email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ratusan Pengunjung Padati Labuhan Pantai Ngliyep

by Syaiful Arif
31 Oktober 2020
ADVERTISEMENT

Javasatu,Malang- Ratusan pengunjung memadati tradisi labuhan di pantai Ngliyep Donomulyo Kabupaten Malang sabtu (31/10/2020).

Ratusan pengunjung padati acara Labuhan Pantai Ngliyep. (Foto: Sigit/Javasatu.com)

Tradisi Labuhan yang sudah turun temurun dilakukan masyarakat Desa Kedungsalam tersebut merupakan bentuk syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan berupa kemakmuran masyarakat desa.

Pantauan Javasatu.com dilokasi, prosesi dimulai dengan mengusung sesaji dan sesembahan ke pulau Kumbang yang berada dibibir pantai,selanjutnya dilakukan ritual sesuai tradisi adat hingga melemparkan sesaji ke tengah laut.

Sesaji saat dilemparkan ke laut. (Foto: Sigit/Javasatu.com)

Anehnya , saat sesaji dilempar kelaut, ombak yang tadinya landai berubah menjadi ombak besar hampir sekitar 10 meter dan terjadi beberapa menit hingga prosesi selesai.

Direktur Utama PD Jasa Yasa, Faiz Wildan yang ditemui di lokasi acara menyebutkan tradisi ini merupakan ritual rutin yang diselenggarakan masyarakat desa Kedungsalam Donomulyo. Jika di pantai Balekambang menurut sejarah merupakan wilayah penyebaran kerajaan islam, namun terang Wildan, Pantai Ngliyep merupakan sejarah penyebaran kerajaan mentaraman.

(Foto: Sigit/Javasatu.com)

“Makanya tradisinya seperti ritual umat Hindu ya, kendati hal ini gak mengurangi esensi dari makna labuhan itu sendiri,” kata Faiz Wildan.

Kehadiran ratusan pengunjung yang melihat ritual labuhan itu sendiri, menurutnya merupakan awal cerah terhadap kunjungan wisata di pantai Ngliyep. Karena ritual labuhan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar dan wisatawan luar daerah.

BacaJuga :

300 Anak Yatim di Gresik Belanja Baju Lebaran Bareng Bupati dan BAZNAS

Korban Membaik, Situasi Panceng Kondusif Usai Penusukan

(Foto: Sigit/Javasatu.com)

Kendati demikian, Wildan memperkirakan kehadiran ratusan pengjnjung di Pantai Ngliyep masih jauh dari ekspetasi PD Jasa Yasa.

“Ya kita realistis ya, kan ada batasan 50 persen pengunjung wisata, ya harus kita ikuti kan ini juga bagian prokes Covid-19, tetap berpengaruh juga,” ungkap Faiz Wildan.

Ia berharap pandemi Covid segera berakhir sehingga industri pariwisata di Kabupaten Malang bisa berangsur pulih. Salah satu contoh seperti di pantai Ngliyep yang sempat ditutup selama tiga bulan tersebut. (Git/Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

300 Anak Yatim di Gresik Belanja Baju Lebaran Bareng Bupati dan BAZNAS

Korban Membaik, Situasi Panceng Kondusif Usai Penusukan

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Nurul Hayat Gresik Berbagi untuk Tukang Becak di Ramadan

Kapolres Gresik Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah, Sepakat Damai

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Curi Scoopy di Kos Karangploso, Pelaku Tertangkap Saat Transaksi COD

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

SIM Santri Trendi Hadir di Gresik Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER HARI INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

BERITA LAINNYA

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved