Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah hingga Desa, Cegah Salah Sasaran

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
14 April 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperketat verifikasi hibah daerah hingga tingkat desa untuk mencegah penyaluran yang tidak tepat sasaran. Langkah ini ditegaskan dalam Sosialisasi Kebijakan Hibah Daerah Tahun Anggaran 2026 di Kantor Bupati Gresik, Selasa (14/4/2026).

Credit: Pemkab Gresik

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan hibah harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan tidak lagi sekadar formalitas dalam penganggaran.

“Hibah harus menjawab kebutuhan riil masyarakat. Tidak boleh ada kesalahan, karena kalau sudah salah, tidak bisa diperbaiki di tengah jalan,” tegasnya.

Penguatan verifikasi dilakukan sejak tahap perencanaan. Setiap usulan hibah wajib melalui proses berjenjang, mulai dari Musrenbang desa dan kecamatan, forum perangkat daerah, hingga penginputan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang kini berjalan lebih terstruktur.

ADVERTISEMENT

Menurut Alif, sistem tersebut sekaligus menutup celah perubahan usulan di luar mekanisme yang sebelumnya menjadi catatan evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhir 2025.

“Dengan sistem yang terstruktur, tidak ada lagi ruang untuk mengubah usulan di luar prosedur yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain aspek administratif, usulan hibah juga wajib selaras dengan arah pembangunan daerah melalui program Nawakarsa serta visi-misi kepala daerah 2025–2030.

Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Gresik juga melakukan seleksi ketat terhadap prioritas pembangunan. Program yang dinilai kurang mendesak atau minim dampak mulai dieliminasi.

“Kita harus berani memilih. Dengan anggaran yang terbatas, kita fokus pada yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Penajaman prioritas tersebut salah satunya diterapkan pada sektor infrastruktur, khususnya jalan lingkungan. Pemerintah mulai mengesampingkan proyek dengan tingkat kerusakan ringan yang tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas warga.

Meski demikian, Pemkab tetap menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur secara bertahap, termasuk melalui program betonisasi jalan desa dan lingkungan.

“Kami ingin ke depan akses jalan di Kabupaten Gresik semakin baik dan merata. Ini target bertahap yang terus kami kejar,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, Suprapto, menyebut sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi hingga tingkat pelaksana di lapangan.

“Kegiatan ini penting agar proses verifikasi dan pengelolaan hibah berjalan sesuai ketentuan hingga level desa,” ujarnya.

Sebanyak 16 Kasi Kesra kecamatan dan 330 Kasi Kesra desa dilibatkan dalam kegiatan ini sebagai garda terdepan dalam memastikan penyaluran hibah tepat sasaran dan sesuai aturan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Gresik memperbaiki tata kelola anggaran sekaligus memastikan setiap rupiah hibah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (bas/nuh)

Tags: HibahKabupaten GresikPemerintah
Previous Post

Musrenbang RKPD Jatim 2027, Wali Kota Kediri Siap Sinkronkan Program Prioritas

Next Post

Pengedar Sabu di Ampelgading Malang Dibekuk, 12 Paket Siap Edar Disita

Related Posts

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren
Pemerintahan

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren

7 November 2026
DPRD Kota Malang Minta PAD Naik Tanpa Tambah Beban Pajak Warga
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Minta PAD Naik Tanpa Tambah Beban Pajak Warga

6 November 2026
Wabup Gresik Minta Perubahan Data SIPD APBD 2027 Diawasi Ketat
Pemerintahan

Wabup Gresik Minta Perubahan Data SIPD APBD 2027 Diawasi Ketat

6 November 2026
Pemkot Malang Terapkan e-BMD, Perketat Pengawasan Aset Daerah
Pemerintahan

Pemkot Malang Terapkan e-BMD, Perketat Pengawasan Aset Daerah

4 November 2026
Pemkab Kediri Prioritaskan Pelayanan Publik dalam APBD 2027
Pemerintahan

Pemkab Kediri Prioritaskan Pelayanan Publik dalam APBD 2027

3 November 2026
Pemkab Kediri Ajukan APBD 2027 Rp 3,147 Triliun, Fokus Ekonomi Kerakyatan
Pemerintahan

Pemkab Kediri Ajukan APBD 2027 Rp 3,147 Triliun, Fokus Ekonomi Kerakyatan

2 November 2026
Next Post
Pengedar Sabu di Ampelgading Malang Dibekuk, 12 Paket Siap Edar Disita

Pengedar Sabu di Ampelgading Malang Dibekuk, 12 Paket Siap Edar Disita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com