Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Sugi Hartono by Sugi Hartono
6 September 2026
0

JAVASATU.COM- Sebuah Al-Qur’an tua asal Banda Aceh tersimpan di Museum Panji Kota Malang. Manuskrip yang dikaitkan dengan periode sekitar 1760 Masehi itu menarik perhatian karena menggunakan kertas Eropa, yang menjadi salah satu petunjuk penting untuk melihat jaringan perdagangan dan pertukaran material di Nusantara pada masa lalu.

Al-Qur’an Tua dari Aceh Tersimpan di Museum Panji Kota Malang. (Foto: Ist/Sugi Hartono)

Koleksi bernomor inventaris 109 tersebut bukan sekadar artefak keagamaan. Al-Qur’an itu juga menjadi jejak material perkembangan Islam, tradisi tulis, serta hubungan perdagangan dan kebudayaan yang menghubungkan Aceh dengan wilayah lain.

“Salah satu koleksi yang ada di Museum Panji. Ini hibah dari Kerajaan Aceh,” ujar pemerhati budaya Malang sekaligus pengelola Museum Panji, Dwi Cahyono, saat menjelaskan koleksi tersebut, Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan keterangan pada papan koleksi, Al-Qur’an tersebut berasal dari Aceh, Banda Aceh, dan dikaitkan dengan periode Sultan Mahmud Syah sekitar 1760 Masehi. Namun, keterangan periode itu tidak serta-merta memastikan tahun penulisan manuskrip secara tepat.

Penentuan usia Al-Qur’an tersebut secara lebih presisi masih membutuhkan kajian kodikologi, paleografi, serta pemeriksaan material. Karena itu, periode sekitar 1760 Masehi lebih tepat dipahami sebagai keterangan sejarah yang melekat pada koleksi, bukan kepastian tahun penulisannya.

Salah satu bagian yang menarik adalah penggunaan kertas Eropa pada manuskrip tersebut. Keberadaan material itu dapat menjadi petunjuk adanya hubungan perdagangan dan pertukaran barang antarkawasan yang telah berlangsung di Nusantara pada masa lalu.

Kertas Eropa pada manuskrip menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana bahan tulis dari luar kawasan dapat hadir dalam tradisi penulisan keagamaan di Aceh. Hal tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan tradisi tulis tidak terlepas dari hubungan ekonomi dan budaya antardaerah.

Aceh sendiri merupakan salah satu pusat penting perkembangan Islam, perdagangan, dan tradisi keilmuan di kawasan barat Nusantara. Manuskrip Al-Qur’an menjadi salah satu jejak material yang dapat membantu melihat perkembangan tradisi keagamaan sekaligus budaya tulis masyarakat Aceh.

Kehadiran Al-Qur’an tua tersebut di Museum Panji Kota Malang juga memperlihatkan perjalanan warisan budaya dari Aceh hingga Malang. Koleksi itu menjadi gambaran bahwa sejarah Nusantara dibentuk oleh hubungan antardaerah, pertukaran pengetahuan, perdagangan, dan perjalanan budaya lintas wilayah.

Dwi menilai museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat. Melalui koleksi seperti Al-Qur’an tua tersebut, pengunjung dapat melihat sejarah dari sisi yang lebih luas.

“Melalui koleksi ini, pengunjung bisa mengenal perkembangan Islam, tradisi manuskrip, penggunaan material tulis, hingga jaringan budaya yang menghubungkan berbagai wilayah Nusantara,” jelasnya.

Al-Qur’an bernomor inventaris 109 itu kini menjadi salah satu koleksi yang memperkaya Museum Panji. Keberadaannya mengingatkan bahwa sebuah manuskrip keagamaan juga dapat menyimpan informasi tentang perjalanan peradaban, teknologi material, perdagangan, dan hubungan budaya Nusantara pada masa lampau. (har/arf)

Tags: Al QuranKota Malang
Previous Post

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Next Post

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Related Posts

Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
Berita

Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas

21 Oktober 2026
Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
Berita

Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako

21 Oktober 2026
Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
Berita

Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah

21 Oktober 2026
Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
Berita

Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan

21 Oktober 2026
Polsek Duduksampeyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Tumapel
Berita

Polsek Duduksampeyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Tumapel

21 Oktober 2026
Wakapolresta Malang Hadiri Kota Malang Berdoa, Perkuat Toleransi
Berita

Wakapolresta Malang Hadiri Kota Malang Berdoa, Perkuat Toleransi

21 Oktober 2026
Next Post
Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com