JAVASATU.COM- Sebanyak 405 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Jumat (31/7/2026).

Sekolah Rakyat tersebut menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Seluruh kebutuhan utama peserta didik, mulai perlengkapan belajar, seragam hingga konsumsi, diberikan secara gratis.
“Melalui pendidikan, kami ingin memutus rantai kemiskinan. Harapan kami, anak-anak Sekolah Rakyat mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dan menjadi generasi yang sukses serta berakhlak mulia,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Bupati Gresik menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Inilah investasi terbaik yang kita siapkan menuju Indonesia Emas 2045, ketika bangsa Indonesia memasuki satu abad kemerdekaan dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global,” ungkap Fandi.
Kepala Sekolah Rakyat 1 Gresik Rangga Pratama Widyastya mengatakan jumlah peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027 meningkat signifikan. Sebelumnya, sekolah tersebut hanya membina 75 siswa.
“Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa terkendala kondisi ekonomi,” kata Rangga.
Dari total 405 peserta didik, sebanyak 90 siswa berada di jenjang SD, 90 siswa SMP dan 90 siswa SMA. Selain itu, terdapat peserta didik dari luar Kabupaten Gresik yang mengikuti program tersebut.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan 26 gedung dan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran.
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik berlangsung mulai 31 Juli hingga 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal peserta didik mengenal lingkungan sekolah, guru, tata tertib, serta membangun karakter dan budaya belajar. (bas/arf)