email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

DPRD Kota Malang Soroti SILPA dan BPJS dalam Pengesahan P-APBD 2026

by Sugi Hartono
15 September 2026

JAVASATU.COM- DPRD Kota Malang menyoroti dua persoalan dalam pengesahan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026, yakni potensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) dan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat. Dewan meminta Pemkot Malang memastikan anggaran yang telah ditetapkan benar-benar terealisasi dan tidak mengorbankan hak masyarakat.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita seusai rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD 2026, Selasa (15/9/2026).

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menandatangani berita acara pengesahan P-APBD 2026. (Foto: Sugi Hartono/Javasatu.com)

Amithya mengatakan, potensi SILPA harus ditekan dengan memastikan program-program yang telah masuk dalam P-APBD berjalan sesuai target. DPRD terutama mencermati realisasi program infrastruktur yang hingga kini terlihat masih rendah.

“Kalau dijalankan dengan baik dan memang ada percepatan pelaksanaan program, khususnya yang banyak belum terealisasi itu infrastruktur, harapan kami ini betul-betul karena persoalan teknis, bukan karena persoalan tidak dikerjakan,” kata Amithya.

Menurutnya, rendahnya realisasi anggaran infrastruktur belum tentu mencerminkan tidak adanya pekerjaan di lapangan. Pasalnya, proyek konstruksi umumnya menggunakan mekanisme pembayaran secara bertahap atau termin.

“Kalau pekerjaan infrastruktur, pembayarannya kan sekian persen turun, sekian persen turun. Jadi sebetulnya pekerjaan itu sudah dikerjakan, tetapi belum selesai sehingga pembayarannya mengikuti termin,” ujarnya.

DPRD akan memantau pelaksanaan program setelah P-APBD 2026 disahkan. Amithya memastikan penambahan maupun pergeseran anggaran dalam perubahan APBD telah diarahkan berdasarkan skala prioritas.

“Semuanya sudah by priority, jadi tidak ada kemudian yang buang ke sini saja. Semuanya sudah berdasarkan prioritas. Kami berharap itu bisa dilaksanakan dengan baik selama tiga bulan ini,” tegasnya.

Selain SILPA, DPRD menyoroti persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan. Amithya mengungkapkan adanya aduan warga yang hendak menjalani operasi tetapi kepesertaan BPJS-nya tiba-tiba berstatus nonaktif.

Setelah ditelusuri, warga tersebut ternyata berstatus sebagai pekerja penerima upah dari perusahaan. Persoalannya, perusahaan tempatnya bekerja disebut belum memenuhi kewajiban pembayaran kepesertaan BPJS.

“Saya habis kundapil dan ada aduan bahwa ada masyarakat yang mau operasi menggunakan BPJS, ternyata BPJS-nya dalam kondisi nonaktif. Setelah diperiksa, statusnya penerima upah dari perusahaan. Setelah kembali ke perusahaan, ternyata perusahaan ini belum membayarkan,” ungkap Amithya.

Atas temuan tersebut, DPRD meminta Pemkot Malang melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Malang. Pemerintah dinilai perlu memastikan pemberi kerja memenuhi kewajibannya terhadap seluruh pekerja.

“Saya minta kepada pemerintah kota untuk melakukan evaluasi khusus di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Malang, merapikan administrasinya dan memberikan kewajiban perusahaan kepada para pekerja yang ada di dalamnya,” ujarnya.

Amithya juga mendorong Pemkot Malang melakukan pencocokan data perusahaan dan pekerja dengan data perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Langkah itu dinilai penting untuk mengetahui kondisi riil tenaga kerja sekaligus memastikan kepesertaan BPJS sesuai ketentuan.

“Paling tidak harus memonitor dan mengevaluasi seluruh pemberi kerja yang ada di wilayah Kota Malang. Bisa dilihat secara existing berapa perusahaan, kemudian dicocokkan dengan izinnya di OSS,” katanya.

Menurut Amithya, penataan data kepesertaan BPJS memang diperlukan untuk memastikan anggaran pemerintah tepat sasaran. Namun, proses cleansing data tidak boleh berujung pada hilangnya hak masyarakat yang memang memenuhi syarat mendapatkan perlindungan melalui BPJS.

“Saya berharap dengan cleansing ini, dengan kita merampingkan anggaran ini, tidak kemudian akhirnya menonaktifkan masyarakat yang memang haknya ada di situ. Himbauan saya kepada seluruh perusahaan harus membayarkan kewajibannya kepada seluruh pekerja,” tegasnya.

BacaJuga :

Wali Kota Malang Optimistis SILPA 2027 Lebih Rendah

DPRD Gresik Sosialisasikan Aturan Ketertiban dan Pemakaman di Dukun

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan Pemkot Malang terus melakukan efisiensi dan evaluasi anggaran. Ia optimistis SILPA pada 2027 dapat ditekan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Saya optimis insyaallah di tahun 2027 SILPA-nya tidak sebesar saat ini. Targetnya mungkin Rp200 miliar ke bawah,” kata Wahyu.

Tambahan informasi, rapat paripurna tersebut diisi penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kota Malang, pengambilan keputusan DPRD, penyampaian pendapat akhir Wali Kota Malang, serta penandatanganan keputusan DPRD dan berita acara. (har/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPRD Kota MalangKota Malangpemerintahanpemkot malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Cegah Karhutla, TNI Door to Door Edukasi Warga Kabupaten Sambas

SMPN 10 Gresik Luncurkan SIPINTER-MBG untuk Tekan Food Waste

Aksi Heroik Bupati Eman dan Kapolres Majalengka, Tinggalkan Mobil Demi Padamkan Api

Wali Kota Malang Optimistis SILPA 2027 Lebih Rendah

DPRD Kota Malang Soroti SILPA dan BPJS dalam Pengesahan P-APBD 2026

Curi Rp40 Juta di Toko Bangunan Gresik, Residivis Dibekuk di Lakarsantri

Pemkot Malang Akan Telusuri Ulang 39 Bidang Aset di Ciptomulyo

Indomobil eMotor Sprinto Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026

Bowling Kabupaten Sukabumi Target Raih Emas di Porprov Jabar 2026

Soendari Batik & Art Kenalkan Legenda Rock Sylvia Saartje ke Generasi Muda

Prev Next

POPULER HARI INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

HUT ke-81 TNI, Ada TNI Fair hingga Parade 520 Alutsista di Monas

Pemkot Malang Akan Telusuri Ulang 39 Bidang Aset di Ciptomulyo

Analis Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri, 4.236 Buruh Terbantu

Kejari Kabupaten Malang Usut Dua Dugaan Korupsi Pasar Karangploso

BERITA LAINNYA

Cegah Karhutla, TNI Door to Door Edukasi Warga Kabupaten Sambas

SMPN 10 Gresik Luncurkan SIPINTER-MBG untuk Tekan Food Waste

Aksi Heroik Bupati Eman dan Kapolres Majalengka, Tinggalkan Mobil Demi Padamkan Api

Wali Kota Malang Optimistis SILPA 2027 Lebih Rendah

DPRD Kota Malang Soroti SILPA dan BPJS dalam Pengesahan P-APBD 2026

Curi Rp40 Juta di Toko Bangunan Gresik, Residivis Dibekuk di Lakarsantri

Pemkot Malang Akan Telusuri Ulang 39 Bidang Aset di Ciptomulyo

Indomobil eMotor Sprinto Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026

Bowling Kabupaten Sukabumi Target Raih Emas di Porprov Jabar 2026

Soendari Batik & Art Kenalkan Legenda Rock Sylvia Saartje ke Generasi Muda

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved