email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ayam Hutan Hijau, Satwa Endemik Kota Batu Diambang Kepunahan

by Redaksi Javasatu
4 April 2021

Javasatu,Batu- Dengan wilayah yang dikelilingi hutan, Kota Batu memiliki satu satwa endemik yakni Ayam Hutan Hijau.

Habitat fauna bernama latin Genus Valus ini berada di lereng Gunung Arjuno yang ditempuh via Desa Giripurno.

Ayam hutan hijau Kota Batu. (Foto: Nusadaily group)

Ketua Asosiasi Pecinta Ayam Hias (APAH) Indonesia Jatim Rully Wicaksono menuturkan, ayam hutan memang tersebar di hutan-hutan Pulau Jawa. Meski begitu, terdapat perbedaan secara fisik karena bermutasi menyesuaikan dengan habitatnya.

“Ayam hutan Kota Batu cenderung bulat dan menghitam. Ukuran tubuhnya kecil,” kata dia dikutip dari Nusadaily group.

Berbeda seperti di wilayah Jember yang memiliki bentuk tubuh agak panjang, kaki agak menghitam. Perbedaan fisik juga terlihat pada ayam yang ada di Pujon dan Ngantang, Kabupaten Malang. Bentuk tubuhnya gemuk dan kaki berwarna putih.

“Cenderung jinak karena sering bertemu dengan manusia,” imbuh Rully.

Ia mengatakan populasi ayam hutan hijau di Kota Batu terus menurun setiap tahunnya. Perburuan liar menjadi faktor utama terhadap menyusutnya populasi. Bisa dibilang sudah berada diambang kepunahan.

Rully memperkirakan ayam hutan hijau asal Kota Batu saat ini jumlahnya tidak lebih dari 100 ekor.

APAH Usulkan Payung Hukum Terkait Tumbuhan dan Satwa di Kota Batu

Ia pun tergerak agar Kota Batu memiliki payung hukum dalam upaya konservasi tumbuhan dan satwa liar. Niatannya itu telah disampaikan kepada Wali Kota Batu agar membentuk suatu perda konservasi alam.

Tujuannya untuk mengurangi peredaran dari aktivitas pemburu satwa liar di Kota Batu.

“Saya bersama aktivis lingkungan lainnya pernah audiensi terkait hal ini dengan Ibu Wali Kota, dan diberi izin mencari kawasan untuk pelestarian. Tetapi sampai saat ini untuk perda belum ada tindak lanjutnya,” katanya.

Dia mengatakan terakhir memiliki ayam hutan hijau asal Kota Batu pada tahun 2017 lalu. Rully mendapatkannya dari pemburu yang dibelinya senilai Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu.

“Jadi ceritanya saya itu tidak tega, karena menemukan pemburu itu hendak memburu ayam hutan hijau. Saya berpesan jangan dibunuh karena akan saya beli untuk dirawat,” katanya.

Namun pada tahun 2018 hingga saat ini, dia sudah tidak pernah dihubungi lagi oleh para pemburu yang asalnya rata-rata dari Singosari dan Lawang. Menurutnya para pemburu sudah tidak pernah menemukan lagi ayam hutan itu dan beralih memburu burung-burung di sekitar lereng Gunung Arjuno.

BacaJuga :

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Pemburu pun sebenarnya sangat menyesal juga atas terancam punahnya ayam hutan hijau asal Kota Batu itu.

“Mungkin sudah jarang saat ini, dan keberadaan pemburu itu kejam sebenarnya hanya untuk kesenangan saja bukan lagi untuk dimakan tujuannya,” katanya. (Nd/Js)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: APAHAyam HutanAyam Hutan Hijau Kota Batu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Wali Kota Kediri Lantik PNS, Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

BERITA LAINNYA

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved