JAVASATU.COM- Cristiano Ronaldo kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Kapten Timnas Portugal itu resmi menjadi pemain tertua yang mencetak gol pada fase gugur Piala Dunia setelah membawa negaranya menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Amerika Serikat, Jumat WIB.

Rekor tersebut semakin menegaskan konsistensi Ronaldo yang tetap mampu tampil kompetitif di usia 41 tahun.
Bagi penggemar yang ingin mengikuti perkembangan turnamen internasional, tigoals live menjadi salah satu sumber informasi yang menghadirkan berita, hasil pertandingan, dan kabar terbaru dari dunia sepak bola.
Selain itu, pecinta sepak bola juga dapat memantau Jadwal Pertandingan Sepak Bola untuk mengetahui agenda laga Piala Dunia 2026 maupun kompetisi internasional lainnya secara lengkap.
Pecahkan Rekor Milik Pepe
Gol yang dicetak Ronaldo ke gawang Kroasia membuat namanya kembali tercatat dalam buku sejarah FIFA. Penyerang veteran tersebut berhasil melampaui rekor yang sebelumnya dipegang rekan setim sekaligus sahabatnya, Pepe, yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia pada usia 39 tahun.
Ronaldo mencatatkan rekor itu dalam penampilan kesembilannya di fase gugur Piala Dunia. Torehan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas dan ketajamannya tetap terjaga meski telah memasuki usia yang tidak lagi muda bagi seorang pesepak bola profesional.
Penalti yang Mengubah Jalannya Laga
Portugal sempat berada dalam posisi tertinggal sebelum akhirnya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-68. Keputusan tersebut diambil wasit setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) terkait pelanggaran pemain Kroasia di dalam kotak penalti.
Sebagai eksekutor utama, Ronaldo menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan kerasnya berhasil mengecoh penjaga gawang Kroasia dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga membangkitkan kepercayaan diri Portugal yang sebelumnya kesulitan menembus pertahanan lawan.
Tetap Berbahaya Hingga Digantikan
Sepanjang pertandingan, Ronaldo terus menjadi ancaman bagi lini belakang Kroasia. Ia beberapa kali mendapatkan peluang mencetak gol, termasuk sebuah situasi yang sempat dianulir karena berada dalam posisi offside.
Pelatih Roberto Martinez kemudian menarik Ronaldo pada menit ke-81 dan memasukkan Ruben Neves sebagai bagian dari strategi menyegarkan permainan. Meski sudah meninggalkan lapangan, pengaruh sang kapten tetap terasa karena Portugal terus menekan hingga menit-menit akhir.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Rafael Leao mengirim umpan matang yang berhasil diselesaikan Goncalo Ramos menjadi gol kemenangan pada masa injury time.
Portugal Siap Hadapi Spanyol
Kroasia sebenarnya sempat mencetak gol pada penghujung laga. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan melalui VAR, gol tersebut dianulir karena terjadi offside sehingga Portugal tetap mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan dramatis tersebut memastikan Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pada fase berikutnya, Selecao das Quinas akan menghadapi rival sesama Semenanjung Iberia, Spanyol, dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
Dengan performa Ronaldo yang masih mampu menciptakan perbedaan serta kepercayaan diri tim yang terus meningkat, Portugal memiliki modal berharga untuk menghadapi salah satu kandidat kuat juara.
Sementara itu, rekor baru yang dicetak Cristiano Ronaldo semakin memperkaya daftar pencapaiannya sebagai salah satu pesepak bola paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia. (arf)