email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 8 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puthuk Panggang Welut, Penuh Spot Apik Untuk Piknik

by Julian Sukrisna
16 Februari 2022

JAVASATU.COM-MOJOKERTO- Namanya adalah Wisata Puthuk Panggang Welut, berada di Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Lokasinya bisa dicapai menggunakan kendaraan apapun karena berada tepat di pinggir jalan raya beraspal mulus.

Loket relatif murah, yakni hanya Rp. 5.000,- per orang. Sedangkan biaya parkir seharga Rp. 5.000,- per motor. Bagi pengguna motor, Anda bisa memarkirkannya ke tempat parkir yang aman dari terpaan sinar matahari dan hujan, tidak jauh dari pos jaga loket masuk.

Akses jalan yang layak. Nyaman dibuat jalan santai menikmati hutan pinus. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Sepanjang Anda berjalan di jalur wisata ini, pandangan Anda takkan lepas dari hamparan pohon pinus yang menjulang tinggi. Tidak hanya itu, beberapa properti hiasan menarik di jalan bakal menggoda Anda untuk berhenti sejenak hanya untuk berswa foto.

Medan jalan yang naik turun di tempat wisata ini lumayan menguras tenaga. Eits, tapi jangan khawatir, banyak fasilitas pelengkap di sini sebagai tempat istirahat. Mulai dari tempat duduk, gazebo, bahkan terdapat juga warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.

Vira, salah seorang pengunjung wisata ini menyampaikan bahwa ada peningkatan-peningkatan fasilitas yang lebih baik. Terutama semakin banyaknya spot untuk berfoto.

Spot foto unik dan menarik. Cocok sebagai tempat berswafoto. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

“Kondisi wisata nogosari sekarang sudah bagus, jalanannya juga bagus meskipun di dalam hutan tapi tidak licin, banyak spot foto dan bermain yang luas, jadi tidak bosan,” ujar Vira.

Secara umum dan berurutan dari loket masuk, wisata ini terdiri dari beberapa bagian. Pertama ada tempat berkemah, tempat bersantai lengkap dengan spot foto, tempat bermain anak, dan terakhir, air terjun.

BacaJuga :

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Gresik Universal Science Hadir, Wisata Edukasi Digital Interaktif untuk Anak dan Keluarga

Air Terjun Watu Gede dan Coban Curah Watu

Terpaan embun air terjun bakal Anda dapatkan ketika berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. Namun, pastikan kondisi Anda benar-benar mumpuni untuk melintasi anak tangga yang bakal menguras tenaga.

Air terjun Watu Gedhe, berada di ujung jalan dari wisata Puthuk Panggang Welut. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Di air terjun Watu Gede, lebih cocok untuk berfoto ria. Sedangkan untuk Coban Curah Watu, Anda bisa main air bahkan mandi beramai-ramai karena aman.

Salah seorang pengunjung lainnya, Baiq, mahasiswa asal Lombok, terkesan dengan adanya wisata air terjun yang ada di Puthuk Panggang Welut.

“Saya kaget kalo di wisata ini ada air terjun. Selain itu juga ada tempat camping juga. Pokoknya keren dan rekomendasi banget.” jelas Baiq.

Cobarn Curah Watu, pemandangan menyegarkan lainnya. Bisa mandi di sini. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Dan untuk menuju kedua air terjun ini, tidak perlu bayar lagi ya, karena sudah menjadi bagian dari wanawisata Puthuk Panggang Welut.

Memang, banyak titik-titik menarik di wisata Puthuk Panggang Welut ini yang menjadi sudut pemotretan yang layak diabadikan. Mulai dari nuansa hijaunya alam, kata-kata unik yang tertempel di pohon pinus, bahkan ada pemandangan hamparan bukit dan air terjun.

Awal Muncul Wisata Puthuk Panggang Welut

Melansir situs Rakyat Jelata, wisata ini muncul atas inisiatif antara mahasiswa UNESA dengan Karang Taruna Desa Nogosari di tahun 2017. Dan juga, merupakan inisiasi Kemenristekdikti bersama Pemdes Nogosari yang menghasilkan penggunaan program hibah Dana Desa untuk mengelola wisata Asking Forest.

Nuansa hutan pinus, kemitraan Perhutani dengan LMDH setempat. (Foto: J Krisna/Javasatu.com)

Penamaan Puthuk Panggang Welut tak lepas dari keberadaan bukit setempat yang bernama Panggang Welut. Secara keseluruhan, wilayah wana wisata ini seluas kisaran 10 hektar.

Wisata Puthuk Panggang Welut ini merupakan wisata dengan pola kemitraan Perhutani dengan LMDH Rimba Lestari Sejati, Desa Nogosari, Kecamatan Pacet.(Krs)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: hutan pinusKabupaten Mojokertokecamatan pacetWisata

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Jagung Jadi Andalan Gresik Utara, Panceng Disiapkan Jadi Lumbung Pangan

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

718 Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Diterjunkan di Gresik, Usung Program SDGs

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Pemkab Bojonegoro Tata Ulang Kota, Ini Rencana Besarnya

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

18 Januari 2026 Legenda Sepak Bola Indonesia akan “Bentrok” di Malang

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Dandim 0721/Blora Lepas 34 Prajurit Purna Tugas

Apresiasi Tokoh Lintas Agama Warnai Sukses Operasi Lilin Candi 2025 di Jateng

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Petani Lereng Gunung Sindoro Kompak Jaga Hutan Lewat Syukuran Panen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved