JAVASATU.COM- Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang menggulirkan gagasan pembangunan Malang Raya Megapolitan 2026-2045 yang melibatkan kolaborasi lintas daerah dan organisasi perempuan.
Gagasan tersebut disosialisasikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Perwosi, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-wilayah kerja Bakorwil III Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim Kota Malang, Rabu (24/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar, Ketua TP PKK se-wilker Bakorwil III Malang Prof. Asihing Asep Kusdinar, Bupati Malang Sanusi, serta Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi. Sejumlah pengurus organisasi perempuan dari wilayah kerja Bakorwil III juga turut hadir.
Selain rakor, kegiatan juga dirangkaikan dengan pameran UMKM unggulan Kabupaten Malang, termasuk produk binaan Dekranasda. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM daerah.
Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi menegaskan pentingnya peran organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam penguatan ekonomi keluarga.
“Dalam situasi dan kondisi saat ini, kita semuanya harus semakin kompak dalam berpartisipasi membangun daerah. Terutama upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan perempuan. Ibu-ibu harus berdaya dalam ekonomi keluarga,” ujar Anis.
Sementara itu, Ketua TP PKK se-wilker Bakorwil III Malang Prof. Asihing Asep Kusdinar menyebut perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan sosial dan ekonomi.
“Tantangan saat ini memang semakin berat. Lebih membutuhkan peran wanita atau para ibu yang kreatif serta berdaya juang tinggi, untuk keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia,” katanya.
Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar menjelaskan bahwa gagasan Malang Raya Megapolitan merupakan langkah jangka panjang untuk mempercepat pembangunan kawasan Malang Raya melalui sinergi lintas sektor.
Ia juga menyebut Bakorwil III Malang telah membuka ruang kolaborasi dan inovasi sebagai wadah kerja bersama dalam mendukung program pembangunan di Jawa Timur bagian selatan.
“Sesuai arahan Ibu Gubernur Jawa Timur, Bakorwil III Malang membuka wahana ruang kolaborasi dan inovasi Jatim Kerja yang terbuka untuk semua pihak,” ujar Asep.
Menurutnya, konsep Malang Raya Megapolitan telah mendapat respons positif dan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan, untuk mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga.
“Ke depan, Malang Raya Megapolitan adalah langkah konkret untuk membangun wilayah selatan Jawa Timur secara progresif dalam mencapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui rakor ini, Bakorwil III Malang menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi antarorganisasi perempuan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis sinergi dan pemberdayaan masyarakat. (wes/arf)