email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Lestarikan Sastra Tutur, Gandeng Rumah Budaya Pantura, Balai Bahasa Jatim Gelar Festival Kentrung

by Bambang Kuswantoro
1 Juni 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-LAMONGAN- Untuk melestarikan sastra tutur, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (Jatim) bekerja sama dengan Rumah Budaya Pantura beserta komunitas seni dan sastra di Kabupaten Lamongan menggelar Festival Kentrung, Selasa (31/5/2022) bertempat di Halaman GOR Desa Kemantren, Kecamatan Paciran Lamongan.

Rumah Budaya Pantura saat menggelar Festival Kentrung kerja bareng Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Sebelum unjuk kebolehan di hadapan seniman, sastrawan, para pegiat budaya dan masyarakat umum di GOR Kemantren, pada Bulan Maret lalu sebanyak 50 orang dari berbagai komunitas sastra, seni dan budaya dari kalangan mahasiswa, pelajar dan masyarakat berlatih Kentrung.

Festival Kentrung di halaman GOR Kemantren ini menampilkan beberapa seniman kentrung muda diantaranya Nita Salam, satu-satunya seniman kentrung perempuan yang hadir di acara festival kentrung ini. Ada juga Arman, mahasiswa kampus IAI TABAH berduet dengan Syamsul yang juga mahasiswa di kampus yang sama.

Turut juga dalam pagelaran ini, komunitas teater Ndrinding asuhan Zuhdi Amin, menampilkan dengan apik kentrung inovasi perpaduan antara kentrung dengan ludruk Jawa Timur dengan bintang tamu seniman ludruk senior yang pernah menjadi anggota ludruk Srimulat, mbah Tohir Jokasmo dan dalang Wayang Wolak-Walik, Ki Wolak-Walik dari kota Malang.

Sebagai penyaji kentrung terakhir adalah Kentrung Gende’ng (Fathur Rohim) yang menampilkan kentrung tradisi Lamongan dengan cerita kisah Sunan Drajat. Dia menceritakan asal usul sampainya Raden Qosim atau Sunan Drajat ke pesisir Banjar Anyar dan asal muasal Desa Drajat.

Festival Kentrung ini, juga menampilkan jenis pertunjukan seni lainnya sebagai variasi, seperti musikalisasi puisi yang di bawakan oleh kelompok musik Idhar Qomariah, dari Madrasah Aliyah Tarbiyatul Wathon, pertunjukan Tari yang di mainkan oleh Komunitas Kipas dari SMA Mazro’atul Ulum Paciran, asuhan Very, juga pertunjukan Teater yang di lakukan oleh Pandu Setiawan, seniman teater yang pernah bergabung dengan teater Tobong Surabaya.

Nampak antusias masyarakat Desa Kemantren dan desa sekitar sangat tinggi, sehingga suasana begitu meriah, ditambah lagi dengan banyaknya pedagang yang menjual lapak dagangan dan aneka permainan anak-anak menjadikan acara festival kentrung ini seperti pasar malam.

BacaJuga :

Nurul Hayat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Lamongan

UNISDA Lamongan Resmi Buka Magister Hukum, Hadirkan Guru Besar UNAIR di Kuliah Perdana

Dalam sambutannya Ali Saubi Ketua Rumah Budaya Pantura berharap pemerintah bisa terus hadir dalam acara kesenian dan kebudayaan yang dilakukan oleh seniman-seniman di Pantura.

“Berharap festival kentrung ini bisa dilaksanakan setiap tahun, sebagai salah satu cara untuk melestarikan kesenian kentrung Lamongan” ungkapnya, Selasa (31/5/2022).

Begitu juga dengan perwakilan dari Badan Bahasa Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya berharap agar kesenian kentrung, khususnya kentrung Lamongan bisa terus dilestarikan oleh masyarakat Lamongan, agar bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Sementara itu, Deni Jazuli, Wakil Ketua Rumah Budaya Pantura menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur yang telah sudi hadir memberi pendampingan kepada komunitas- komunitas sastra dan seni di Lamongan dalam merevitalisasi sastra tutur kentrung.

“Kami berharap agar pemerintah bisa ikut membantu Rumah Budaya Pantura sebagai pusat kajian dan pelestarian kentrung Lamongan, yang diantara programnya adalah menghelat Festival Kentrung setiap tahun sebagai ajang uji kemampuan seniman- seniman muda kentrung Lamongan,” pungkas Deni yang juga alumni Ponpes Maskumambang Dukun Gresik ini.

Sebelum Festival Kentrung ini dihelat pada Selasa (31/5/2022) sehari sebelumnya dilakukan persiapan dan pemantapan di pendopo Rumah Budaya Pantura diikuti 50 peserta pelatihan kentrung. Dan dilakukan evaluasi terkait pelatihan kentrung dan festival kentrung pada Rabu (1/5/2022) di pendopo Rumah Budaya Pantura. (Bam/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Balai Bahasa JatimDesa KemantrenFestival KentrungKecamatan PaciranRumah Budaya Pantura

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Salat Jumat di Wringinanom, Kapolres Gresik Ajak Warga Jaga Keamanan Ramadan

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Modus Polisi Gadungan, Pria di Malang Rampas Mobil Innova Saat Test Drive

Wabup Gresik Ingatkan Tawuran Sahur, Sekaligus Sosialisasikan Layanan Darurat 112

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

BERITA LAINNYA

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Babinsa Kodim Blora Dampingi Petani Panen Padi di Tunjungan

Kasdim Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial di Kunduran

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved