadi setidaknya 32 tim dari berbagai Pondok Pesantren di Malang Raya.

“Saat ini sedang digodok dengan sistem Zona Kompetisi. Yaitu Zona Malang Utara, Malang Selatan, Malang Barat, Malang Timur dan Kota Malang. Puncaknya nanti pertandingan Semi Final dan Final, dilaksanakan di Stadion Gajayana Malang,” ujar Prof Bisri, Selasa (30/01/2024).

Ia mengungkapkan bahwa Liga Santri #2 Malang Raya tahun 2024 dijadwalkan akan diselenggarakan pada bulan September-Oktober 2024. Oleh karena itu, saat ini adalah waktu yang tepat bagi tim-tim dari berbagai Pondok Pesantren di Malang Raya untuk memulai persiapannya. Dengan jangka waktu persiapan yang cukup panjang ini, diharapkan dapat melahirkan pemain dan tim sepak bola yang berkualitas dan istimewa. Tujuannya adalah agar Liga Santri #2 mampu mencetak bibit-bibit unggul pemain sepak bola dari Malang Raya.

“Tujuan utama dari Liga Santri ini adalah Silaturahmi antar Pondok Pesantren di Malang Raya. Melalui olah raga sepak bola, untuk membangun karakter, sikap, mental dan jiwa juara yang penuh sportifitas,” jelas Prof. KH. Muhammad Bisri yang juga selaku Pembina Ponpes Bahrul Maghfiroh Malang.

“Belajar dari keberhasilan Liga Santri tahun 2023 kemarin, semoga pada Liga Santri #2 tahun 2024 ini, kita bisa menyelenggarakan lebih sukses lagi. Tentu saja, kita membutuhkan dukungan dari semua pihak. Terutama PSSI se-Malang Raya, Pondok Pesantren dan Insan sepak bola Malang Raya. Juga semoga ada sponsor yang mau mendukung dan berkolaborasi,” sambung Prof. KH. Muhammad Bisri, yang juga dikenal sebagai Tokoh Pembina Sepak Bola Malang Raya.

Direktur Utama Siarindo Media, Abdul Muntholib menambahkan, bahwa setelah mengadopsi konsep Mini Soccer pada Liga Santri #1 tahun 2023, Liga Santri #2 tahun 2024 akan beralih menggunakan konsep Full Soccer atau Lapangan Penuh. Pertandingan akan memiliki durasi 2 x 25 Menit (bersih) dan ditujukan untuk kelompok Usia U-15. Tim Pelaksana Liga Santri #2 saat ini sedang serius menggodok detail peraturan dan ketetapan pertandingan.

BacaJuga :

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

Pemkot Malang Dinilai Tak Bisa Tunjukkan Alas Hak Supit Urang-Pandanwangi

“Kesuksesan Liga Santri #1 tahun 2023 lalu, kita jadikan pengalaman yang sangat berharga. Sehingga, pada penyelenggaraan Liga Santri #2 tahun 2024, kita sedang melakukan evaluasi dan perencanaan yang lebih matang lagi. Agar kita bisa menghadirkan kompetisi sepak bola antar Pondok Pesantren yang benar-benar berkualitas dan bermutu tinggi,” urai Abdul Muntholib.

Sementara itu, Pegiat ekosistem industri olah raga Malang Raya, Wahyu Eko Setiawan menyatakan, dengan sistem kompetisi yang bagus dan berkualitas, diharapkan mampu menjadi jangkar untuk membangun ekosistem industri sepak bola di Malang Raya.

“Ini yang hendak kita mulai bangun dan kembangkan. Sehingga, kompetisi yang bagus bisa lebih sustainable dan berdampak luas bagi seluruh masyarakat Malang Raya. Kita harus punya grand design yang lebih luas lagi,” lugas Sam WES sapaan akrabnya.

Sam WES menambahkan bahwa Liga Santri diadakan secara rutin setiap tahun. Dengan harapan ke depan, Liga Santri dapat dikembangkan untuk diselenggarakan dua kali dalam setahun dengan kelompok usia yang berbeda.

“Hal ini pasti mampu menstimulasi berbagai bidang olah raga lainnya di Malang Raya, untuk bersama-sama membangun ekosistem olah raga Malang Raya yang sangat masif dan progresif,” tegas Sam WES, saat ditemui di Magna Café untuk musyawarah pendirian Koperasi Bola Gajayana Indonesia.

“Kami sangat berharap, Liga Santri tahun 2024 ini juga bisa menampung aspirasi berbagai SSB yang ada di Malang Raya. Apakah bisa disusun formula kerjasama antara SSB dengan Pondok Pesantren? Atau seperti apa format yang bisa dibangun untuk kerjasama dan kolaborasi antara SSB di Malang Raya dan Pondok Pesantren, dalam gelaran Liga Santri #2 tahun 2024? Tolong hal ini juga bisa diperhatikan,” ungkap Abie Manyu, selaku Manajer Arunda FC Kabupaten Malang, yang juga hadir dalam musyawarah pendirian Koperasi Bola Gajayana Indonesia. (Jup/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Koperasi Bola Gajayana IndonesiaLiga SantriLiga Santri Malang Raya
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

Pemkot Malang Dinilai Tak Bisa Tunjukkan Alas Hak Supit Urang-Pandanwangi

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

Bupati Gresik Ajak Perempuan Tentukan Arah Pembangunan di Musrenbang 2026

Gresik Jadi Tuan Rumah Pengukuran Kepuasan Layanan Digital Pemerintah

Siswa MI Al-Karimi Gresik Tasmi’ Juz 1 dan 2 Sekali Majelis

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

Musrenbang, Wabup Gresik Tegaskan Sinkronisasi Usulan Desa

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

BERITA LAINNYA

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Sertijab Kodim Wonosobo, Sambut Kapten Masraniansyah Lepas Kapten Redo

Nabila Ellisa Rilis EP “GERD”, Angkat Luka Batin Lewat Lagu “Tanyaku”

Immersion by Lexus Pamerkan Karya Oliver Wihardja untuk Sibolga

H Saimo Pimpin IKG 2026-2031, RUAP Sahkah AD/ART Baru

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sepak Bola Malang Raya Jalan di Tempat, Siapa yang Salah?

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved