email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gus Idris, Pilih Dakwah Melalui Youtube (1)

by Agung Baskoro
12 Juli 2020

Javasatu,Malang- Gus Idris, putra dari Kyai Rodhyallah yang sekaligus merupakan pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah lebih memutuskan berdakwah di dunia maya. Hal itu ia putuskan setelah adanya aturan pemerintah yang melarang berkumpul saat Pandemi Covid-19. Padahal, Gus Idris sebelumnya rutin menggelar pengajian, tabligh akbar bernama Majlis Thoriqul Jannah.

Di dunia maya, ia menggunakan platform Youtube sebagai wadah dakwah. Alhasil, ia tetap bisa berdakwah walaupun dengan menggunakan fasilitas yang berbeda.
“Saya gatal mas, biasanya sering berdakwah, kan kita aktif di pengajian-pengajian, tabligh akbar, setiap harinya kita, ada namanya Majlis Ta’lim Thoriqul Jannah, dan sampai yang berobat jamaah-jamaah kita ini. Setelah lockdown ini kan kita tidak boleh kumpul-kumpul. Gimana caranya imajinasi kita, tujuan dakwah kita tetap agar tetap bisa walaupun lockdown, akhirnya pakai YouTube itu,” Gus Idris mengawali kisahnya.

Javasatu mencoba menggali lebih dalam tentang sosok Idris Al Marbawy di pondok pesantren yang ia kelola. Akhirnya, Gus Idris pun bisa bertemu dengan Javasatu pukul 23.00 dengan pakaian relatif sederhana, memakai songkok, berkaos lengan panjangan dan bersarung.

Pondok Pesantren Thoriqul Jannah berada di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Anda bisa menuju ke tempat Gus Idris melewati kawasan Kecamatan Pakisaji atau pertigaan Bendo.

Tidak hanya mengisi konten videonya dengan pengajian, Gus Idris juga membuat konten-konten menguak misteri tempat-tempat yang seringkali terjadi kecelakaan lalu mengunggahkan di Youtube.

“Pakai YouTube, kita buat YouTube. Menguak misteri jalan yang sering terjadi kecelakaan atau apa. Apa ada gangguan dari bangsa gaibnya, ikut campur tidak disitu. Kita up di YouTube, kok banyak masyarakat yang tertarik disitu. Awalnya disitu,” ungkapnya.

Sebenarnya ketertarikan Gus Idris terhadap hal mistik sudah terjadi jauh sebelum ia masuk ke dunia maya Youtube. Namun ketertarikannya tersebut ternyata menarik banyak perhatian pengguna Youtube hingga tercatat lebih dari 420 ribu subscriber yang mengikutinya hingga pada pertengahan 2020.

BacaJuga :

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Bupati Gresik Ajak Perempuan Tentukan Arah Pembangunan di Musrenbang 2026

Unggahan kontennya ke Youtube dengan subscribernya yang begitu banyak membuat sosok Gus Idris cepat dikenal. Namun, ia menegaskan bahwa ia tetap konsisten dengan tujuannya, yakni mengamalkan, membantu yang membutuhkan, dan bermanfaat bagi orang lain.

“Kita rekam juga jamaah yang minta tolong, jadi betul-betul non medis disini. Artinya kita up, kok tambah rame, sampai saat ini. Gara-gara YouTube itukan tambah rame. Yang penting kita amalkan, kita bisa membantu yang membutuhkan kita, yang penting bermanfaat. Itu tujuan kita,” ucap pria dua anak ini.
Seiring waktu yang membuatnya kian populer, ia mengaku bahwa dirinya enggan terlena dengan apa yang dipunyai saat ini. Gus Idris bilang, dia hanya ingin fokus berdakwah hingga ajal menjemput.

“Kalau kesombongan, angkuh, takabur, itu kan sifat manusia. Agar kita dijauhkan dari sifat itu, kita harus istiqomah. Bagaimanapun situasi dan keadaan kita. Mau di puji agar tidak terbang. Mau di caci, tidak mundur, tidak membuat kita down. Solusinya jalan saja terus. Sampai ajal menjemput. Dakwah saja terus sampai Allah berkata waktunya pulang,” Gus Idris mengakhiri. (Agb/Krs) (bersambung)

 

Cerita berikutnya:

Jawa Timur

Gus Idris Sweeping Dukun Live di Channel Youtubenya (2)

12 Juli 2020

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: video
ADVERTISEMENT

Comments 1

  1. Ping-balik: Gus Idris Tertembak, Polda Jatim: Itu Hoaks - Jawa Timur - Javasatu

BERITA TERBARU

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

Bupati Gresik Ajak Perempuan Tentukan Arah Pembangunan di Musrenbang 2026

Gresik Jadi Tuan Rumah Pengukuran Kepuasan Layanan Digital Pemerintah

Siswa MI Al-Karimi Gresik Tasmi’ Juz 1 dan 2 Sekali Majelis

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

Musrenbang, Wabup Gresik Tegaskan Sinkronisasi Usulan Desa

Jelang Ramadan, Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp90 Ribu Per Kilogram

Terlilit Utang, Tiga Pria Nekat Curi Dua Truk di Gresik

Truk dan Motor Curian di Gresik Kembali ke Pemilik

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

BERITA LAINNYA

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Sertijab Kodim Wonosobo, Sambut Kapten Masraniansyah Lepas Kapten Redo

Nabila Ellisa Rilis EP “GERD”, Angkat Luka Batin Lewat Lagu “Tanyaku”

Immersion by Lexus Pamerkan Karya Oliver Wihardja untuk Sibolga

H Saimo Pimpin IKG 2026-2031, RUAP Sahkah AD/ART Baru

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sepak Bola Malang Raya Jalan di Tempat, Siapa yang Salah?

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved