email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mahasiswi Indonesia Dapat Pekerjaan Remote di Malaysia Berkat Bootcamp Desain Grafis

by Redaksi Javasatu
10 November 2025

JAVASATU.COM- Tren kerja jarak jauh atau remote work terus meningkat di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat, sekitar 22 persen tenaga kerja muda di sektor kreatif kini beralih ke sistem kerja jarak jauh. Sektor desain grafis menjadi salah satu bidang yang paling cepat beradaptasi dengan model kerja digital lintas negara.

Tempat Belajar Digital School. (Foto: Ist/tempatbelajar.id)

Sistem kerja remote memungkinkan seseorang bekerja dari mana saja dengan memanfaatkan internet dan platform kolaborasi daring. Pola ini memberi fleksibilitas bagi pekerja sekaligus membuka peluang untuk berkarier di perusahaan luar negeri tanpa harus berpindah tempat tinggal.

Salah satu contohnya datang dari Nadia Aldini Putri, mahasiswi semester tujuh asal Indonesia yang kini bekerja sebagai Graphic Design Intern di Malaysia secara remote. Kesempatan itu ia raih setelah mengikuti bootcamp desain grafis daring di Tempat Belajar, platform pendidikan digital berbasis praktik yang membekali peserta dengan keterampilan dan portofolio profesional.

Mengenal Platform Pembelajaran Tempat Belajar

Tempat Belajar merupakan platform pendidikan daring yang berfokus pada pembelajaran keterampilan digital berbasis praktik. Di platform ini, peserta dibimbing langsung oleh mentor yang aktif di industri agar proses belajarnya relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Mengutip dari laman resmi tempatbelajar.id, setiap kelas di Tempat Belajar dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya melalui proyek nyata. Pendekatan ini membantu peserta membangun portofolio profesional yang bisa digunakan saat melamar pekerjaan di bidang digital.

Dari Daring Hingga Hasilkan Portofolio yang Siap Pakai

Ketertarikan Nadia pada dunia desain berawal dari kecintaannya pada visual di industri hiburan Korea. Ia terinspirasi ketika warna, bentuk, dan tipografi dapat menyampaikan pesan dengan kuat. Namun, selama kuliah di jurusan Produksi Media, fokus belajarnya terbagi ke berbagai bidang seperti film dan event, sehingga ia belum memiliki portofolio desain yang matang.

Dalam unggahan yang dibagikan akun @tempatbelajarid, Nadia mengaku sempat merasa tertinggal dibanding teman-temannya yang sudah punya banyak karya. Dari situ, ia mulai mencari tempat belajar yang bisa memperkuat dasar desain dan memperbanyak pengalaman praktik.

Ia kemudian bergabung di bootcamp desain grafis Tempat Belajar, sebuah program pelatihan intensif yang menekankan pembelajaran berbasis proyek. Selama mengikuti pelatihan, Nadia mempelajari kembali dasar desain komunikasi visual, penggunaan Adobe Illustrator, serta membuat proyek akhir berupa kampanye visual. Karya tersebut menjadi portofolio utama yang ia gunakan untuk melamar pekerjaan di bidang desain grafis.

Dari Proyek ke Peluang: Dukungan Karier dan Magang di Tempat Belajar

Portofolio Nadia: Hasil final project kolaborasi selama mengikuti program di Tempat Belajar. (Foto: Ist/tempatbelajar.id)

Setelah menyelesaikan bootcamp pada April 2025, Nadia mengunggah hasil proyeknya ke media sosial dan platform profesional. Tak lama kemudian, ia mendapat tawaran magang dari Pineapple Studio Malaysia, agensi desain yang berbasis di Johor Bahru.

Selama tiga bulan masa magang, Nadia terlibat dalam berbagai proyek visual untuk brand kopi internasional. Ia menangani adaptasi desain kampanye hingga kebutuhan konten media sosial, seluruhnya dikerjakan secara remote dari Indonesia. 

Menurut keterangan di laman tempatbelajar.id, program di Tempat Belajar juga memberi dukungan karier, mulai dari persiapan CV hingga pendampingan mencari peluang kerja selama masa magang.

BacaJuga :

Akhiri Tahun Ajaran, YPP Al-Karimi Gresik Ziarah Masyayikh dan Istighosah

Cegah Guru Tersandung Hukum, PGRI Gresik Gandeng Kejari

Cerita Alumni

Nadia masih tercatat sebagai mahasiswa saat mendapatkan tawaran kerja internasional pertamanya. Ia mengaku awalnya kurang percaya diri karena belum memiliki banyak pengalaman. Namun setelah melalui pembelajaran berbasis proyek dan bimbingan mentor industri di Tempat Belajar, kepercayaan dirinya tumbuh.

“Aku ngerasa bener-bener kebantu buat asah skill desain yang sempet ketinggalan. Materinya juga lengkap banget dan sesuai dengan yang aku butuhin saat itu. Pas dijalanin, hasilnya udah sesuai bahkan kayaknya lebih dari ekspetasi aku. Aku jadi lebih pede pas dapet offer internship remote di Malaysia,” tulisnya di akun @tempatbelajarid.

Bekerja secara remote membuat Nadia bisa tetap fokus kuliah sambil menambah pengalaman profesional. Selain keterampilan desain, pengalaman ini juga mengasah kemampuannya dalam komunikasi lintas budaya dan manajemen waktu.

Pembelajaran Fleksibel, Standar Profesional

Kelas di Tempat Belajar dirancang fleksibel agar dapat diikuti oleh mahasiswa maupun pekerja. Setiap bootcamp berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan dan berisi kombinasi materi teori, praktik, tugas mingguan, serta proyek akhir.

Para mentor merupakan praktisi yang aktif di industri kreatif sehingga peserta memahami langsung standar profesional yang diterapkan. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta juga dapat mengakses materi tanpa batas waktu, sehingga bisa mempelajari ulang topik tertentu sesuai kebutuhan.

Lulusan Tempat Belajar dan Jejak Talenta Digital di Pasar Global

Banyak lulusan Tempat Belajar kini bekerja secara remote di berbagai perusahaan luar negeri. Berdasarkan informasi dari laman resmi tempatbelajar.id, platform ini telah berkolaborasi dengan sejumlah agensi dan perusahaan internasional, termasuk yang berbasis di Malaysia dan Singapura.

Pendekatan berbasis praktik dan dukungan mentor industri membuat peserta mampu menghasilkan portofolio yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja digital. Pembelajaran seperti ini membuka jalan bagi generasi muda Indonesia yang ingin mengembangkan karier global digital.

Penutup

Perjalanan Nadia menjadi contoh nyata bahwa pembelajaran berbasis praktik dapat membuka jalan menuju karier internasional. Dengan semangat belajar, dukungan mentor, dan kemajuan teknologi, kesempatan untuk bekerja lintas negara kini semakin terbuka luas. Kisah seperti Nadia menunjukkan bahwa di era digital, peluang bisa datang dari mana saja, asal mau belajar dan berani mencoba.

Informasi mengenai program, jadwal kelas, dan pembelajaran digital dapat dilihat di laman resmi https://tempatbelajar.id atau kanal Instagram @tempatbelajarid. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: DigitalKerja Remotependidikantempatbelajar.id

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

TNI Tegaskan Dua Insiden Penembakan di Papua Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

Aksi KKB Tewaskan 12 Orang, Warga Sinak Terpaksa Mengungsi

JNF Sepakat dengan BRIN, PLTSa Bantargebang Dinilai Mendesak

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d