JAVASATU.COM- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Dukun, Kabupaten Gresik didorong memiliki perpustakaan sendiri sebagai pusat literasi bagi guru dan siswa di Kecamatan Dukun. Gagasan tersebut disampaikan Rois Syuriah MWCNU Dukun, Dr Ahmad Thoyyib Mas’udi dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pergunu Dukun yang berlangsung di Aula MI Tarbiyatus Shibyan, Desa Mentaras, Senin (1/6/2026).

Menurut Ahmad Thoyyib, keberadaan perpustakaan dapat menjadi sarana penting untuk meningkatkan budaya baca dan memperkuat literasi di lingkungan pendidikan NU.
“Saya kepingin Pergunu Dukun punya bangunan perpustakaan sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk literasi bagi guru dan murid di Kecamatan Dukun,” kata Ahmad Thoyyib.
Selain mendorong pembangunan perpustakaan, ia juga mengajak seluruh elemen Pergunu untuk mendukung berbagai program strategis yang sedang dijalankan MWCNU Dukun, termasuk pembelian tanah dan pembangunan fasilitas rawat inap Klinik Annahdlah.
“Semoga dengan kita kompak, guyub dan rukun, semuanya bisa lancar,” ujarnya.
Konferancab Pergunu Dukun sendiri menjadi forum penting untuk menentukan arah organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026-2031. Dalam agenda tersebut, Ahmad Wahibul Amin M.Pd terpilih sebagai Ketua PAC Pergunu Dukun yang baru.
Ketua PC Pergunu Gresik Syamsul Anam, S.Pd, M.Pd, menilai penguatan literasi dan peningkatan kompetensi guru harus berjalan beriringan agar kualitas pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama semakin meningkat.
“Pergunu harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan SDM dalam konteks peningkatan kapasitas guru dengan menguasai manajemen dan strategi pembelajaran yang berkualitas,” tegas Syamsul Anam.
Ia menambahkan, Pergunu memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas guru melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan pendampingan profesi.
“Pergunu senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas guru NU,” katanya. (hoo/arf)