email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puthuk Panggang Welut, Penuh Spot Apik Untuk Piknik

by Julian Sukrisna
16 Februari 2022

JAVASATU.COM-MOJOKERTO- Namanya adalah Wisata Puthuk Panggang Welut, berada di Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Lokasinya bisa dicapai menggunakan kendaraan apapun karena berada tepat di pinggir jalan raya beraspal mulus.

Loket relatif murah, yakni hanya Rp. 5.000,- per orang. Sedangkan biaya parkir seharga Rp. 5.000,- per motor. Bagi pengguna motor, Anda bisa memarkirkannya ke tempat parkir yang aman dari terpaan sinar matahari dan hujan, tidak jauh dari pos jaga loket masuk.

Akses jalan yang layak. Nyaman dibuat jalan santai menikmati hutan pinus. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Sepanjang Anda berjalan di jalur wisata ini, pandangan Anda takkan lepas dari hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi. Tidak hanya itu, beberapa properti hiasan menarik di jalan bakal menggoda Anda untuk berhenti sejenak hanya untuk berswa foto.

Medan jalan yang naik turun di tempat wisata ini lumayan menguras tenaga. Eits, tapi jangan khawatir, banyak fasilitas pelengkap di sini sebagai tempat istirahat. Mulai dari tempat duduk, gazebo, bahkan terdapat juga warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.

Vira, salah seorang pengunjung wisata ini menyampaikan bahwa ada peningkatan-peningkatan fasilitas yang lebih baik. Terutama semakin banyaknya spot untuk berfoto.

Spot foto unik dan menarik. Cocok sebagai tempat berswafoto. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

“Kondisi wisata nogosari sekarang sudah bagus, jalanannya juga bagus meskipun di dalam hutan tapi tidak licin, banyak spot foto dan bermain yang luas, jadi tidak bosan,” ujar Vira.

Secara umum dan berurutan dari loket masuk, wisata ini terdiri dari beberapa bagian. Pertama ada tempat berkemah, tempat bersantai lengkap dengan spot foto, tempat bermain anak, dan terakhir, air terjun.

Air Terjun Watu Gede dan Coban Curah Watu

Terpaan embun air terjun bakal Anda dapatkan ketika berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. Namun, pastikan kondisi Anda benar-benar mumpuni untuk melintasi anak tangga yang bakal menguras tenaga.

Air terjun Watu Gedhe, berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Di air terjun Watu Gede, lebih cocok untuk berfoto ria. Sedangkan untuk Coban Curah Watu, Anda bisa main air bahkan mandi beramai-ramai karena aman.

BacaJuga :

Mega Science Center Jatim Park Group, Ada AI hingga Sensasi Jalan di Bulan

Mulai 1 September, Penerbangan TransNusa Singapura Beroperasi di Changi Terminal 4

Salah seorang pengunjung lainnya, Baiq, mahasiswa asal Lombok, terkesan dengan adanya wisata air terjun yang ada di Puthuk Panggang Welut.

“Saya kaget kalo di wisata ini ada air terjun. Selain itu juga ada tempat camping juga. Pokoknya keren dan rekomendasi banget.” jelas Baiq.

Cobarn Curah Watu, pemandangan menyegarkan lainnya. Bisa mandi di sini. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Dan untuk menuju kedua air terjun ini, tidak perlu bayar lagi ya, karena sudah menjadi bagian dari wanawisata Puthuk Panggang Welut.

Memang, banyak titik-titik menarik di wisata Puthuk Panggang Welut ini yang menjadi sudut pemotretan yang layak diabadikan. Mulai dari nuansa hijaunya alam, kata-kata unik yang tertempel di pohon pinus, bahkan ada pemandangan hamparan bukit dan air terjun.

Awal Muncul Wisata Puthuk Panggang Welut

Melansir situs Rakyat Jelata, wisata ini muncul atas inisiatif antara mahasiswa UNESA dengan Karang Taruna Desa Nogosari di tahun 2017. Dan juga, merupakan inisiasi Kemenristekdikti bersama Pemdes Nogosari yang menghasilkan penggunaan program hibah Dana Desa untuk mengelola wisata Asking Forest.

Nuansa hutan pinus, kemitraan Perhutani dengan LMDH setempat. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Penamaan Puthuk Panggang Welut tak lepas dari keberadaan bukit setempat yang bernama Panggang Welut. Secara keseluruhan, wilayah wana wisata ini seluas kisaran 10 hektar.

Wisata Puthuk Panggang Welut ini merupakan wisata dengan pola kemitraan Perhutani dengan LMDH Rimba Lestari Sejati, Desa Nogosari, Kecamatan Pacet.(Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: hutan pinusKabupaten Mojokertokecamatan pacetWisata

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Menhan Beri Pesan Khusus ke Prajurit Yonif TP 339 di Ujungjaya Sumedang

Cek Pavingisasi Pokir di Banjararum, Syaiful Rosyid Minta Warga Ikut Awasi

Nelayan Ujungpangkah Gresik Diingatkan Keselamatan Melaut

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Prev Next

POPULER HARI INI

SOR Baribis Majalengka Tetap Dibangun, Desain Digeser 20 Meter karena Sesar

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Menhan Beri Pesan Khusus ke Prajurit Yonif TP 339 di Ujungjaya Sumedang

Cek Pavingisasi Pokir di Banjararum, Syaiful Rosyid Minta Warga Ikut Awasi

Nelayan Ujungpangkah Gresik Diingatkan Keselamatan Melaut

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved