email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

by Syaiful Arif
21 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Band Can A Rock memilih mundur dari Festival Mbois 11 Malang Menyala yang digelar 21–23 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil setelah muncul polemik mural “Malang The Glory Land” di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang, yang ditimpa tulisan “Malang Menyala Bersama”.

Foto by Can A Rock

Vokalis Can A Rock, Hadiaz, menilai persoalan mural bukan semata soal perubahan tulisan. Ia mempersoalkan proses perubahan yang disebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak yang memiliki keterikatan dengan karya tersebut, termasuk korwil Aremania.

“Ini yang salah panitia, bukan musisinya,” tegas Hadiaz, Jumat (21/8/2026).

Menurut Hadiaz, setiap perubahan terhadap mural yang memiliki keterkaitan dengan komunitas Aremania seharusnya dibicarakan terlebih dahulu. Komunikasi dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman dan menjaga penghormatan terhadap karya yang sudah ada.

“Kalau mau diapiki, ditambah, atau tulisannya diganti, seharusnya koordinasi dengan korwil dulu, bisa ditanya setuju atau tidak. Kalau tidak setuju, ya jangan dilakukan,” ujarnya.

Hadiaz mengaku terkejut ketika mengetahui mural di Jalan Arif Rahman Hakim telah berubah. Ia mengatakan komunikasi dengan panitia Festival Mbois 11 sebelumnya hanya membahas konsep penampilan dan kebutuhan teknis pertunjukan.

“Harusnya koordinasi dulu, saya sebagai musisi kalau tiba-tiba melihat itu di tembok, akhirnya juga kaget,” katanya.

Bagi Hadiaz, mural tersebut bukan sekadar tulisan di dinding. Karya itu dinilai telah menjadi bagian dari ekspresi dan identitas komunitas Aremania yang selama ini melekat dengan kultur Kota Malang.

BacaJuga :

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

“Ini seolah-olah tidak menghargai teman-teman yang membuatnya. Padahal saya sendiri juga suka dan menghargai karya Aremania, itu sudah melekat,” ujar Hadiaz.

Atas polemik tersebut, Can A Rock memastikan tidak akan tampil dalam Festival Mbois 11. Hadiaz berharap persoalan ini menjadi evaluasi bagi penyelenggara agar keputusan yang menyangkut karya, simbol, dan identitas komunitas tidak dilakukan sepihak.

Meski mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock tetap menjalankan aktivitas bermusik. Hadiaz menyebut bandnya dijadwalkan tampil di Singosari pada 27 Agustus 2026.

Polemik mural tersebut membuat persoalan Festival Mbois 11 berkembang dari sekadar perubahan tulisan menjadi perdebatan mengenai penghormatan terhadap karya dan pentingnya komunikasi dengan komunitas yang memiliki keterikatan terhadap karya tersebut. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Can A RockKota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

BERITA LAINNYA

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved