email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 12 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

by Fathur Rohman
12 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Jalan Panglima Sudirman, Kota Kediri, ditutup sementara untuk kendaraan roda empat hingga 18 Agustus 2026. Penutupan dilakukan karena proyek revitalisasi pedestrian memasuki tahap pengerjaan crossing drainase yang dimulai sejak 7 Agustus 2026.

Proyek crossing drainase di Jalan Panglima Sudirman, Kota Kediri, membuat ruas jalan tersebut ditutup sementara untuk kendaraan roda empat hingga 18 Agustus 2026. (Foto: Javasatu.com)

Pekerjaan tersebut dilakukan dengan membongkar saluran bawah jalan atau underdrain untuk meningkatkan kapasitas aliran air dari sisi timur dan barat Jalan Panglima Sudirman menuju Sungai Brantas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, mengatakan saluran yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 2 meter dengan kedalaman efektif tersisa sekitar 50 sentimeter akan ditingkatkan menjadi 2 meter x 2 meter.

“Peningkatan kapasitas saluran ini menjadi langkah strategis untuk memperbaiki sistem drainase di kawasan Jalan Sudirman. Dengan dimensi saluran yang lebih besar, kami berharap aliran air menuju Sungai Brantas menjadi lebih lancar sehingga risiko genangan di kawasan ini dapat diminimalkan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Menurut I Made, peningkatan dimensi saluran diperlukan agar debit air dapat dialirkan lebih optimal, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Pembongkaran saluran juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi struktur eksisting. Metode tersebut dipilih untuk menjaga elevasi sekaligus struktur bangunan yang sudah ada.

“Pembongkaran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi struktur eksisting. Apabila dilakukan secara bertahap atau sebagian-sebagian, justru akan menyulitkan proses penyambungan kembali struktur bangunan. Karena itu, metode yang kami gunakan dipilih agar hasil pekerjaan lebih presisi, kuat, dan sesuai dengan standar teknis,” jelasnya.

Pengerjaan crossing drainase ditargetkan rampung pada 18 Agustus 2026. Namun, jika pekerjaan selesai lebih cepat, ruas jalan akan segera dikembalikan untuk digunakan masyarakat.

I Made meminta masyarakat memahami ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Menurutnya, peningkatan kapasitas drainase merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kediri memperbaiki sistem pengendalian air di kawasan perkotaan.

“Kami memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pekerjaan. Peningkatan drainase ini merupakan investasi infrastruktur untuk menciptakan sistem pengendalian air yang lebih baik, sehingga ke depan kawasan Jalan Sudirman dan sekitarnya memiliki daya tampung yang lebih optimal saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya.

BacaJuga :

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Yuswanto, mengatakan rekayasa lalu lintas diterapkan selama proyek berlangsung berdasarkan permohonan Dinas PUPR sebagai leading sector pembangunan crossing drainase.

Rekayasa lalu lintas berlaku sejak 7 hingga 18 Agustus 2026 atau sekitar 10 hari.

“Ini sesuai dengan permohonan dari Dinas PUPR sebagai leading sectornya pelaksanaan pembangunan crossing drainase di Panglima Sudirman mulai tanggal 7 sampai nanti tanggal 18 Agustus. Kurang lebih 10 hari. Mungkin kalau memang harapannya bisa dipercepat, nanti kalau bisa dipercepat berarti sebelum tanggal tersebut bisa selesai,” katanya.

Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melintas di titik pengerjaan crossing drainase. Sementara kendaraan roda dua masih dapat melintas secara bergantian melalui sisi timur jalan yang belum dibangun.

Petugas Dishub juga disiagakan di lokasi untuk mengatur sistem buka-tutup kendaraan roda dua agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman.

Untuk kendaraan roda empat dari arah selatan, pengendara diarahkan melalui Jalan Brigjen Katamso menuju arah timur. Kendaraan tidak diperkenankan melewati titik proyek.

Namun, kendaraan roda empat yang memiliki kepentingan atau tujuan di kawasan Jalan Panglima Sudirman sebelum lokasi crossing masih diperbolehkan masuk.

“Kalau R4 sendiri nanti sementara ini untuk yang dari arah selatan itu langsung dari Brigjen Katamso kita arahkan ke timur. Jadi tidak kita perkenankan ke sini, nanti terus dia kalau mau mengambil jalur Sultan Agung nggak bisa. Tapi kalau dia mau mengakses yang istilahnya ada berkegiatan di Jalan Panglima Sudirman sebelum crossing ini kita perkenankan,” jelasnya.

Selain itu, arus kendaraan di Jalan Sultan Agung untuk sementara diatur dari arah timur menuju barat. Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan dan memecah antrean kendaraan, khususnya di kawasan Simpang Kili Suci.

Dishub Kota Kediri akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung. Jika kondisi lapangan membutuhkan penyesuaian, pengaturan arus kendaraan akan disempurnakan.

Arief mengimbau masyarakat menyesuaikan rute perjalanan selama masa pengerjaan. Pengguna jalan juga diminta mematuhi arahan petugas dan rambu lalu lintas agar mobilitas tetap aman dan lancar.

“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan selama masa pekerjaan ini. Dengan kerja sama seluruh pengguna jalan dalam mematuhi pengaturan lalu lintas, kami optimistis mobilitas tetap berjalan aman, tertib, dan lancar hingga proyek selesai. Apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, maka ruas jalan akan segera dibuka kembali untuk umum,” pungkasnya. (kur/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinas PUPR Kota KediriInfrastrukturKota KediriPemkot KediriPerbaikan Jalan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Bakorwil Malang Tekankan ASN Tak Sekadar Kerja, tapi Beri Dampak ke Masyarakat

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan

Prev Next

POPULER HARI INI

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

Kapolresta Malang Kota Ajak Aremania-Bonek Ciptakan Iklim Sepak Bola Kondusif

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

6.426 Botol Miras Dimusnahkan Polres Majalengka, Disita dari Warung hingga Gudang

BERITA LAINNYA

BNPB Catat Karhutla di Jawa-Sulawesi per 12 Agustus 2026

Jalan Panglima Sudirman Kediri Ditutup hingga 18 Agustus, Ada Proyek Crossing Drainase

Tradisi Tandak Flores Timur Terancam Putus, Rekaman Jaap Kunst 1930 Jadi Alarm

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

Kota Malang Makin Heterogen, Kapolresta Dorong Kontrol Sosial Diperkuat

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Bakorwil Malang Tekankan ASN Tak Sekadar Kerja, tapi Beri Dampak ke Masyarakat

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved