JAVASATU.COM-MALANG- Ratusan kendaraan, baik yang dari atau menuju Malang-Kediri tertahan hingga 15 jam. Dikarenakan masih dilakukan proses pembersihan tiga titik material longsor.

Baik kendaraan roda empat hingga truk ekspedisi, mereka tertahan di Desa Sukomulyo ,Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kemacetan pun mengular hingga 5 kilo meter.
Salah satu warga asal Makasar bernama Wati (50) yang saat ini terjebak macet akibat tebing longsor mengaku, kedatangannya ke Pujon bersama keluarga adalah untuk berwisata. Namun saat hendak pulang terjebak longsor.
“Kami bersama keluarga memilih menunggu proses pembersihan selesai, karena mau lewat jalur alternatif takut, selain tidak tahu arahnya juga jalannya berbelok belok dan naik turun.Jadi, kami memilih bertahan dan tidur di dalam mobil,” terang Wati, Rabu (1/3/2023).
Sementara nasib yang sama dialami Supeno (50), pengemudi Bus Bagong asal Jombang ini mengaku tertahan sesaat sebelum terjadinya longsor. Sedianya ia akan mengantar penumpang dari Jombang menuju Malang.
“Mau melanjutkan perjalanan sudah tidak bisa, lalulintas di tutup oleh petugas karena terjadi longsor lagi di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, akhirnya juga bermalam di dalam bus bersama 12 penumpang yang akan menuju Malang,” kata Supeno.
Selama tertahan kurang lebih 15 jam, dikonfirmasi terkait tanggung jawab setorannya, Supeno mengaku, oleh perusahaan dibebaskan dari kewajibannya. Karena ini murni bencana alam.
“Kalau penumpang awalnya 12 orang. Namun setelah pagi hari banyak penumpang memilik naik ojek dan ada pula yang di jemput pihak keluarga dan tinggal dua penumpang yang menunggu sampai kembali jalur nya bisa di lalui,” tukas Supeno. (Yon/Agb/Nuh)