email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puthuk Panggang Welut, Penuh Spot Apik Untuk Piknik

by Julian Sukrisna
16 Februari 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MOJOKERTO- Namanya adalah Wisata Puthuk Panggang Welut, berada di Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Lokasinya bisa dicapai menggunakan kendaraan apapun karena berada tepat di pinggir jalan raya beraspal mulus.

Loket relatif murah, yakni hanya Rp. 5.000,- per orang. Sedangkan biaya parkir seharga Rp. 5.000,- per motor. Bagi pengguna motor, Anda bisa memarkirkannya ke tempat parkir yang aman dari terpaan sinar matahari dan hujan, tidak jauh dari pos jaga loket masuk.

Akses jalan yang layak. Nyaman dibuat jalan santai menikmati hutan pinus. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Sepanjang Anda berjalan di jalur wisata ini, pandangan Anda takkan lepas dari hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi. Tidak hanya itu, beberapa properti hiasan menarik di jalan bakal menggoda Anda untuk berhenti sejenak hanya untuk berswa foto.

Medan jalan yang naik turun di tempat wisata ini lumayan menguras tenaga. Eits, tapi jangan khawatir, banyak fasilitas pelengkap di sini sebagai tempat istirahat. Mulai dari tempat duduk, gazebo, bahkan terdapat juga warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.

Vira, salah seorang pengunjung wisata ini menyampaikan bahwa ada peningkatan-peningkatan fasilitas yang lebih baik. Terutama semakin banyaknya spot untuk berfoto.

Spot foto unik dan menarik. Cocok sebagai tempat berswafoto. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

“Kondisi wisata nogosari sekarang sudah bagus, jalanannya juga bagus meskipun di dalam hutan tapi tidak licin, banyak spot foto dan bermain yang luas, jadi tidak bosan,” ujar Vira.

Secara umum dan berurutan dari loket masuk, wisata ini terdiri dari beberapa bagian. Pertama ada tempat berkemah, tempat bersantai lengkap dengan spot foto, tempat bermain anak, dan terakhir, air terjun.

BacaJuga :

25 Pelajar Tangguh Smelting Ikuti Leadership Camp di Pacet Mojokerto

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Air Terjun Watu Gede dan Coban Curah Watu

Terpaan embun air terjun bakal Anda dapatkan ketika berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. Namun, pastikan kondisi Anda benar-benar mumpuni untuk melintasi anak tangga yang bakal menguras tenaga.

Air terjun Watu Gedhe, berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Di air terjun Watu Gede, lebih cocok untuk berfoto ria. Sedangkan untuk Coban Curah Watu, Anda bisa main air bahkan mandi beramai-ramai karena aman.

Salah seorang pengunjung lainnya, Baiq, mahasiswa asal Lombok, terkesan dengan adanya wisata air terjun yang ada di Puthuk Panggang Welut.

“Saya kaget kalo di wisata ini ada air terjun. Selain itu juga ada tempat camping juga. Pokoknya keren dan rekomendasi banget.” jelas Baiq.

Cobarn Curah Watu, pemandangan menyegarkan lainnya. Bisa mandi di sini. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Dan untuk menuju kedua air terjun ini, tidak perlu bayar lagi ya, karena sudah menjadi bagian dari wanawisata Puthuk Panggang Welut.

Memang, banyak titik-titik menarik di wisata Puthuk Panggang Welut ini yang menjadi sudut pemotretan yang layak diabadikan. Mulai dari nuansa hijaunya alam, kata-kata unik yang tertempel di pohon pinus, bahkan ada pemandangan hamparan bukit dan air terjun.

Awal Muncul Wisata Puthuk Panggang Welut

Melansir situs Rakyat Jelata, wisata ini muncul atas inisiatif antara mahasiswa UNESA dengan Karang Taruna Desa Nogosari di tahun 2017. Dan juga, merupakan inisiasi Kemenristekdikti bersama Pemdes Nogosari yang menghasilkan penggunaan program hibah Dana Desa untuk mengelola wisata Asking Forest.

Nuansa hutan pinus, kemitraan Perhutani dengan LMDH setempat. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Penamaan Puthuk Panggang Welut tak lepas dari keberadaan bukit setempat yang bernama Panggang Welut. Secara keseluruhan, wilayah wana wisata ini seluas kisaran 10 hektar.

Wisata Puthuk Panggang Welut ini merupakan wisata dengan pola kemitraan Perhutani dengan LMDH Rimba Lestari Sejati, Desa Nogosari, Kecamatan Pacet.(Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: hutan pinusKabupaten Mojokertokecamatan pacetWisata

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

300 Anak Yatim di Gresik Belanja Baju Lebaran Bareng Bupati dan BAZNAS

Korban Membaik, Situasi Panceng Kondusif Usai Penusukan

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Nurul Hayat Gresik Berbagi untuk Tukang Becak di Ramadan

Kapolres Gresik Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah, Sepakat Damai

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Curi Scoopy di Kos Karangploso, Pelaku Tertangkap Saat Transaksi COD

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

SIM Santri Trendi Hadir di Gresik Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER HARI INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Promo Idulfitri 2026, Juwita Guest House Kota Batu Diskon Rp50 Ribu per Kamar

BERITA LAINNYA

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved