email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Art Camp Lengger Bicara 2025 Gaet 6 Negara, Banyumas Buka Pintu Budaya ke Dunia

by Redaksi Javasatu
22 Juni 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Festival Lengger Bicara 2025 mencetak sejarah baru. Tak lagi sekadar panggung pertunjukan lokal, kini festival ini melangkah ke level internasional lewat gelaran Art Camp 2025 yang diikuti peserta dari enam negara.

(Foto: Ist)

Acara yang berlangsung selama tiga hari, 20-22 Juni 2025 di Banyumas, ini menghadirkan delegasi dari Jepang, Thailand, Pakistan, Bangladesh, Sudan, dan Indonesia.

Direktur Art Camp 2025, Nisa Roiyasa, mengatakan, program ini dirancang bukan hanya untuk mempertontonkan seni, tapi menjadi ruang edukasi dan dialog lintas budaya.

“Art Camp adalah pengembangan dari semangat Lengger Bicara. Kalau dulu hanya satu hari, sekarang jadi tiga hari, dengan peserta dari berbagai negara belajar budaya Banyumas lebih dalam,” kata Nisa Roiyasa, Minggu (22/6/2025).

Tantangan Tradisi di Era Digital

Menurut Nisa, Lengger sebagai kesenian khas Banyumas menghadapi tantangan berat di tengah gempuran hiburan modern dan minimnya regenerasi seniman muda.

Lanjut dia, banyak nilai-nilai filosofis dan pakem tradisi yang mulai tergerus zaman. Kesenian ini pun mesti beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.

“Seringkali ilmu dari para maestro tidak tersampaikan secara menyeluruh ke generasi baru. Padahal di situlah ruhnya,” ujar Nisa.

BacaJuga :

Curanmor di Kos Purwokerto Selatan Banyumas, Pelaku Dibekuk

Polresta Banyumas Bongkar Sindikat Pemerasan Bermodus Penjebakan Narkoba

Jembatan Budaya dan Regenerasi

Ia menegaskan, Art Camp hadir sebagai strategi menjembatani warisan budaya dengan tantangan masa kini. Peserta tak hanya belajar gerakan tari Lengger, tapi juga mendalami sejarah, filosofi, dan musik pengiringnya.

“Lewat proses intensif, festival ini mendorong munculnya seniman muda baru yang siap meneruskan estafet kesenian Lengger,” ujar dia.

Salah satu peserta asal Bangladesh, Abul Kalam, mengaku terkesan dengan pengalaman mengikuti Art Camp.

Mahasiswa pascasarjana yang tinggal di Banyumas itu mengaku mendapatkan perspektif baru tentang budaya Indonesia.

“Acara ini luar biasa. Saya belajar banyak soal tari tradisional. Panitia dan masyarakat juga sangat ramah,” ucap Abul.

Lengger Menari di Panggung Global

Partisipasi internasional membuktikan daya tarik global kesenian Banyumas. Dengan pendekatan yang inklusif dan edukatif, Lengger tak sekadar bertahan, ia tumbuh sebagai diplomasi budaya yang hidup.

Art Camp menjadi momentum penting bagi Lengger Bicara untuk naik kelas: dari festival lokal menjadi simpul budaya global. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Lengger

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu Sasar Miras, Judi hingga Prostitusi

Mudik Gratis Gresik 2026 Dibuka, Kuota 750 Orang dan 7 Rute ke Jatim

MUI Kecamatan Gresik Gandeng Takmir Al Istiqomah, Siapkan Program Pembinaan Umat

Setahun Beroperasi, RSUD Gresik Sehati Catat Lonjakan Pasien hingga 100 Persen

Zulhas di Unira Malang: Ketahanan Pangan Kunci Kedaulatan Bangsa

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

Solusi Tumpukan Sampah, Landfill Mining TPA Ngipik Gresik Resmi Beroperasi

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Edukasi Siswa SMA NU 2

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Polisi Selidiki Robohnya Kandang Ayam Tewaskan 2 Orang di Wonosari Malang

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

Awal Periode Kedua, Mas Dhito Perkuat Pelayanan Publik di Tengah Efisiensi Rp265 Miliar

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

BKPSDM Kota Kediri Sosialisasikan PUSDASIP 2026 Berbasis RHK dan IKI

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d