email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

by Redaksi Javasatu
4 Maret 2026

JAVASATU.COM- Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, resmi meluncurkan buku berjudul “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat – Memimpin dengan Keteladanan: Rekam Jejak Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo bagi NKRI” dalam sebuah forum diskusi publik di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung (ujung paling kanan). (Credit: Javasatu.com)

Peluncuran buku yang dirangkai dengan buka puasa bersama itu menghadirkan narasumber Ketua PB HMI periode 2023–2025 Andi Kurniawan, SH., M.H., dan Denni Wahyudi (Penulis Buku Indonesia Emas), serta dimoderatori oleh Riski Agussalim, M.KM. (Alumni Pascasarjana UI).

Kegiatan Focus Group Discussion tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), dan komunitas ojek online (ojol). Acara digelar di Dandia Coffee, Jakarta Selatan.

Nasky yang juga alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta menegaskan bahwa mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur membutuhkan pembangunan ekonomi berkeadilan, demokrasi berkeadaban, supremasi hukum yang tegas namun humanis, serta pengelolaan sumber daya alam sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Melalui buku ini, saya mengajak seluruh anak bangsa untuk memahami arah transformasi Polri Presisi dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kiranya kehadiran buku ini dapat menambah wawasan kebangsaan, memperkaya literasi publik, serta memperkuat optimisme kita bersama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” papar Nasky dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Nasky yang juga menjabat Ketua Indonesia Youth Epicentrum (IYE) menjelaskan, dalam konstruksi negara hukum, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bukan sekadar institusi teknis, melainkan pilar utama kedaulatan negara. Menurutnya, di tangan Polri hukum dapat hadir secara nyata atau justru kehilangan wibawa. Di mata rakyat, Polri merupakan wajah negara yang paling konkret, apakah negara benar-benar melindungi atau justru melukai kepercayaan publik.

Ia juga menyinggung arah kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto yang mengusung delapan agenda strategis Asta Cita untuk memperkuat kedaulatan, pertahanan dan keamanan, pembangunan ekonomi, serta keadilan sosial.

Melalui buku tersebut, Nasky menyatakan berupaya menghadirkan pembacaan yang jernih dan argumentatif tentang arah transformasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

“Bagi saya, Polri bukan hanya sekadar institusi penegak hukum, melainkan pilar strategis negara yang menentukan tegak atau runtuhnya kepercayaan publik terhadap hukum dan keadilan,” tegasnya.

BacaJuga :

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Ia menambahkan, negara besar tidak diukur dari luas wilayah, melainkan dari tegaknya hukum. Negara berdaulat, menurutnya, tidak dibangun di atas ketakutan, tetapi di atas keadilan, dan keadilan hanya akan hidup apabila penegakan hukum berdiri kokoh tanpa tunduk pada tekanan maupun kekuasaan.

Karena itu, Nasky menilai transformasi Polri melalui paradigma Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) bukan sekadar proyek administratif, melainkan pernyataan politik hukum negara bahwa keamanan tidak boleh dipisahkan dari keadilan, kekuatan tidak boleh dilepaskan dari hukum, dan kewibawaan negara harus lahir dari kepercayaan rakyat.

“Di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Polri diarahkan menjadi institusi yang modern, terbuka, demokratis, responsif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Tantangan bangsa tidak lagi terbatas pada kejahatan konvensional, tetapi juga kejahatan siber, kejahatan terorganisasi, radikalisme, konflik sosial, serta disrupsi teknologi yang menguji ketahanan hukum negara,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Polri Presisi diuji bukan hanya dari kekuatan struktur, tetapi dari keadilan dalam fungsinya. Menurutnya, tanpa kepolisian yang profesional dan dipercaya, demokrasi akan kehilangan makna, pembangunan kehilangan fondasi, dan hukum kehilangan wibawa. Stabilitas keamanan disebutnya bukan tujuan akhir, melainkan prasyarat mutlak bagi terwujudnya keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.

Buku tersebut, lanjut Nasky, menghadirkan perspektif komprehensif mengenai arah transformasi Polri Presisi dalam konteks pembangunan nasional dan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Penulis menempatkan Polri tidak hanya sebagai institusi teknis penegak hukum, tetapi juga sebagai aktor strategis dalam menopang stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan hak asasi manusia.

Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung (ujung paling kanan). (Credit: Javasatu.com)

Sementara itu, Andi Kurniawan dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku tersebut.

“Buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat memiliki arti penting sebagai literatur kebijakan publik yang menghubungkan visi kepemimpinan nasional, arah pembangunan hukum, dan peran strategis Polri sebagai garda terdepan pelayanan negara dalam mewujudkan program-program strategis nasional,” ujarnya.

Ia menilai, dengan pendekatan argumentatif dan reflektif, buku tersebut mengajak publik memahami bahwa reformasi kepolisian bukan proses instan, melainkan perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, integritas, serta keberanian melakukan koreksi diri.

“Kehadiran buku ini dapat menjadi referensi berharga bagi kalangan akademisi, praktisi hukum, aparat kepolisian, serta masyarakat luas dalam membaca dinamika transformasi Polri secara lebih objektif dan konstruktif. Lebih dari itu, buku ini menjadi pengingat bahwa kekuatan institusi negara pada hakikatnya terletak pada kepercayaan rakyat, dan kepercayaan hanya dapat diraih melalui kerja nyata yang berlandaskan hukum dan keadilan,” pungkasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada penulis atas dedikasi intelektualnya dalam menyumbangkan pemikiran bagi pembangunan hukum dan institusi kepolisian di Indonesia.

“Semoga buku ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar kolektif bangsa dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan benar-benar dipercaya masyarakat,” tutupnya. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BukuJenderal Pol Listyo Sigit PrabowoKapolriLaunching BukuNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPOLRIPresisi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d