Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Javasatu by Javasatu
6 September 2026
0

JAVASATU.COM- Analis Kebijakan Publik dan Sosial-Politik Nasional, Nasky Putra Tandjung, mengapresiasi langkah tegas jajaran Polri dalam mengungkap jaringan judi online (judol) internasional dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,03 triliun.

Analis Kebijakan Publik dan Sosial-Politik Nasional, Nasky Putra Tandjung (keempat dari kanan). (Foto: Ist)

Nasky menilai pengungkapan tiga perkara tersebut, termasuk pembekuan dana sekitar Rp51,99 miliar dan pemblokiran puluhan rekening yang berkaitan dengan jaringan perjudian, merupakan langkah strategis Korps Bhayangkara untuk memutus mata rantai kejahatan digital sekaligus melindungi masyarakat dari dampak sosial dan ekonomi judi online.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, beserta seluruh jajaran Bareskrim Polri atas komitmen dan dedikasinya pada masyarakat, bangsa, dan negara. Pengungkapan jaringan judol bernilai triliunan rupiah menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak boleh kalah menghadapi kejahatan yang memanfaatkan teknologi digital,” ujar Nasky dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Menurut Nasky, modus promosi melalui spam komentar di media sosial dengan menyasar akun yang memiliki banyak pengikut dan tingkat interaksi tinggi menunjukkan jaringan judol semakin adaptif dan agresif memanfaatkan ruang digital untuk memperluas jangkauan kepada masyarakat.

Karena itu, pemberantasan judi online, kata Nasky, tidak bisa dipandang semata sebagai persoalan kriminalitas. Persoalan tersebut harus ditempatkan sebagai bagian dari agenda perlindungan masyarakat, perlindungan generasi muda, ketahanan ekonomi keluarga, serta penguatan ketahanan digital nasional.

“Ketika judi online menyasar generasi muda melalui ekosistem media sosial, persoalannya menjadi jauh lebih serius. Ini menyangkut masa depan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Karena itu, langkah Bareskrim Polri harus kita dukung dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Selaras dengan Asta Cita

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Nasky menilai konsistensi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas judi online juga sejalan dengan semangat program Asta Cita pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya menghadirkan negara yang kuat dalam melindungi masyarakat, menegakkan hukum, serta menciptakan kehidupan sosial yang aman, tertib, dan produktif.

Menurut alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta tersebut, strategi pemberantasan judol harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Pemblokiran situs perlu berjalan beriringan dengan penelusuran aliran dana, pembekuan rekening, pengungkapan jaringan, penindakan terhadap pelaku, pengawasan ruang digital, serta penguatan edukasi dan literasi digital masyarakat.

Nasky juga mengapresiasi sinergi pemerintah dalam melakukan pemutusan akses terhadap konten perjudian. Menurutnya, langkah tersebut penting, tetapi perlu terus diperkuat agar jaringan perjudian tidak mudah berpindah platform, domain, rekening, maupun mengembangkan modus digital baru.

Polri Harus Adaptif Hadapi Kejahatan Digital

Sebagai penulis buku “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat”, Nasky menilai keberhasilan jajaran Bareskrim Polri mengungkap jaringan judol menunjukkan pentingnya transformasi penegakan hukum dalam menghadapi perkembangan kejahatan berbasis teknologi.

“Polri harus semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kejahatan digital bergerak cepat, lintas wilayah, bahkan lintas negara. Karena itu, penegakan hukum harus didukung teknologi, analisis data, intelijen keuangan, serta kerja sama lintas lembaga dan lintas negara,” kata Nasky.

Lebih jauh, Nasky yang merupakan Founder Demokrasi dan Sosial-Politik Indonesia menekankan pentingnya membangun ekosistem digital yang sehat melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, lembaga keuangan, penyedia platform digital, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat sipil.

Menurutnya, penanganan perkara judi online oleh Polri menunjukkan bahwa pemberantasan dilakukan secara berkelanjutan. Polri mencatat 1.626 kasus dengan 1.999 tersangka pada 2024, 665 kasus dengan 744 tersangka pada 2025, serta 55 kasus dengan 123 tersangka hingga September 2026.

Data tersebut, menurut Nasky, menunjukkan penegakan hukum terhadap judi online membutuhkan konsistensi sekaligus strategi yang semakin presisi untuk memutus ekosistem kejahatan digital.

Putus Aliran Dana, Bongkar Jaringan

Nasky menegaskan pemberantasan judi online tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. Penegakan hukum harus menyasar jaringan, fasilitator, promotor, infrastruktur teknologi, hingga aliran dana yang menopang operasional perjudian.

“Pemberantasan judol harus sampai ke akar persoalan. Bukan hanya pelaku lapangan, tetapi juga jaringan, fasilitator, promotor, infrastruktur teknologi yang digunakan, dan terutama aliran dananya harus ditelusuri. Dengan demikian, efek pencegahan dan daya ungkit penegakan hukumnya akan jauh lebih kuat,” jelasnya.

Ia menilai pendekatan follow the money menjadi salah satu instrumen penting untuk melemahkan jaringan perjudian online. Sebab, keberlangsungan operasi jaringan sangat bergantung pada sistem pembayaran dan aliran dana yang menopangnya.

Pada saat yang sama, edukasi publik harus terus diperkuat agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kemampuan mengenali modus promosi judol, memahami risikonya, dan tidak mudah terjebak dalam aktivitas perjudian digital.

Nasky kembali menegaskan dukungannya terhadap langkah tegas jajaran Bareskrim Polri agar pemberantasan judi online dilakukan secara konsisten, profesional, transparan, dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar perang melawan judi online, tetapi bagian dari perjuangan menyelamatkan masyarakat, melindungi generasi muda, menjaga ketahanan ekonomi keluarga, dan memperkuat ketahanan digital Indonesia. Negara harus hadir, hukum harus bekerja, dan masyarakat harus bergerak bersama. Negara tidak boleh kalah oleh kejahatan digital,” pungkas Nasky. (arf)

Tags: JudolNasky Milenial CenterNasky Putra TandjungPengamatPOLRI
Previous Post

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Next Post

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Related Posts

Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
Berita

Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas

21 Oktober 2026
Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
Berita

Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako

21 Oktober 2026
Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
Berita

Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah

21 Oktober 2026
Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
Berita

Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan

21 Oktober 2026
Polsek Duduksampeyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Tumapel
Berita

Polsek Duduksampeyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Tumapel

21 Oktober 2026
Wakapolresta Malang Hadiri Kota Malang Berdoa, Perkuat Toleransi
Berita

Wakapolresta Malang Hadiri Kota Malang Berdoa, Perkuat Toleransi

21 Oktober 2026
Next Post
Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Bank Jatim dan Bakorwil III Malang akan Gelar Kolaborasi Kolosal 17–19 November
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com