JAVASATU.COM- Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Kabupaten Malang 2026 yang digelar pada 24–26 April di GOR Kanjuruhan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, pada Sabtu (25/4/2026), saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Liga Pelajar Competition I, tahun 2026.

Menurutnya, pencak silat memiliki nilai lebih dibanding olahraga lain karena mengandung unsur pendidikan moral dan budaya.
“Pencak silat bukan sekadar olahraga. Ia adalah warisan budaya bangsa yang mengajarkan budi pekerti, disiplin, dan keberanian,” ujar Zia’ul Haq.
Ia menegaskan, Kabupaten Malang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan pencak silat melalui pembinaan sejak usia pelajar.
“Sebagai daerah yang kaya budaya, Kabupaten Malang punya tanggung jawab agar warisan ini tetap hidup di tangan generasi muda,” katanya.
Dalam kejuaraan yang diikuti 987 atlet pelajar ini, aspek pembentukan karakter menjadi fokus utama selain kemampuan teknik bertanding.
“Lewat kejuaraan ini, kita tidak hanya mencari siapa yang paling kuat atau paling cepat. Kita sedang menempa karakter. Menang dengan rendah hati, kalah dengan kepala tegak,” tegasnya.
Zia’ul juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas serta keselamatan selama pertandingan berlangsung.
“Junjung tinggi sportivitas, hormati lawan dan keputusan wasit, serta utamakan keselamatan dengan teknik yang benar,” pesannya.
Kejuaraan ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari panitia, sponsor, hingga pemangku kepentingan di bidang olahraga dan pendidikan di Kabupaten Malang.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan kejuaraan ini. Tanpa dukungan bersama, acara ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dengan jumlah peserta yang besar dan antusiasme tinggi, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan pesilat muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Selamat bertanding. Tunjukkan bahwa pesilat Kabupaten Malang dan Jawa Timur berprestasi, berakhlak, dan berani,” pungkasnya. (saf)