email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 25 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puthuk Panggang Welut, Penuh Spot Apik Untuk Piknik

by Julian Sukrisna
16 Februari 2022

JAVASATU.COM-MOJOKERTO- Namanya adalah Wisata Puthuk Panggang Welut, berada di Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Lokasinya bisa dicapai menggunakan kendaraan apapun karena berada tepat di pinggir jalan raya beraspal mulus.

Loket relatif murah, yakni hanya Rp. 5.000,- per orang. Sedangkan biaya parkir seharga Rp. 5.000,- per motor. Bagi pengguna motor, Anda bisa memarkirkannya ke tempat parkir yang aman dari terpaan sinar matahari dan hujan, tidak jauh dari pos jaga loket masuk.

Akses jalan yang layak. Nyaman dibuat jalan santai menikmati hutan pinus. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Sepanjang Anda berjalan di jalur wisata ini, pandangan Anda takkan lepas dari hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi. Tidak hanya itu, beberapa properti hiasan menarik di jalan bakal menggoda Anda untuk berhenti sejenak hanya untuk berswa foto.

Medan jalan yang naik turun di tempat wisata ini lumayan menguras tenaga. Eits, tapi jangan khawatir, banyak fasilitas pelengkap di sini sebagai tempat istirahat. Mulai dari tempat duduk, gazebo, bahkan terdapat juga warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.

Vira, salah seorang pengunjung wisata ini menyampaikan bahwa ada peningkatan-peningkatan fasilitas yang lebih baik. Terutama semakin banyaknya spot untuk berfoto.

Spot foto unik dan menarik. Cocok sebagai tempat berswafoto. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

“Kondisi wisata nogosari sekarang sudah bagus, jalanannya juga bagus meskipun di dalam hutan tapi tidak licin, banyak spot foto dan bermain yang luas, jadi tidak bosan,” ujar Vira.

Secara umum dan berurutan dari loket masuk, wisata ini terdiri dari beberapa bagian. Pertama ada tempat berkemah, tempat bersantai lengkap dengan spot foto, tempat bermain anak, dan terakhir, air terjun.

Air Terjun Watu Gede dan Coban Curah Watu

Terpaan embun air terjun bakal Anda dapatkan ketika berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. Namun, pastikan kondisi Anda benar-benar mumpuni untuk melintasi anak tangga yang bakal menguras tenaga.

Air terjun Watu Gedhe, berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Di air terjun Watu Gede, lebih cocok untuk berfoto ria. Sedangkan untuk Coban Curah Watu, Anda bisa main air bahkan mandi beramai-ramai karena aman.

Salah seorang pengunjung lainnya, Baiq, mahasiswa asal Lombok, terkesan dengan adanya wisata air terjun yang ada di Puthuk Panggang Welut.

“Saya kaget kalo di wisata ini ada air terjun. Selain itu juga ada tempat camping juga. Pokoknya keren dan rekomendasi banget.” jelas Baiq.

BacaJuga :

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Sepi, Termasuk Sunan Giri

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Cobarn Curah Watu, pemandangan menyegarkan lainnya. Bisa mandi di sini. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Dan untuk menuju kedua air terjun ini, tidak perlu bayar lagi ya, karena sudah menjadi bagian dari wanawisata Puthuk Panggang Welut.

Memang, banyak titik-titik menarik di wisata Puthuk Panggang Welut ini yang menjadi sudut pemotretan yang layak diabadikan. Mulai dari nuansa hijaunya alam, kata-kata unik yang tertempel di pohon pinus, bahkan ada pemandangan hamparan bukit dan air terjun.

Awal Muncul Wisata Puthuk Panggang Welut

Melansir situs Rakyat Jelata, wisata ini muncul atas inisiatif antara mahasiswa UNESA dengan Karang Taruna Desa Nogosari di tahun 2017. Dan juga, merupakan inisiasi Kemenristekdikti bersama Pemdes Nogosari yang menghasilkan penggunaan program hibah Dana Desa untuk mengelola wisata Asking Forest.

Nuansa hutan pinus, kemitraan Perhutani dengan LMDH setempat. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Penamaan Puthuk Panggang Welut tak lepas dari keberadaan bukit setempat yang bernama Panggang Welut. Secara keseluruhan, wilayah wana wisata ini seluas kisaran 10 hektar.

Wisata Puthuk Panggang Welut ini merupakan wisata dengan pola kemitraan Perhutani dengan LMDH Rimba Lestari Sejati, Desa Nogosari, Kecamatan Pacet.(Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: hutan pinusKabupaten Mojokertokecamatan pacetWisata

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bapenda Kabupaten Malang Jemput Pajak ASN dengan BMW

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Polres Malang Perketat Patroli Rumah Kosong

Atas Arahan BGN, SPPG di Kota Malang Bakal Hadirkan “Wisata Dapur” MBG 

Kejari Kota Malang Edukasi Pelajar soal Hukum dan Bahaya Cyberbullying

Polresta Malang Kota Rangkul Seniman Mural Cegah Vandalisme

Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Sepi, Termasuk Sunan Giri

Curanmor Gresik Tumbang di Lampu Merah, Diteriaki Maling

Polres Batu: “Pocong Begal” di Malang Raya Hoaks: “Saring sebelum Sharing”

Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Kota Malang, Penyebar Kepanikan Bakal Ditindak

Prev Next

POPULER HARI INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Soft Launching VESTAWIL.ID, Bakorwil Malang Dorong Ekonomi Hijau Jatim

Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

BERITA LAINNYA

Bapenda Kabupaten Malang Jemput Pajak ASN dengan BMW

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Polres Malang Perketat Patroli Rumah Kosong

Atas Arahan BGN, SPPG di Kota Malang Bakal Hadirkan “Wisata Dapur” MBG 

Kejari Kota Malang Edukasi Pelajar soal Hukum dan Bahaya Cyberbullying

Polresta Malang Kota Rangkul Seniman Mural Cegah Vandalisme

Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Wisata Religi di Gresik Sepi, Termasuk Sunan Giri

Curanmor Gresik Tumbang di Lampu Merah, Diteriaki Maling

Polres Batu: “Pocong Begal” di Malang Raya Hoaks: “Saring sebelum Sharing”

Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Kota Malang, Penyebar Kepanikan Bakal Ditindak

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved