Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Peringatan Hari Ibu ke 92 dan Peresmian ‘Salam Gemes’ Gresik

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
22 Desember 2020

Javasatu,Gresik- Kader lingkungan (kaderling) melalui bank sampah Gemes asal Desa Ngargosari Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik memperingati Hari Ibu ke 92 yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2020.

Ketua Salam Gemes Fitriah bersama anak-anak komunitasnya. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Dengan mengambil tema ‘Perempuan Berdaya di Masa Pandemi, Untuk Generasi Cerdas dan Gembira’ kegiatan itu sekaligus menjadi momen penting diresmikannya Sanggar Alam (Salam) Gemes dengan mengambil tempat di Kopi Lima, Jalan Dokter Sutomo Kabupaten Gresik.

(Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Ketua Salam Gemes Fitriah mengatakan, masa pandemi tidak menyurutkan semangat untuk bermalas-malasan dan dipenuhi rasa cemas yang berlebihan, khususnya bagi kaum wanita atau para ibu, yang akhirnya harus berhenti dalam berkarya.

“Di sini bagaimana seorang ibu masih tetap berperan aktif di masa pandemi dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan, untuk sebuah karya. Berdayanya kami, saya tuangkan pada sebuah kegiatan di hari minggu dengan membuka kelas lingkungan yang kami sebut Salam atau Sanggar Alam” kata Fitriah, Selasa (22/12/2020).

ADVERTISEMENT
(Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Menurut Fitriah, masa pandemi menjadi sebuah tolak ukur kita bersama, seberapa pedulikah mereka terhadap kehidupan mandiri, dan kesehatan lingkungan sekitar.

“Karena di saat lingkungan sehat berawal dari perilaku hidup bersih kita. Dan para kader lingkungan atau kader Salam adalah kebanyakan kader junior atau milenial” tambahnya.

Fitriah saat memperagakan cara pembuatan lilin. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Pada kegiatan tersebut, Fitriah juga menunjukkan beberapa karya di sanggarnya yang terbuat dari lilin, hasil karya bank sampah Gemes.

“Dengan filosofi lilin menggambarkan perjuangan seorang ibu yang berani leleh, yang penting sekelilingnya terang” ujar Fitriah.

Anggota Gemes di Kopi Lima Gresik. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kaderling Junior, Wali Kaderling, Pengurus ASBAG dan perangkat RW setempat.

Ketua RW Kampung Tlogopatut Gresik, Umar mengaku bahwa, kegiatan ini sangat menginspirasi dan membangun generasi milenial untuk lebih sadar terhadap lingkungan.

“Terlebih di saat masa pandemi, kita dituntut untuk menerapkan atau membiasakan hidup bersih dan sehat. Dan ini sangat relevan dengan tujuan Salam Gemes” kata Umar, Selasa (22/12/2020).

(Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Sementara itu, Wali Kaderling Junior, Sinta merasa senang sekali karena dampak positif ke anaknya di hari Minggu tidak lagi malas-malasan dan hanya main HP terus tapi lebih produktif di Sanggar Alam atau Salam. (Bas/Nuh)

Previous Post

Warga Desa Made Lamongan Terima BLT DD Rp. 600 Ribu Tahap Akhir 2020

Next Post

Dampak Pandemi, Pengrajin Batik Ecoprint di Gresik Kurangi Produksi

Related Posts

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur
Berita

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

25 April 2026
ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji
Berita

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

23 April 2026
ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas
Berita

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

23 April 2026
Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU
Berita

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

23 April 2026
TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa
Berita

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

23 April 2026
MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan
Berita

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

22 April 2026
Next Post
Dampak Pandemi, Pengrajin Batik Ecoprint di Gresik Kurangi Produksi

Dampak Pandemi, Pengrajin Batik Ecoprint di Gresik Kurangi Produksi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com