email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Graduasi KPM PKH di UB, Mensos Saifullah Yusuf: “Penanganan Kemiskinan Harus Terarah, Terpadu, dan Berkelanjutan”

by Julian Sukrisna
2 Mei 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui pendekatan berbasis data tunggal dan pemberdayaan berkelanjutan. Hal itu disampaikan dalam prosesi graduasi 500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Malang, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2025.

“Presiden ingin penanganan kemiskinan itu seperti perintah undang-undang, yaitu terarah, terpadu, dan berkelanjutan,” ujar Saifullah Yusuf.

500 keluarga penerima manfaat (KPM) menjalani graduasi di Universitas Brawijaya Malang. (Foto: Julian S/Javasatu.com)

Ia menekankan bahwa proses graduasi tidak boleh hanya bersifat simbolis. Setiap KPM yang dinyatakan lulus telah melalui proses pendampingan dan verifikasi menyeluruh, termasuk pekerjaan, pendapatan, hingga kebutuhan lanjutan.

“Kami tidak ingin hanya seremonial. Semua yang digraduasi hari ini ada profilnya. Kita dampingi terus, tidak dilepas begitu saja,” lanjutnya.

Program graduasi ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk menghapus kemiskinan ekstrem, dimulai dengan perbaikan sistem data. Pemerintah kini menggunakan data tunggal sosial ekonomi nasional yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga semua kementerian dan daerah merujuk pada satu sumber yang sama.

“Kota atau provinsi tidak boleh punya data sendiri. Data ini dinamis, dan kita sedang pastikan keberadaan 7 juta penduduk yang NIK-nya tidak aktif,” jelasnya.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf. (Foto: Julian S/Javasatu.com)

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan kampus untuk bersinergi dengan pemerintah, khususnya dalam mendukung program sosial berbasis pemberdayaan.

“Kami di kampus tidak ingin hanya menjadi menara gading, tetapi langsung berdampak kepada masyarakat. UB memiliki banyak teknologi tepat guna yang bisa dimanfaatkan oleh para wisudawan sosial,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan tidak terbatas pada ruang kelas, tetapi berlangsung sepanjang hayat.

BacaJuga :

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

“Belajar itu dari lahir sampai meninggal. Hari ini, Bapak Ibu telah lulus dari sekolah kehidupan. Kami ucapkan selamat,” tambahnya.

Acara ini momen kolaborasi nyata antara negara dan lembaga pendidikan dalam memperkuat ketahanan sosial, menghapus kemiskinan ekstrem, serta memaknai Hari Pendidikan Nasional dengan langkah konkret. (Jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: KPMMenteri SosialpkhSaifullah YusufUniversitas Brawijaya

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

BERITA LAINNYA

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved