JAVASATU.COM- MUI Kecamatan Kedamean dinilai sebagai MUI Kecamatan Terbaik di Kabupaten Gresik setelah mencatat puluhan program pelayanan umat. Capaian itu mengiringi terpilihnya kembali KH M. Heri Prianto sebagai Ketua MUI Kedamean untuk masa khidmah 2026-2031.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kecamatan Kedamean di Kantor Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (2/8/2026). Dalam asesmen MUI Kabupaten Gresik, MUI Kedamean tercatat menjalankan 81 kegiatan selama masa khidmah sebelumnya.

Ketua Bidang Ukhuwah dan Hubungan Antar Lembaga MUI Kabupaten Gresik H. Sururi, S.Ag., M.M. mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam menilai kinerja MUI Kedamean.
“Alhamdulillah MUI Kabupaten Gresik menjadi MUI terbaik se-Jawa Timur. Yang membanggakan lagi, dalam asesmen MUI Kabupaten, MUI Kedamean menjadi MUI Kecamatan Terbaik. Tadi saya juga membaca laporan kegiatan yang mencapai 81 kegiatan. Ini luar biasa,” ujar Sururi.
Selama masa khidmah sebelumnya, MUI Kedamean menjalankan sejumlah program pelayanan keagamaan dan sosial. Di antaranya pelatihan salat bersanad, pelatihan pemulasaraan jenazah, pembinaan keagamaan, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Kinerja tersebut menjadi bagian dari upaya MUI Kedamean menjalankan fungsi sebagai khadimul umat atau pelayan umat. Organisasi juga memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan unsur masyarakat dalam menjalankan program keagamaan.
Sementara itu, Sururi meminta MUI Kedamean menerjemahkan program MUI Kabupaten Gresik ke dalam program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Menurutnya, perkembangan Kedamean yang semakin cepat membutuhkan penguatan peran ulama sebagai perekat masyarakat.
“Perkembangan Kedamean begitu cepat. Karena itu MUI harus terus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah agar tetap menjadi perekat umat di tengah dinamika masyarakat,” ungkapnya
KH M. Heri Prianto kembali dipercaya memimpin MUI Kedamean hingga 2031. Sementara Camat Kedamean Irwanto, S.T., M.M. ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan secara ex-officio.
Heri mengatakan amanah tersebut menjadi tanggung jawab bersama. Ia meminta dukungan seluruh pengurus, ulama, pemerintah, dan masyarakat untuk menjalankan program MUI selama lima tahun ke depan.
“Kami tidak akan bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan panjenengan semua untuk membawa amanah ini. Ke depan kita memiliki pekerjaan besar, yaitu mempertahankan Gresik sebagai Kota Santri. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tandas Heri.
Menurut Heri, sinergi antara ulama dan pemerintah selama masa khidmah sebelumnya telah membantu berbagai program MUI berjalan. Ia berharap hubungan tersebut terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin luas.
“Sinergi dengan umara juga terus berjalan dengan baik. Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak. Semoga MUI Kedamean semakin bermanfaat bagi umat dan semakin selaras dengan pemerintah, sehingga Kecamatan Kedamean tetap damai sebagaimana namanya,” tuturnya.
Camat Kedamean Irwanto mengapresiasi kiprah MUI Kedamean yang dinilai aktif menjalankan berbagai kegiatan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah. Ia juga menyoroti keterlibatan kalangan muda dalam kepengurusan MUI.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada MUI Kedamean. Selama ini sinerginya sangat baik dan kegiatannya sangat banyak. Kami juga melihat keanggotaan MUI melibatkan kalangan muda sehingga program-program yang dijalankan semakin matang,” ujar Irwanto.
Musda MUI Kecamatan Kedamean Masa Khidmah 2026-2031 mengusung tema “Memperkuat Sinergi Ulama dan Umara dalam Pelayanan Umat untuk Kedamean yang Religius, Mandiri, dan Kondusif”. (bas/arf)