JAVASATU.COM- PT Raya Al-Madinah Gemilang menggandeng empat kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dalam Manasik Umrah Akbar yang digelar di éL Hotel Malang, Jalan Bukit Palem Raya No. 1 & 3, Green Hills Residence, Kendalsari, Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (6/9/2026).

Empat tokoh yang digandeng yakni K.H. Agus Achmad Thoha Mahfudz Yusuf dari Hidayatul Mubtadiin Malang, K.H. Abi Yazid Albustomi dari Darun Najah Ngijo Malang, K.H. M. Fadil Khozin dari Ahbabul Falah Tajinan, serta Ustaz Akhmad Khulaimi dari MWC NU Poncokusumo.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan dan pembekalan calon jemaah sebelum menjalankan ibadah umrah. Keterlibatan para kiai dan tokoh NU juga memperkuat pendampingan serta kemitraan Raya Al-Madinah Gemilang dengan sejumlah lembaga dan kelompok pembimbing jemaah.
Komisaris PT Raya Al-Madinah Gemilang, H. Anton Sujarwo, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan bagi jemaah, termasuk dalam menentukan waktu keberangkatan.
“Tanpa harus menunggu. Selama masih ada jamaah, kapan saja bisa berangkat, asalkan paspor dan vaksin sudah siap,” ujarnya.
Raya Al-Madinah Gemilang juga menyediakan layanan umrah privat yang memungkinkan jemaah menyesuaikan tanggal keberangkatan dan fasilitas dengan kemampuan anggaran.
“Privat bisa request sesuai tanggal yang diminta dan sesuai budget yang dimiliki, kami bisa memberikan fasilitas sesuai budget, yang tentunya tidak mengecewakan jamaah,” jelasnya.
Dalam operasionalnya, keberangkatan dari Bandara Juanda tersedia dengan penerbangan non-stop menuju Jeddah atau Madinah. Sementara dari Jakarta, tersedia pilihan penerbangan non-stop menggunakan Garuda Indonesia dan Saudia.
Raya Al-Madinah Gemilang juga menjalin kemitraan dengan sejumlah KBIHU, di antaranya KBIHU Jabal Noor Trenggalek, Toriqul Jannah Jombang dan Al-Falah Tulungagung.
Untuk mendukung kenyamanan jemaah, perusahaan menyediakan kantor sendiri yang luas dengan staf yang ramah dan memahami kebutuhan teknis perjalanan maupun administrasi.
“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik sejak jamaah datang ke kantor hingga kembali ke Tanah Air,” katanya.
Dari sisi akomodasi, hotel yang digunakan relatif dekat dengan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Jarak terjauh disebut sekitar 150 meter dari halaman masjid. Selain itu, tersedia kamar VIP dengan pemandangan langsung ke Ka’bah.
Anton berharap seluruh proses pelayanan jemaah umrah dapat berjalan lancar dan senantiasa mendapat perlindungan serta kemudahan dari Allah SWT.
“Semoga setiap langkah kami dalam melayani jamaah senantiasa selalu dilindungi dan diridai oleh Allah SWT, serta dipermudah dalam segala sesuatunya,” pungkasnya.

Sementara itu, Gus Yasid, pembina jemaah umrah, mengaku telah mengikuti program umrah bersama PT Raya Al-Madinah Gemilang sejak 2023.
“Alhamdulillah, kami sudah mengikuti program umrah bersama PT Raya Al-Madinah Gemilang sejak tahun 2023, kami sudah bergabung dan alhamdulillah setiap tahun bisa berangkat umrah bersama,” ucapnya.
Ia juga menilai pelayanan yang diberikan selama perjalanan umrah sesuai dengan harapan jemaah.
“Kesan kami selama mengikuti perjalanan umrah bersama PT Raya Al-Madinah Gemilang sangat baik. Mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, semuanya benar-benar sesuai dengan apa yang kami harapkan. Hotelnya nyaman, akomodasinya aman, dan pelayanan serta handling di bandara juga sangat baik,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Ning Ayik. Ia mengapresiasi pelayanan yang diberikan kepada jemaah, termasuk dalam pengurusan barang bawaan.
“Kami benar-benar mendapatkan pelayanan yang luar biasa. Rasanya seperti raja dan ratu. Bahkan untuk urusan koper dan barang bawaan, kami tidak perlu repot mengurusnya. Ketika sampai di hotel, barang-barang kami sudah berada di depan kamar,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, pelayanan yang diberikan benar-benar tidak mengecewakan dan sesuai dengan apa yang kami harapkan. Semoga PT Raya Al-Madinah Gemilang tetap menjadi pilihan utama bagi para tamu Allah yang ingin melaksanakan ibadah umrah maupun haji,” tambah Ning Ayik.
Sementara itu, Ustaz Akhmad Khulaimi dari MWC NU Poncokusumo menyebut kerja sama dengan Raya Al-Madinah Gemilang telah berlangsung dalam sejumlah perjalanan umrah.
“Alhamdulillah, kita bermitra dengan Raya Al-Madinah Gemilang ini adalah pasangan yang serasi, pasangan yang luar biasa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan telah delapan kali bermitra dengan Raya Al-Madinah Gemilang, baik membawa grup besar maupun secara privat.
“Alhamdulillah, saya sudah delapan kali bersamitra yang ke empat membawa grup besar, yang tiga private. Alhamdulillah timnya luar biasa apa yang dijanjikan persis yang kita terima bahkan yang lebih luar biasa sering kita dapatkan surprise, ya sesuatu yang tidak terduga yang lebih baik lagi,” katanya.
“Saya berharap, saya ingin terus istiqomah bersama PT Raya Al-Madinah Gemilang,” tutupnya.
PT Raya Al-Madinah Gemilang sendiri berkantor di Tanjungsari, Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kavling 8–9. Keberangkatan jemaah dijadwalkan minimal dua kali dalam sebulan dan dapat mencapai enam kali, bergantung pada jumlah jemaah dan kesiapan perjalanan. (nuh/arf)