JAVASATU.COM- Polresta Malang Kota menggelar doa bersama puluhan pengemudi ojek online (ojol) untuk mengenang satu tahun kepergian Affan Kurniawan. Doa bersama tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baiturrahman Polresta Malang Kota, Jumat sore (28/8/2026).

Kegiatan diikuti sekitar 100 peserta. Mereka terdiri dari jajaran Polresta Malang Kota dan Bhayangkari, 50 perwakilan komunitas driver ojol, serta 27 anak yatim dari Panti Asuhan Al Fatih.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang dan anggota Polresta Malang Kota. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Faqih Malang, Dr. KH. Faris Khoirul Anam, juga hadir memberikan tausiah.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan dan sambutan Kapolresta Malang Kota. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan sholawat, tausiah, doa bersama, santunan anak yatim, serta pemberian bingkisan kepada perwakilan driver ojol.
Momentum Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi dan doa bersama untuk mengenang satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan. Kehadiran komunitas driver ojol menjadi bagian dari silaturahmi antara kepolisian dengan para pengemudi yang sehari-hari beraktivitas di berbagai wilayah Kota Malang.
Dalam kegiatan itu, Kapolresta Malang Kota mengajak peserta menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum meningkatkan keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh peserta mendoakan agar diberikan kesehatan, kekuatan, petunjuk dan kelancaran dalam menjalankan tugas maupun aktivitas masing-masing.
Doa dan Silaturahmi dengan Driver Ojol
Kehadiran puluhan driver ojol dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Malang Kota membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat.
Selain doa bersama, kegiatan diisi dengan santunan kepada 27 anak yatim serta pemberian bingkisan kepada perwakilan driver ojol. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan komunitas ojol.
Kapolresta Malang Kota juga meminta dukungan doa agar seluruh personel diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kota Malang.
KH Faris Ingatkan Pentingnya Memberi Manfaat
Dalam tausiyahnya, Dr. KH. Faris Khoirul Anam menyampaikan pesan agar setiap orang menjadikan kehidupan dan profesinya sebagai sarana memberikan manfaat bagi orang lain.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung pada momentum bulan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk merefleksikan tanggung jawab manusia dalam berbuat baik dan menjaga kepedulian terhadap sesama.
“Apapun profesi dan status kita, hendaknya menjadi sarana untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” kata KH Faris.
Ia mengingatkan peserta untuk menjauhi kezaliman, meningkatkan pemahaman terhadap kebenaran, serta membangun empati dan kepedulian sosial.
KH Faris juga mendorong masyarakat berani menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu membedakan tindakan yang benar dan salah.
Ojol Didorong Jadi Mitra Menjaga Kamtibmas
Melalui doa bersama dan peringatan Maulid Nabi, Polresta Malang Kota berharap hubungan dengan komunitas driver ojol semakin erat.
Komunikasi dan kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi Kota Malang yang aman dan kondusif. Para driver ojol yang beraktivitas di berbagai wilayah Kota Malang juga diharapkan dapat menjadi bagian dari kemitraan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
“Harapannya, sinergitas yang terbangun semakin baik sehingga driver ojol dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga kamtibmas dan mendukung Kota Malang tetap aman serta kondusif,” ujar KH Faris.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, santunan kepada 27 anak yatim dan pemberian bingkisan kepada perwakilan driver ojol. (dop/arf)