JAVASATU.COM-GRESIK- Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik menggelar razia ke warung kopi (warkop) yang menyediakan minuman keras (miras) dan pekerja seks komersial (PSK). Petugas telah mengamankan pria dan wanita saat telanjang di dalam kamar warkop.

Kepala Bidang (Kabid) Trantibun Satpol PP Gresik, Sulyono mengatakan, ada laporan dari warga setempat di wilayah Utara Gresik. Kemudian Satpol PP Gresik langsung menindak lokasi warkop yang menjual miras dan PSK di wilayah Utara Gresik.
Dia membeberkan, di Desa Lowayu dan Surowiti, Kecamatan Dukun Gresik terdapat 8 perempuan sebagai pramusaji dan sepasang pria dan perempuan di dalam kamar dalam keadaan telanjang di salah satu warkop.
Sulyono menerangkan, kurang lebih terdapat 4 kamar di dalam warkop baik di wilayah Dukun maupun di wilayah Panceng dengan dugaan tempat prostitusi.
“Pada pukul 15.40 WIB di Desa Surowati anggota Satpol PP Gresik bersama pemilik warkop mengecek kamar dan melihat pria paruh baya telanjang di dalam kamar serta perempuan dengan keadaan sama – sama telanjang dan langsung diamankan,”kata Sulyono, Selasa (22/3/2022).
Lebih lanjut, Sulyono menjelaskan bukan hanya PSk saja tetapi di tempat tersebut juga ditemukan Miras jenis bir putih, bir hitam, anggur merah dan arak.
Selain itu perempuan – perempuan setengah baya yang nongkrong di depan warkop masing – masing.
“Saat melakukan operasi tersebut melihat perempuan yang melarikan diri ke sawah dan terjadi pengejaran dengan anggota serta akhirnya diamankan juga,”ujarnya.
Nah untuk dua sepasang di dalam kamar yang tidak memakai baju, Sulyono menegaskan, langsung diamankan di Mako Satpol PP Gresik yaitu Siti Sumarsih dan Sanusi asal dari Desa Lowayu Panceng.
“Setelah itu dibawa ke Mako Satpol PP mereka di data dan membuat surat pernyataan agar tidak melakukan kembali perbuatan tersebut. Habis itu langsung dibawa ke selter Dinsos Cerme untuk dilakukan pembinaan dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Alun – alun Gresik,” urai Sulyono.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Gresik, Suprapto mengatakan, selama perjalanan ke Mako Satpol PP Gresik melakukan penyisiran di deretan kafe yang berada di Jalan Tri Darma tepatnya di depan kantor Rafi Vision dan selanjut melakukan penyisiran area.
“Ada beberapa pramusaji berhamburan lari, namun tetap bisa dikendalikan dan juga dibawa ke mako untuk dilakukan pembinaan. Selanjutnya guna meminimalisir adanya praktik prostitusi dan mencegah maraknya peredaran miras di Kabupaten Gresik” ungkapnya.
“Untuk itu kita pemantau dan evaluasi juga menindak lanjuti dari pengaduan masyarakat Gresik. Berharap saya akan terus mengadakan operasi untuk menjelang bulan Ramadhan tahun ini dapat dilaksanakan dengan baik serta benar – benar menjauhkan diri dari perbuatan yang tercela tersebut,” ujarnya.
Terhimpun, sejumlah nama yang diamankan Satpol PP Gresik yaitu Selfi Pancarina, Juniati, Rina, Sriyem, Sutini, Dwi Iriyani, Siti Sumarsih, Jumiati, Kasmini dan Novita Arma Atus Sholikhah. Kemudian miras jenis arak ada 4 botol, bir hitam ada 4 botol, bir putih ada 6 botol dan anggur merah 5 botol. (Bas/Saf)