email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 19 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kawah Ijen, Pesona Api Biru dan Keindahan Alam

by Redaksi Javasatu
3 Oktober 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menakjubkan di Jawa Timur, terutama terkenal dengan fenomena api biru yang hanya bisa ditemukan di beberapa tempat di dunia.

Kawah Ijen. (Foto: instagram/@hajar_prasetyo)

Gunung berapi ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, tetapi juga pengalaman mendaki yang penuh tantangan.

Fenomena api biru di Kawah Ijen adalah salah satu daya tarik utama bagi para wisatawan.

Api biru ini dihasilkan dari gas belerang yang terbakar ketika bersentuhan dengan oksigen pada suhu tinggi.

Keajaiban alam ini hanya bisa dilihat pada malam hari, menjelang subuh, ketika suasana sekitar masih gelap.

Banyak wisatawan yang rela mendaki malam-malam hanya untuk menyaksikan fenomena ini yang begitu mempesona.

Selain api biru, Kawah Ijen juga dikenal dengan danau kawahnya yang berwarna hijau toska. Danau ini merupakan salah satu danau asam terbesar di dunia.

BacaJuga :

Gresik Universal Science Hadir, Wisata Edukasi Digital Interaktif untuk Anak dan Keluarga

Wisata Jip Segoro Kidul Jadi Ikon Baru Malang Selatan

Keindahan air danau yang tenang dan berwarna mencolok sangat kontras dengan lanskap gunung di sekitarnya, menciptakan pemandangan yang sangat memikat.

Meskipun terlihat indah, danau ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi, sehingga wisatawan dilarang untuk mendekatinya.

Di Kawah Ijen, wisatawan juga bisa melihat langsung para penambang belerang yang setiap hari mengangkut belerang dari dasar kawah.

Mereka bekerja keras dengan membawa belerang seberat puluhan kilogram melewati medan yang terjal.

Pemandangan ini memberikan gambaran tentang kehidupan keras para penambang yang bergantung pada kekayaan alam di kawasan tersebut.

Untuk menikmati Kawah Ijen dengan maksimal, waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau, yaitu antara bulan Juni hingga September.

Pengunjung juga harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti menggunakan masker gas, pakaian tebal, serta sepatu yang nyaman untuk mendaki.

Perjalanan menuju puncak Kawah Ijen membutuhkan fisik yang prima karena medan yang curam dan berdebu. (Red)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kawah Ijen
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Gresik, 1.000 Peserta Tampilkan Harmoni Toleransi

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

Remisi Nyepi Lapas Malang, Tiga Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved