email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 1 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ayam Hutan Hijau, Satwa Endemik Kota Batu Diambang Kepunahan

by Javasatu
4 April 2021

Javasatu,Batu- Dengan wilayah yang dikelilingi hutan, Kota Batu memiliki satu satwa endemik yakni Ayam Hutan Hijau.

Habitat fauna bernama latin Genus Valus ini berada di lereng Gunung Arjuno yang ditempuh via Desa Giripurno.

Ayam hutan hijau Kota Batu. (Foto: Nusadaily group)

Ketua Asosiasi Pecinta Ayam Hias (APAH) Indonesia Jatim Rully Wicaksono menuturkan, ayam hutan memang tersebar di hutan-hutan Pulau Jawa. Meski begitu, terdapat perbedaan secara fisik karena bermutasi menyesuaikan dengan habitatnya.

“Ayam hutan Kota Batu cenderung bulat dan menghitam. Ukuran tubuhnya kecil,” kata dia dikutip dari Nusadaily group.

Berbeda seperti di wilayah Jember yang memiliki bentuk tubuh agak panjang, kaki agak menghitam. Perbedaan fisik juga terlihat pada ayam yang ada di Pujon dan Ngantang, Kabupaten Malang. Bentuk tubuhnya gemuk dan kaki berwarna putih.

“Cenderung jinak karena sering bertemu dengan manusia,” imbuh Rully.

Ia mengatakan populasi ayam hutan hijau di Kota Batu terus menurun setiap tahunnya. Perburuan liar menjadi faktor utama terhadap menyusutnya populasi. Bisa dibilang sudah berada diambang kepunahan.

Rully memperkirakan ayam hutan hijau asal Kota Batu saat ini jumlahnya tidak lebih dari 100 ekor.

APAH Usulkan Payung Hukum Terkait Tumbuhan dan Satwa di Kota Batu

Ia pun tergerak agar Kota Batu memiliki payung hukum dalam upaya konservasi tumbuhan dan satwa liar. Niatannya itu telah disampaikan kepada Wali Kota Batu agar membentuk suatu perda konservasi alam.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Tujuannya untuk mengurangi peredaran dari aktivitas pemburu satwa liar di Kota Batu.

“Saya bersama aktivis lingkungan lainnya pernah audiensi terkait hal ini dengan Ibu Wali Kota, dan diberi izin mencari kawasan untuk pelestarian. Tetapi sampai saat ini untuk perda belum ada tindak lanjutnya,” katanya.

Dia mengatakan terakhir memiliki ayam hutan hijau asal Kota Batu pada tahun 2017 lalu. Rully mendapatkannya dari pemburu yang dibelinya senilai Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu.

“Jadi ceritanya saya itu tidak tega, karena menemukan pemburu itu hendak memburu ayam hutan hijau. Saya berpesan jangan dibunuh karena akan saya beli untuk dirawat,” katanya.

Namun pada tahun 2018 hingga saat ini, dia sudah tidak pernah dihubungi lagi oleh para pemburu yang asalnya rata-rata dari Singosari dan Lawang. Menurutnya para pemburu sudah tidak pernah menemukan lagi ayam hutan itu dan beralih memburu burung-burung di sekitar lereng Gunung Arjuno.

Pemburu pun sebenarnya sangat menyesal juga atas terancam punahnya ayam hutan hijau asal Kota Batu itu.

“Mungkin sudah jarang saat ini, dan keberadaan pemburu itu kejam sebenarnya hanya untuk kesenangan saja bukan lagi untuk dimakan tujuannya,” katanya. (Nd/Js)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: APAHAyam HutanAyam Hutan Hijau Kota Batu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

KONI Gresik Siapkan Atlet Porprov Jatim 2027 Lewat Bupati Cup 2026

Satgas Gabungan Amankan 4 Ton Balok Timah di Pangkalpinang

Indonesia Emas 2045, Akademisi hingga TNI di Malang Rumuskan Strategi Perkuat Kedaulatan Negara

Jelang Tahun Ajaran Baru, Guru YPP Al-Karimi Diminta Pahami Karakter Siswa

BMKG: Bediding Malang hingga September, Suhu Bromo Capai 6 Derajat

Mahasiswa FIKOM Esa Unggul Edukasi Gizi dan Percaya Diri Anak

Polres Gresik Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

DLHKP Kota Pasuruan Pangkas Pohon Usai Aduan Warga Jalan Kartini

NMax Curian Dijual Rp8,6 Juta, Dua Penadah Ditangkap Polres Batu

Sensus Ekonomi 2026 di Gresik Dikebut Lewat WhatsApp dan Gmail

Prev Next

POPULER HARI INI

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Indonesia Emas 2045, Akademisi hingga TNI di Malang Rumuskan Strategi Perkuat Kedaulatan Negara

BMKG: Bediding Malang hingga September, Suhu Bromo Capai 6 Derajat

Jelang Tahun Ajaran Baru, Guru YPP Al-Karimi Diminta Pahami Karakter Siswa

BERITA LAINNYA

KONI Gresik Siapkan Atlet Porprov Jatim 2027 Lewat Bupati Cup 2026

Satgas Gabungan Amankan 4 Ton Balok Timah di Pangkalpinang

Indonesia Emas 2045, Akademisi hingga TNI di Malang Rumuskan Strategi Perkuat Kedaulatan Negara

Jelang Tahun Ajaran Baru, Guru YPP Al-Karimi Diminta Pahami Karakter Siswa

BMKG: Bediding Malang hingga September, Suhu Bromo Capai 6 Derajat

Mahasiswa FIKOM Esa Unggul Edukasi Gizi dan Percaya Diri Anak

Polres Gresik Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

DLHKP Kota Pasuruan Pangkas Pohon Usai Aduan Warga Jalan Kartini

NMax Curian Dijual Rp8,6 Juta, Dua Penadah Ditangkap Polres Batu

Sensus Ekonomi 2026 di Gresik Dikebut Lewat WhatsApp dan Gmail

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved