email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 28 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mahasiswa UNIRA Malang Racik Wisata Sumber Duren Kecopokan Berbasis Potensi Lokal

by Nurul Hakim
28 Juli 2026

JAVASATU.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 2 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang membantu warga mengembangkan Wisata Sumber Duren dengan memadukan berbagai potensi lokal di Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Mahasiswa KKN Unira berdiskusi dengan warga setempat. (Foto: Mahasiswa KKN Unira)

Konsep tersebut merangkai potensi alam, aktivitas masyarakat, budaya, UMKM hingga wisata edukasi menjadi pengalaman wisata yang lebih beragam. Salah satu yang ditawarkan yakni edukasi membuat tempe, sehingga wisatawan dapat belajar langsung dari aktivitas masyarakat setempat.

Perwakilan mahasiswa KKN-T UNIRA Malang, Vina Ni’matul Maula, mengatakan proses pengembangan dilakukan dengan memetakan berbagai potensi yang sudah dimiliki masyarakat untuk kemudian dikemas menjadi satu rangkaian wisata.

“Potensi yang ada kami coba petakan dan dipadukan menjadi satu paket wisata. Jadi wisatawan tidak hanya datang menikmati alam, tetapi juga bisa mengikuti aktivitas masyarakat dan mendapatkan pengalaman edukasi,” ujar Vina, Selasa (28/7/2026).

Wisata Sumber Duren nantinya tidak hanya mengandalkan satu objek wisata. Wisatawan dapat menikmati wisata perahu waduk, menginap di homestay warga, memancing, camping hingga mengikuti permainan tradisional.

Potensi ekonomi dan budaya lokal juga dimasukkan dalam konsep tersebut. Pengunjung dapat mengenal kerajinan anyaman, budaya Jawa di Sanggar Seni Candra Kirana serta berbagai produk UMKM masyarakat.

Salah satu daya tarik yang dikembangkan adalah wisata edukasi pembuatan tempe. Wisatawan dapat mengenal proses pembuatan tempe secara langsung sekaligus mengetahui aktivitas produksi yang dilakukan masyarakat.

“Belajar membuat tempe ini menjadi salah satu pengalaman yang kami masukkan dalam konsep paket wisata. Harapannya wisatawan bisa mengenal produk lokal sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat,” jelas Vina.

Konsep wisata berbasis lingkungan juga ikut dimasukkan melalui edukasi pemilahan sampah. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pengalaman belajar mengenai lingkungan, budaya dan kehidupan masyarakat setempat.

Dalam proses pengembangan, mahasiswa KKN-T UNIRA Malang membantu menyusun konsep paket wisata, promosi digital serta memberikan rekomendasi fasilitas pendukung. Beberapa di antaranya papan informasi, penunjuk arah dan spot foto untuk memperkuat pengalaman pengunjung.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sumber Duren, Gatot, mengatakan berbagai aktivitas masyarakat sebenarnya dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata selama dikemas secara kreatif.

“Kalau marketing-nya pintar, hampir semua aktivitas bisa dikemas menjadi paket wisata. Apa pun bisa memiliki nilai jual kalau dikemas dengan baik,” ujar Gatot.

Menurut Gatot, pengembangan wisata tidak harus selalu berorientasi pada pembangunan fisik. Potensi budaya, aktivitas masyarakat dan produk lokal juga bisa menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik wisata.

“Pengembangan desa wisata tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana mengangkat budaya, aktivitas masyarakat, dan produk lokal sebagai bagian dari daya tarik wisata yang berkelanjutan,” jelasnya.

Konsep yang dirancang mahasiswa bersama Pokdarwis, pemerintah desa dan masyarakat tersebut diharapkan dapat menghubungkan berbagai potensi lokal dalam satu pengalaman perjalanan.

BacaJuga :

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Hari Anak Nasional, IKWAM SD Mugeb Gresik Berbagi Perlengkapan Sekolah untuk Anak Jalanan

Dengan konsep itu, wisatawan tidak sekadar datang menikmati alam, tetapi juga dapat berinteraksi dengan masyarakat, mengenal budaya, melihat produk UMKM, mengikuti aktivitas warga dan mendapatkan pengalaman edukasi.

Paket wisata Sumber Duren selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan dan dikelola secara profesional oleh Pokdarwis. Pengelolaan yang lebih terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat Dusun Kecopokan.

Pengembangan berbasis potensi lokal ini juga menjadi upaya menjadikan aktivitas dan kekayaan masyarakat setempat sebagai bagian dari produk wisata, tanpa harus menghilangkan karakter dan kehidupan lokal yang menjadi identitas Sumber Duren. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten MalangKKNpendidikanUnira MalangWisata

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mahasiswa UNIRA Malang Racik Wisata Sumber Duren Kecopokan Berbasis Potensi Lokal

Pemkab Majalengka Dorong Ruang Aman Anak, dari Rumah hingga Dunia Digital

Bakorwil Malang dan Pemkab Malang Percepat Pembangunan Koridor Selatan Jatim

Raih 6 Medali Peparprov, Atlet NPCI Kabupaten Malang Belum Terima Bonus

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Peringati Kudatuli, DPC PDIP Kabupaten Malang: Demokrasi Harus Terus Diperjuangkan

“Warung Pangku” di Gresik Terancam Ditutup, DPRD Segera Panggil Pengelola

The Binals Rilis Single “MOOOOONG!!”, Siap Guncang Kayutangan Malang

Modus Baru Penyelundupan Timah di Belitung, Disamarkan Bersama Oli Bekas dan Burung

Prev Next

POPULER HARI INI

Modus Baru Penyelundupan Timah di Belitung, Disamarkan Bersama Oli Bekas dan Burung

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

The Binals Rilis Single “MOOOOONG!!”, Siap Guncang Kayutangan Malang

“Warung Pangku” di Gresik Terancam Ditutup, DPRD Segera Panggil Pengelola

Bupati Gresik Terima Penghargaan Nasional atas Perlindungan Anak Pekerja Migran

BERITA LAINNYA

Mahasiswa UNIRA Malang Racik Wisata Sumber Duren Kecopokan Berbasis Potensi Lokal

Pemkab Majalengka Dorong Ruang Aman Anak, dari Rumah hingga Dunia Digital

Bakorwil Malang dan Pemkab Malang Percepat Pembangunan Koridor Selatan Jatim

Raih 6 Medali Peparprov, Atlet NPCI Kabupaten Malang Belum Terima Bonus

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Peringati Kudatuli, DPC PDIP Kabupaten Malang: Demokrasi Harus Terus Diperjuangkan

“Warung Pangku” di Gresik Terancam Ditutup, DPRD Segera Panggil Pengelola

The Binals Rilis Single “MOOOOONG!!”, Siap Guncang Kayutangan Malang

Modus Baru Penyelundupan Timah di Belitung, Disamarkan Bersama Oli Bekas dan Burung

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Puma Al Aljun FA Wakili Majalengka di Piala Soeratin U-15 Jawa Barat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved