email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tradisi Kolak Ayam Sanggring di Gresik Bertahan 5 Abad

by Sudasir Al Ayyubi
12 Maret 2026

JAVASATU.COM- Tradisi Kolak Ayam Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, terus bertahan hingga lebih dari lima abad dan masih dilestarikan masyarakat setiap bulan Ramadan.

(Foto: ist)

Tradisi kuliner bernilai sejarah tersebut kembali digelar di area Masjid Jami’ Sunan Dalem. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bahkan meninjau langsung proses pengolahan kolak ayam yang menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat setempat, Kamis (12/3/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu mengatakan tradisi Sanggring merupakan warisan budaya Islam yang telah berusia sekitar lima abad. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan kuliner, tetapi juga simbol penghormatan terhadap sejarah dakwah Islam di wilayah Gresik.

Tradisi ini berkaitan dengan sejarah Sunan Dalem, putra dari Sunan Giri, yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam di pesisir utara Jawa pada sekitar tahun 1541 Masehi.

“Tradisi kolak ayam ini merupakan bentuk apresiasi dan upaya melestarikan budaya peninggalan Sunan Dalem,” ujar Gus Yani.

Ia menjelaskan, sejarah kolak ayam bermula dari kebiasaan Sunan Dalem yang memasak hidangan tersebut sebagai obat saat mengalami sakit ketika membangun masjid di Desa Gumeno. Resep tersebut kemudian dipercaya memiliki khasiat dan terus diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Selain menjaga nilai sejarah, pemerintah daerah juga mendorong generasi muda untuk mengenal tradisi tersebut agar tetap bertahan di tengah perkembangan Kabupaten Gresik sebagai kawasan industri.

BacaJuga :

Halalbihalal FKPQ Cerme, Guru TPQ Didorong Tertib Data dan Tingkatkan Kualitas

Bedah Buku di Universitas Islam Al Azhar Gresik, BEM Dorong Integrasi Ilmu dan Nilai Keislaman

Tradisi Kolak Ayam Sanggring sendiri telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTbI) pada 2019 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Setiap malam ke-23 Ramadan, masyarakat Desa Gumeno secara gotong royong memasak kolak ayam dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada warga dan tamu yang hadir.

Pada Ramadan tahun ini, panitia menyiapkan bahan dalam jumlah besar, antara lain 240 ekor ayam, 225 kilogram bawang daun, 525 butir kelapa, 650 kilogram gula merah, serta 50 kilogram jinten bubuk.

Dari bahan tersebut, sekitar 3.000 porsi Kolak Ayam Sanggring disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari tradisi yang telah berlangsung lebih dari 500 tahun tersebut. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa GumenoKabupaten GresikKecamatan ManyarKolak AyamkulinerTradisi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Halalbihalal FKPQ Cerme, Guru TPQ Didorong Tertib Data dan Tingkatkan Kualitas

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Bedah Buku di Universitas Islam Al Azhar Gresik, BEM Dorong Integrasi Ilmu dan Nilai Keislaman

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Bupati Wonosobo: Budaya Asal Share Picu Ledakan Hoaks

MCC Disebut Bukan Beban APBD, Praktisi: Investasi Ekosistem Kreatif Kota Malang 

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Perputaran Ekonomi MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 Tembus Rp20 Miliar

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

BERITA LAINNYA

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Bupati Wonosobo: Budaya Asal Share Picu Ledakan Hoaks

Dari Serangan ke Pengungsian, Warga Sinak Diberi Bantuan

Wartawan Wali Sembilan Konsolidasi di Demak, Perkuat Soliditas Lintas Daerah

Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati, Tujuh Remaja Diamankan

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d