email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

by Syaiful Arif
21 Agustus 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Band Can A Rock memilih mundur dari Festival Mbois 11 Malang Menyala yang digelar 21–23 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil setelah muncul polemik mural “Malang The Glory Land” di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang, yang ditimpa tulisan “Malang Menyala Bersama”.

Foto by Can A Rock

Vokalis Can A Rock, Hadiaz, menilai persoalan mural bukan semata soal perubahan tulisan. Ia mempersoalkan proses perubahan yang disebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak yang memiliki keterikatan dengan karya tersebut, termasuk korwil Aremania.

“Ini yang salah panitia, bukan musisinya,” tegas Hadiaz, Jumat (21/8/2026).

Menurut Hadiaz, setiap perubahan terhadap mural yang memiliki keterkaitan dengan komunitas Aremania seharusnya dibicarakan terlebih dahulu. Komunikasi dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman dan menjaga penghormatan terhadap karya yang sudah ada.

“Kalau mau diapiki, ditambah, atau tulisannya diganti, seharusnya koordinasi dengan korwil dulu, bisa ditanya setuju atau tidak. Kalau tidak setuju, ya jangan dilakukan,” ujarnya.

Hadiaz mengaku terkejut ketika mengetahui mural di Jalan Arif Rahman Hakim telah berubah. Ia mengatakan komunikasi dengan panitia Festival Mbois 11 sebelumnya hanya membahas konsep penampilan dan kebutuhan teknis pertunjukan.

“Harusnya koordinasi dulu, saya sebagai musisi kalau tiba-tiba melihat itu di tembok, akhirnya juga kaget,” katanya.

Bagi Hadiaz, mural tersebut bukan sekadar tulisan di dinding. Karya itu dinilai telah menjadi bagian dari ekspresi dan identitas komunitas Aremania yang selama ini melekat dengan kultur Kota Malang.

“Ini seolah-olah tidak menghargai teman-teman yang membuatnya. Padahal saya sendiri juga suka dan menghargai karya Aremania, itu sudah melekat,” ujar Hadiaz.

Atas polemik tersebut, Can A Rock memastikan tidak akan tampil dalam Festival Mbois 11. Hadiaz berharap persoalan ini menjadi evaluasi bagi penyelenggara agar keputusan yang menyangkut karya, simbol, dan identitas komunitas tidak dilakukan sepihak.

BacaJuga :

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

Meski mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock tetap menjalankan aktivitas bermusik. Hadiaz menyebut bandnya dijadwalkan tampil di Singosari pada 27 Agustus 2026.

Polemik mural tersebut membuat persoalan Festival Mbois 11 berkembang dari sekadar perubahan tulisan menjadi perdebatan mengenai penghormatan terhadap karya dan pentingnya komunikasi dengan komunitas yang memiliki keterikatan terhadap karya tersebut. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Can A RockKota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

BERITA LAINNYA

Program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Dibenahi

Malangopi Fest 2026, Upaya Kembalikan Kejayaan Kopi dan Kakao Malang

TNI Amankan Senjata Caracal dan 17 Amunisi Milik OPM di Maybrat

Kickboxing Kota Malang Raih 7 Emas di Kejurprov Jatim 2026

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

Ribuan Jemaah Padati Gresik Bersholawat, Perkuat Doa

Green Policing, Polresta Malang Kota Tanam Pohon Buah untuk Warga

Kapolri Minta Dukungan MUI soal Fatwa Vape, Analis: Langkah Strategis Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Panglima TNI Pimpin Sertijab, Maruli Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi KSAD

FIPT Desak Kadishub Jatim Sidak Trans Jatim Koridor 2 Malang dan Terminal Arjosari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved