email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 11 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

AJI Malang Latih Jurnalis Membuat Berita Cek Fakta

by Yondi Ari
22 April 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang mengedukasi para jurnalis di kawasan Malang Raya agar mengetahui salah satu cara kerja jurnalisme di era modern yakni cek fakta. Melalui pelatihan cek fakta selama dua hari, 20-21 April 2024, para jurnalis belajar detail bagaimana cara menyusun konsep, menggunakan alat pencarian hingga membuat berita cek fakta.

(Foto: AJI Malang)

Ketua AJI Malang, Benni Indo mengatakan teknik pembuatan berita cek fakta berbeda dengan kerja jurnalisme pada umumnya. Oleh karena itu, sumber daya manusia yang memproduksi berita cek fakta harus memiliki kapasitas mumpuni.

“Berita cek fakta itu ada kesimpulannya. Jadi, penulis berita itu dapat menyimpulkan, termasuk menjelaskan bagaimana langkah-langkah yang ia lakukan hingga bisa menyimpulkan sebuah informasi. Jadi, harus orang-orang yang terlatih di dalamnya,” ujarnya, Minggu (21/4/2022).

Benni mengatakan, secara bertahap, jurnalis yang memiliki ketertarikan terhadap cek fakta semakin banyak. Pun di kawasan Malang Raya. Menurutnya, ketertarikan jurnalis belajar cek fakta karena berkaitan erat dengan pekerjaannya.

“Apalagi saat ini banyak media yang sering sekali mengambil sumber dari media sosial. Jika jurnalis di perusahaan media tersebut memiliki kemampuan cek fakta, maka ia bisa membuat berita yang informasinya akurat. Pasalnya, tidak sedikit informasi di media sosial tersebut hoaks,” terangnya.

Di era internet saat ini, informasi sangat mudah diterima dan dikeluarkan oleh siapapun. Menurut Benni, jurnalis memiliki tanggungjawab moral terhadap publik untuk memberikan informasi akurat dari berita-berita yang dibuat.

“Jika jurnalis tidak bekerja membuat berita yang akurat, masyarakat bisa terjebak di kubangan informasi hoaks. Hal itu sangat merugikan masyarakat karena bisa memengaruhi pola pikir mereka di masyarakat,” paparnya.

Aghnia Adzkia, jurnalis BBC Indonesia yang juga pelatih cek fakta mengungkapkan, jurnalis saat ini perlu memiliki pengetahuan mengenai cara menangkal informasi hoaks yang menyebar di media sosial. Katanya, jurnalis menjadi garda terdepan yang bisa melakukan itu, penangkalan informasi hoaks.

“Karena jurnalis jadi garda terdepan untuk menghalang penyebaran konten mis dan disinformasi. Jurnalis punya tanggungjawab kepada masyarakat,” katanya.

Berdasarkan pengalamannya, sudah mulai banyak jurnalis yang tertarik untuk mendalami ilmu cek fakta. Dibanding sekitar tujuh tahun lalu, jumlahnya terlihat meningkat pesat. Kata Aghnia, kondisi itu berpengaruh terhadap masyarakat.

“Sekarang mulai banyak yang tahu apa itu cek fakta. Dan itu sesuatu hal yang baik. Tidak boleh berhenti di situ. Ketika memberikan pelatihan kepada banyak orang, di saat itu juga banyak konten hoaks yang tersebar. Kita berlomba dengan orang-orang yang membuat konten hoaks.

Dalam pelatihan yang berlangsung di Hotel Alana, Kota Malang, Aghnia membagikan materi mengenai perkembangan ragam hoaks berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Kami kasih bagaimana cara mendeteksi konten tersebut benar atau tidak. Apakah itu dibuat oleh kecerdasan buatan atau tidak. Lalu kami kasih pemahaman citra satelit yang sangat mendukung kerja cek fakta,” paparnya.

BacaJuga :

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

MUI Gresik Perkuat Peran Mitra Pemerintah, Pengurus Dilatih Susun Policy Brief Berbasis Data

Materi lain yang menarik adalah cara menginvestigasi iklan politik di sejumlah platform media sosial. Aghnia memberitahu kepada para peserta alat-alat yang bisa digunakan untuk menelusuri pihak terkait di belakang iklan politik. Salah satu cara yang ditunjukan melalui penelusuran di situ well-known.dev.

“Kami juga belajar menelusuri Keterkaitan situs abal-abal, bahkan menguak pemiliknya,” paparnya.

Aghnia ditemani Amalia Nurul Muthmainnah dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berbagi ilmu dengan para jurnalis. Rizal Adhi Pratama, seorang jurnalis media online mengungkapkan ketertarikannya untuk menguak keaslian informasi dari foto atau video yang viral.

Ia kerap menjumpai informasi viral yang beredar di media sosial. Informasi viral yang kerap ia lihat itu banyak berbentuk video dan foto.

“Ternyata ada alat-alat yang dikhususkan mencari informasi ini hoaks atau tidak. Katakanlah seperti penggunaan SunCalc, saya baru tahu Narasi TV menggunakan alat itu untuk membongkar kasus Sambo,” katanya.

Setelah mengikuti pelatihan yang didukung oleh AJI Indonesia dan Google News Initiative itu, Rizal menegaskan lebih percaya diri menelusuri informasi menggunakan berbagai macam aplikasi. Ia tertantang untuk mempelajari lebih jauh alat-alat penelusuran di internet demi memperoleh informasi yang akurat.

“Dari sini saya belajar agar tidak mudah gampang percaya. Saya harus memahami karakteristik informasi. Mana yang palsu dan asli,” tegasnya.

Agung Prima, peserta lainnya menceritakan ketertarikannya menjelajah informasi menggunakan informasi dari data satelit. Baginya, itu merupakal yang baru. Terlebih karena ia adalah jurnalis olahraga.

“Saya paling tertarik dengan penggunaan citra satelit untuk membantu pelacakan informasi. Ini merupakan hal yang baru bagi saya. Saya nilai, banyak insight yang bisa didapat dari penggunaan citra satelit tersebut,” ujar Agung. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AJIAJI MalangJurnalis

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Turen, Polisi Selidiki Kematian

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

Presiden Prabowo: B50 Akhiri Impor Solar, Indonesia Hemat Rp170 Triliun

Prev Next

POPULER HARI INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

BERITA LAINNYA

Universitas Islam Al Azhar Gresik Gandeng 3 Lembaga Belanda, Perkuat Riset dan Startup Kampus

Gresik Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran, Bupati: Tak Cukup Hanya Dipulangkan

Pemkot Malang Jadi Rujukan Daerah Tingkatkan PAD, Kota Cilegon Replikasi Persada

Metal Militia Ingin Buktikan Musik Metal Malang Tetap Hidup

Guru Besar UIN Malang Prof Barizi: Santri Unggul Kunci Indonesia Maju

Kepala Bakorwil Malang Dorong Gerakan Indonesia ASRI Jadi Budaya di Seluruh Daerah

Oknum Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Iming-imingi Lolos ASN

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Turen, Polisi Selidiki Kematian

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Ikuti SKEP Baru

Presiden Prabowo: B50 Akhiri Impor Solar, Indonesia Hemat Rp170 Triliun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved