email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

by Ichwan Efendi
26 Februari 2026

JAVASATU.COM- Sekretaris Jenderal Gerakan Indonesia Berani Maju (GIBM), Sutanto, SH, menyatakan penolakan tegas terhadap rencana impor 105.000 unit kendaraan operasional dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Nilai kontrak pengadaan tersebut disebut mencapai Rp24,66 triliun.

Sekretaris Jenderal Gerakan Indonesia Berani Maju (GIBM), Sutanto, SH. (Credit: GIBM)

Sutanto mendesak Presiden dan DPR RI segera mengintervensi serta membatalkan rencana pembelian kendaraan pikap dan truk dari produsen India, yakni Mahindra dan Tata Motors, yang diperuntukkan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Kami meminta Presiden dan pimpinan DPR RI menghentikan proses ini. Jangan sampai anggaran negara atau dana atas nama rakyat desa justru memperkuat industri otomotif negara lain,” kata Sutanto kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, kebijakan impor tersebut bertentangan dengan semangat kemandirian ekonomi nasional dan penguatan industri dalam negeri.

Sutanto memaparkan sedikitnya empat alasan penolakan. Pertama, Indonesia dinilai memiliki industri otomotif dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) tinggi yang mampu memproduksi kendaraan sejenis. Mengimpor produk luar saat kapasitas nasional tersedia disebut sebagai bentuk pengabaian terhadap industri dan tenaga kerja lokal.

Kedua, nilai proyek Rp24,66 triliun dinilai seharusnya menjadi stimulus bagi manufaktur nasional. Dana sebesar itu diyakini mampu mendorong penciptaan lapangan kerja baru serta menggerakkan rantai pasok usaha kecil dan menengah sektor otomotif.

Ketiga, aspek layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang dinilai krusial, terutama untuk operasional di desa. Produk dalam negeri disebut telah memiliki jaringan distribusi dan servis yang lebih merata dibandingkan merek impor yang infrastrukturnya belum sepenuhnya menjangkau daerah pelosok.

Keempat, rencana impor massal ini dianggap tidak sejalan dengan semangat kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang selama ini digaungkan pemerintah.

Sutanto menegaskan, GIBM akan terus mengawal kebijakan tersebut. Saat ini, organisasi itu mengklaim telah memiliki kepengurusan di 15 provinsi dan 42 kabupaten/kota.

BacaJuga :

Ngaku Setor Rp40 Juta ke Juru Ukur BPN, Pemilik Lahan di Pandanwangi Malang Ancam Lapor Polisi

Adian Kritik Dapur MBG, Mitra BGN di Malang Hanan Djalil Minta PDIP Tak Asal Bicara

“Kami akan memantau isu ini sampai ada kepastian bahwa kebutuhan kendaraan operasional desa dipenuhi oleh produk karya anak bangsa demi kedaulatan ekonomi nasional,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PT Agrinas Pangan Nusantara terkait desakan pembatalan kontrak tersebut. (ich/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: GIBM

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gresik Perkuat Link and Match Vokasi-Industri

Jusuf Rizal Terpilih Aklamasi Pimpin FSPTSI-KSPSI 2026-2031

Fahem ‘Aku dan Dirimu’, Lagu Tentang Cinta yang Tumbuh dari Perbedaan

Ngaku Setor Rp40 Juta ke Juru Ukur BPN, Pemilik Lahan di Pandanwangi Malang Ancam Lapor Polisi

Adian Kritik Dapur MBG, Mitra BGN di Malang Hanan Djalil Minta PDIP Tak Asal Bicara

Cerita Kota Malang Diburu Lewat Lensa 50 Kreator Muda

Sepak Bola Pererat Polres Malang dan Wartawan di Hari Bhayangkara

Kota Malang Luncurkan Rumah PIJAR, Perkuat Pendampingan Disabilitas Mental

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

Ngaku Bawa Sajam untuk Foto-foto di Acara Silat, Dua Pemuda di Malang Jadi Tersangka

Prev Next

POPULER HARI INI

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Diaspora Indonesia di Belanda Deklarasikan Blok Politik Alternatif

Ngaku Setor Rp40 Juta ke Juru Ukur BPN, Pemilik Lahan di Pandanwangi Malang Ancam Lapor Polisi

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

BERITA LAINNYA

Gresik Perkuat Link and Match Vokasi-Industri

Jusuf Rizal Terpilih Aklamasi Pimpin FSPTSI-KSPSI 2026-2031

Fahem ‘Aku dan Dirimu’, Lagu Tentang Cinta yang Tumbuh dari Perbedaan

Ngaku Setor Rp40 Juta ke Juru Ukur BPN, Pemilik Lahan di Pandanwangi Malang Ancam Lapor Polisi

Adian Kritik Dapur MBG, Mitra BGN di Malang Hanan Djalil Minta PDIP Tak Asal Bicara

Cerita Kota Malang Diburu Lewat Lensa 50 Kreator Muda

Sepak Bola Pererat Polres Malang dan Wartawan di Hari Bhayangkara

Kota Malang Luncurkan Rumah PIJAR, Perkuat Pendampingan Disabilitas Mental

Kabupaten Malang 2026 Dapat Benih Tebu Rp40 Miliar, Program Dikawal Ketat

Ngaku Bawa Sajam untuk Foto-foto di Acara Silat, Dua Pemuda di Malang Jadi Tersangka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved