email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Cari Kaos Ecoprint di Kota Batu? ke Keday Kado Redsoga Aja

by Yondi Ari
4 Februari 2021

Javasatu,Batu- Kota Batu dikenal dengan pariwisatanya, juga terkenal akan cinderamatanya. Berbagai bentuk dan tipe cinderamata bisa menjadi buah tangan spesial untuk diberikan pada teman dan sahabat sepulang liburan.

Keday Kado Redsoga di Kampung tematik, Temas Kota Batu. (Foto: Arista Arsy/Javasatu.com)

Berkunjung ke kota Batu, pastikan anda mampir ke Keday Kado Redsoga di Kampung tematik, Temas Kota Batu. Disini berbagai souvenir tersedia anake ragam dan bentuk.

Tapi, yang spesial adalah Kaos Ecoprint, bermotif daun asli. Lewat tangan dinginnya limbah daun kering dapat menjadi Motif yang menghiasi sudut pakaian, memperindah estetika outfit penggunanya.

Klemin, Pemilik Usaha Keday Kado Redsoga, memamerkan hasil karyanya. (Foto: Arista Arsy/Javasatu.com)

Teknik ini dikembangkan oleh Klemin, Pemilik Usaha Keday Kado Redsoga. Teknik ini lahir akibat keresahannya untuk memanfaatkan limbah lingkungan di sekitaran rumah.

“Ide awalnya itu, saya mencoba untuk bagaimana memanfaatkan barang barang disekitar saya agar memiliki nilai lebih. Dalam ekonomi dan kreatifitas.” Ujar Klemin, Kamis (4/2/2021).

Awalnya Klemin bereksprerimen dengan mengekstraksi daun daun di sekitar rumahnya kedalam media kain. Siapa sangka hasilnya justru sebuah inovasi dalam dunia fashion.

“Ternyata dengan dipounding (pukul) bisa membentuk dan warna berbeda pada kain. Lalu saya coba lagi dengan metode steam, dan ternyata berhasil. Intinya daun harus punya kadar klorofil yang tinggi biar hasilnya bagus. ” Imbuhnya.

Dengan dikombinasikan pewarnaan alami dari jenis kayu kayuan seperti jarak, kayu Lana, Mahoni , Jati dan lain lain membuat pakaian menjadi lebih berkarakter saat dikenakan. Hasilnya adalah beberapa model pakaian dengan corak dan motif yang anti mainstream.

BacaJuga :

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

Selain di kain, bisa juga di berbagai bahan lain seperti Katun, Sutra, dan juga Kulit. Untuk harganya beragam sesuai dengan tipe dan motif yang diinginkan. Hasilnya juga berkualitas tinggi hingga diminati pangsa pasar Asia dan Eropa.

“Pernah ada yang mau dari beberapa negara tetangga. Juga sejumlah negara Eropa seperti Perancis dan lain lain.”akunya.

Suasana penuh seni di Keday Kado Redsoga. (Foto: Arista Arsy/Javasatu.com)

Bagi yang ingin memiliki salah satu dari produk Klemin bisa mengunjungi katalognya di sosial media Instagram. Atau bisa juga datang langsung ke Keday Kado Redsoga di Kota Wisata Batu. (Dop/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polres Gresik Matangkan Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026

Jelang Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Permintaan LPG 3 Kg di Malang Raya Naik

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

15 Taruna Akpol Digembleng di Polres Malang

Musisi Asal Malang Yaqin Luncurkan Album Perdana ‘Kebiasaan’

Analis Nilai Gagasan Kapolri Wujudkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Isi Libur Sekolah, Santri Sahabat Karomah Gresik Belajar Ternak Ayam Elba

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Misteri Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi, Polisi Ajukan Autopsi

Prev Next

POPULER HARI INI

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Analis Nilai Gagasan Kapolri Wujudkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Isi Libur Sekolah, Santri Sahabat Karomah Gresik Belajar Ternak Ayam Elba

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

BERITA LAINNYA

Polres Gresik Matangkan Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026

Jelang Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Permintaan LPG 3 Kg di Malang Raya Naik

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

15 Taruna Akpol Digembleng di Polres Malang

Musisi Asal Malang Yaqin Luncurkan Album Perdana ‘Kebiasaan’

Analis Nilai Gagasan Kapolri Wujudkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Isi Libur Sekolah, Santri Sahabat Karomah Gresik Belajar Ternak Ayam Elba

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Misteri Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi, Polisi Ajukan Autopsi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved