JAVASATU.COM-BATU- Pemerintah kota (Pemkot) Batu membagikan bonus Rp 952,5 juta kepada atlet peraih medali di ajang Pekan Olahraga Propvinsi (Porprov) Jatim VIII tahun 2023 yang baru digelar pada tanggal 9 hingga 16 September 2023 di Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang.

Pembagian bonus oleh Pj Wali kota Batu, Aries Agung Paewai kepada kontingen kota Batu yang berhasil memperoleh memperoleh 22 medali emas, 13 medali perak, dan 13 medali perunggu tersebut, berlangsung di Graha Pancasila Balai kota Among Tani Kota Batu, Rabu (21/9/2023) malam
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Batu Sentot Ari Wahyudi mengungkapkan total bonus yang disalurkan kepada atlet peraih medali itu mencapai Rp 952 juta yang diambilkan dari dana APBD kota Batu tahun 2023.
Menurut Sentot, besaran bonus peraih medali bervariasi, beregu atau tunggal, untuk atlet pemenang medali Emas menerima bonus sebesar Rp 30 juta, sementara peraih medali perak akan mendapatkan Rp 15 juta, dan medali perunggu Rp 7,5 juta, sedang kelompok Rp 35 juta hingga Rp 40 juta.
“Prestasi kontingen Kota Batu kali ini mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan dengan pencapaian Porprov Jatim VII tahun 2022” kata Sentot.
Sebab tahun 2022 lalu kota Batu berada di ranking 17 dengan memperoleh 11 medali emas, tetapi sekarang kota Batu tahun 2023 mengalami peningkatan yang sangat menggembirakan yakni berada di ranking 14 dari 38 kota dan kabupaten di Jatim yang ikut berlaga di Porprov.
“Ini adalah prestasi yang luar biasa, diluar dugaan, sebab target kita meraih medali 15 emas tetapi kita meraih medali 22 emas, atau dua kali lipat dari 11 emas menjadi 22. ini adalah kado HUT kota Batu yang ke 22” ungkapnya.
Ia menyebut pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi dan dorongan bagi para atlet untuk terus berprestasi dan membanggakan kota Batu dalam kancah olahraga regional.

Sementara itu PJ Wali kota Batu Aries Agung Paewai berharap prestasi yang dirah sekarang ini harus ditingkatkan, apalagi dua tahun mendatang tahun 2025, kota Batu Kabupaten Malang dan kota Malang sebagai tuan rumah
“Berikutnya berarti kita harus punya PR untuk menyiapkan atlet-atlet generasi baru yang tentunya harus juga lebih baik daripada porprov VIII, tugas kita tidak berat tapi yang berat adalah diri kita sendiri” tuturnya.
Keinginan berikutnya, kata dia untuk terus membangkitkan semangat para atlet agar bisa berprestasi lebih baik kedepan, kalau tahun ini dapat 22 emas maka tahun depan Harus dua kali lipat menjadi 33 emas.
“Tugas ini adalah PR yang cukup menantang karena target itu adalah usaha kita bersama bukan hanya atlet tapi bagaimana kepedulian kita bersama dalam meningkatkan prestasi” jelasnya. (Yon/Arf)