JAVASATU.COM-BATU- Jalur alternatif yang menghubungkan Kota Batu dan Pacet, Mojokerto, tertutup longsor pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 11.27 WIB. Longsor terjadi di ruas jalan Cangar Link 076 atau Jembatan Cangar II – Pacet Km 69+500, menyebabkan tiga kendaraan, mobil Avanza, Grand Max, dan sebuah sepeda motor tertimbun material longsor.

Akibat kejadian ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Tim penyelamatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, BPBD Kabupaten Mojokerto, dan BPBD Provinsi Jawa Timur langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian korban serta pembersihan jalan. Namun, pencarian sempat dihentikan pada Jumat malam akibat cuaca buruk di kawasan Cangar.
Hingga Jumat pagi (4/4/2025), jalur wisata Pacet-Kota Batu masih tertutup oleh material longsor yang belum sepenuhnya dibersihkan. Tim BPBD kembali ke lokasi untuk melanjutkan proses pembersihan dan evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Arif Purwanto, mengonfirmasi bahwa longsor tersebut menimbun tiga kendaraan dan mengakibatkan satu korban jiwa.
“Data yang kami sampaikan saat ini masih bersifat sementara karena tim BPBD masih melakukan pencarian dan evakuasi korban,” jelas Arif dalam konferensi pers.
Longsor tersebut memiliki ketebalan 1,2 meter dengan panjang sekitar 30 meter. Diperkirakan masih ada dua mobil dan satu sepeda motor yang terjebak di bawah material longsor. Proses evakuasi terus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Arif juga menambahkan bahwa jalur Batu-Pacet saat ini ditutup total karena tertutup material longsor, mengakibatkan terganggunya akses transportasi.
Dalam upaya penanganan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Mojokerto bersama tim Unit Reaksi Cepat (URC), Pemkab Mojokerto, serta UPT PJJ Malang dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan longsoran. Excavator dan alat berat lainnya digunakan untuk mempercepat proses pembersihan.
Pihak Polsek Pacet juga menutup akses menuju Jalan Pacet-Cangar untuk mencegah kendaraan masuk ke area berbahaya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari daerah rawan longsor guna mengurangi risiko kecelakaan serta memastikan keselamatan diri.
BPBD terus memantau situasi dan akan memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan evakuasi dan penanganan longsor di kawasan tersebut. (Yon/Saf)