email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 23 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Munculnya Sejumlah Warung di JLS Malang Dinilai Menggangu Keindahan Pantai

by Agung Baskoro
10 Juni 2021
ADVERTISEMENT

Javasatu,Malang- Munculnya sejumlah hunian dan warung di tepi jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pesisir Malang Selatan dinilai mengganggu keindahan pantai. Bahkan, dikhawatirkan tidak lagi membuat pengunjung tertarik berwisata, lantaran panorama alam terganggu dan tertutup.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Malang, Made Arya Wedanthara. (Foto: Dok)

“Saat ini di JLS mulai banyak bermunculan hunian dan bedak-bedak di pinggir jalan. Itu merusak panorama pantai” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Malang, Made Arya Wedanthara, Kamis (10/6/2021).

Ia menilai munculnya rumah dan warung di tepi jalan di JLS bisa memicu surutnya niat wisatawan untuk datang ke puluhan pantai selatan. Sebab itu, perlu ditata dan ditertibkan.

“Sekarang coba lihat, viewnya mulai ketutupan rumah dan bedak. Wisatawan ke pantai kan ingin lihat pemandangan keindahan ai di pantai, jangan sampai viewnya itu view rumah. Saat ini kan mulai sudah ketutupan itu beberapa. Biasanya tampak laut sekarang tampak rumah. Pengunjung datang ingin lihat pantai buka rumah dan warung” terang Made.

Karenanya, Disparbud tengah melakukan koordinasi dengan Perhutani tentang batas-batas tanah milik Negara dan yang bukan.

“Kita lihat dulu, kita harus berkoordinasi dengan yang punya tanah. Camat yang bersinggungan langsung dengan JLS kita ajak koordinasi juga agar bisa dilakukan pembongkaran bedak dan atau hunian yang menghalangi view pantai itu. Harus ditata mulai sekarang jangan sampai rusak panorama sehingga pengunjung enggan datang lagi” tegasnya.

Made mengajak masyarakat untuk ikut menata letak bangunan hunian atau warung agar tidak menggangu pemandangan pantai. Ia menegaskan akan menjadi percuma jika bedak dan hunian banyak dibangun di pinggir jalan JLS, jika wisatawan akan memilih lanjut terus apabila viewnya terlihat tidak bagus.

BacaJuga :

PDIP Soroti Bank Jatim, Singgung Keadilan CSR Kabupaten Malang

Kejari Kabupaten Malang Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

“Yang kita promosikan itu keindahan pantai, jika JLS itu terkoneksi dengan Trenggalek, akan banyak wisatawan, tapi lewat saja dan gak berhenti yang rugi siapa” jelas Made dengan nada tanya.

Karena menurut Made, wisatawan itu ingin menikmati keindahan alam secara terbuka, artinya ingin mencari suasana beda.

“Wisatawan itu tidak masalah kok jalan satu kilometer yang penting indah. Kalau dekat dengan pantai nanti banyak warung ya gak ada bedanya sama di perkotaan” pungkas Made. (Agb/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Disparbud Kabupaten MalangJLSMade Arya WedantharaPantai Malang SelatanWisataWisata Kabupaten Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Gagalkan Perang Sarung di Cerme Gresik, Dua Pelajar Diamankan

Suporter Curvasud Arema Agregat 87 Bagi Takjil Gratis di Tengah Hujan

Lapas Malang Manfaatkan Ramadan untuk Bentuk Karakter Warga Binaan

WNA Korea Selatan Peluk Islam di Gresik saat Ramadan

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

PDIP Soroti Bank Jatim, Singgung Keadilan CSR Kabupaten Malang

Tes Urine Polres Gresik, Seluruh Pejabat Utama Dinyatakan Negatif Narkoba

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

Muslimat NU Sidayu Bagi 600 Takjil di Ramadan 1447 Hijriah

HUT ke-18 Gerindra, PAC Lowokwaru Kota Malang Lakukan Gerakan ASRI

Prev Next

POPULER HARI INI

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

WNA Korea Selatan Peluk Islam di Gresik saat Ramadan

PDIP Soroti Bank Jatim, Singgung Keadilan CSR Kabupaten Malang

BERITA LAINNYA

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Viral Penganiayaan Anak Kandung di Sragen, Ayah Dibekuk di Boyolali

IYE Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Kemenag Tegaskan Tak Ada Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Tren Hijab Ramadan 2026 di Shopee, Clean Look Jadi Favorit

Demo Damai 20 Kampung di Ilu Minta Bandara Dibuka, TNI-Polri Kawal Ketat

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Kasum TNI: Penanganan Bencana Sumatra Berlanjut hingga Rekonstruksi

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Cabai Rawit Merah di Pasar Jumapolo Karanganyar Tembus Rp99 Ribu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sungai Jabung Malang, Polisi Selidiki

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved